HIASAN RANJANG KAKAK IPAR

HIASAN RANJANG KAKAK IPAR
Bab 50


__ADS_3

Pacar Lee Kang Jae adalah CEO Lau fashion, wanita 35 tahun yang merupakan istri dari Daniel Bosley, Chairman Bosley Group.


Daniel terkekeh membaca tajuk berita sebuah artikel yang tertera dilayar tablet dihadapannya.


Sementara Calvin yang berada dikantornya juga membaca artikel serupa, tak jauh beda dengan Adam yang tengah mengamati satu persatu narasi dari semua artikel, gurat wajah pria blasteran Korea Amerika itu cukup serius.


Kini artikel sudah terbit, bagaimana dengan nasib Ayana? Akan kah Daniel benar benar menikahi Ayana? ****...tak sadar Adam mengumpat mengingat wajah Daniel yang benar benar akan menaruh gadis itu diposisi serba sulit, ia menatap tajam pada ruangan Daniel dihadapannya.


Tak lama kemudia Daniel keluar, dan Adam segera memetralkan mimiknya.


"Kau membacanya?"


"Iya Tuan!"


"Ternyata kau benar bukan hanya di Amerika, tapi seluruh Dunia meradang" Daniel tersenyum puas.


"Terima kasih tuan aku anggap itu sebagai pujian"


Daniel masih tersenyum saat ia kembali melangkah masuk kedalam ruangannya meninggalkan Adam dengan wajah dongkolnya, selain rasa kasihan kepada Tuan Kimura Adam tidak punya alasan lain lagi membenci kelakuan Daniel yang bisa menjerumuskan Ayana kedalam bahaya.


.


.


.


bluk


bluk


dua buah telur mendarat sempurna diwajah mulus Lauren, saat ia bafu saja keluar dari pintu Bandara.


"Si al!!!" Hardik wanita itu kesal, ia membuka kaca mata hitam besarnya dan membuangnya kesembarang arah yang langsung ditada oleh sang asisten.


"Nyonya anda tidak apa apa?" Asisten Lauren segera mengeluarkan sapu tangan dan membersihkan sisa telur mentah yang menempal diwajah dan juga rambut Lauren.


"Apanya yang tidak apa apa? kau tidak lihat ini? iuuhhh" Geram Lauren, ia merasa mual saat Bau amis telur menyeruak masuk kedalam indra penciumannya, wanita itu bèkacak pinggang mengamati sekumpulan anak abege yang berkerumun tak jauh dari tempatnya berdiri.


"Jauhi Kang Jae oppa"


"Dasar wanita Tua tidak tau diri"

__ADS_1


"Apa Chairman Bosley tidak cukup untukmu?"


"Dasar nenek peyot tidak punya malu"


Teriakan kumpulan gadis gadis muda itu begitu memekakkan ditelinga Lauren.


"Hei Bod*h siapa yang kau sebut wanita tua? nenek peyot Hah??? aku akan pastikan kalian mendekam dipenjara" Balas Lauren penuh Amarah.Tak lama kemudian sebuah telur kembali dilemparkan kearahnya, namun kali ini beruntung Karena Lauren berhasil menghindarinya.


"Sudahlah Nyonya ayo masuk ke mobil"ucap sang asisten saat melihat sebuah Sedan Mewah yang memang bertugas menjemput mereka di Bandara berhenti dihadapan mereka, sang asisten melindungi tibuh Lauren dari lemparan kertas dan juga telur yang terus menerus berdatangan disertai teriakan histeris dari pada Fans Lee Kang Jae.


"Kenapa kau lama sekali Hah!!" Hardik Lauren kepada supir pribadinya.


"Maafkan saya Nyonya" ujar supir tersebut lalu melajukan mobilnya cepat meninggalkan pelataran Bandara.


Lauren dan Asistennya duduk dijok belakang, mereka masih berusaha membersihkan sisa telur yang begitu lengket diwajah Lauren.


"Sial! siapa yang menyebarkan foto foto itu?aku akan membuat mereka membayar perbuatannya padaku!" Geram Lauren.


"Bawa aku ke Mansion orang tuaku! Aku akan meminta mereka memberi pelajaran pada orang orang yang berani mengusik putri keluarga pettyfer"


Sopir pribadi Lauren mengannguk "Baiklah Nyonya!"


"Apa tidak sebaiknya anda pulang kerumah Keluarga Bosley nyonya" sang asisten memberi saran.


"Menjelaskan pada Tuan Daniel jika anda tidak memiliki hubungan apa apa dengan pria itu"


"Meskipun seluruh dunia mengatakan aku berselingkuh dengan pria Korea itu, Daniel tidak akan percaya, ia tahu siapa diriku, pria cute yang masih duapuluh tahunan itu denganku? Daniel tak akan percaya Hehe"Ujar Lauren penuh percaya diri.


Drtt... Tablet didalam tas jinjing Asisten Lauren bergetar, sebuah pemberitahuan masuk, Salah satu orang butik mengirimkan beberapa artikel susulan yang baru saja dirilis.


"Nyonya....." Panggil asisten Lauren lirih.


"Apa?" Lauren menatap heran mimik wajah sang asisten yang tiba tiba berubah, persis seperti anak kucing yang sudah disiram seember Air.


Bersamaan dengan itu mobil yang mereka tumpangi sudah masuk kedalam halaman sebuah Mansion yang sangat mewah dan besar.


"Mengapa kau menatapku begitu?" tanya Lauren kesal.


Namun tanpa menunggu jawaban sang asisten, Lauren segera melangkah keluar dari mobil begitu seorang pelayan membukakan pintu untuknya.


"Nyonya ditunggu diruang keluarga oleh semua anggota keluarga pettyfer" ucap sang pelayan penuh Hormat.

__ADS_1


Tanpa fikir panjang Lauren segera melangkah masuk kedalam Mansion tanpa memperdulikan sang asisten yang mengejarnya dari belakang dengan langkah tertatih dengan Koper berukuran besar yang ditariknya.


"Nyonya Lauren!!" panggil sang asisten, namun designer sekaligus pengusaha dibidang Fashion itu sudah hilang dibalik pintu.


Lauren melangkah pasti kedalam ruang keluarga, ia sudah melihat kedua orang tuanya dan kakak laki lakinya didalam ruangan tersebut menanti kedatangan dengan harap harap cemas.


"Mom....Dad...." panggil Lauren namun saat langkah kakinya hampir sampai kepada orang tuanya, tiba tiba sang kakak yang sedari tadi mengamati sebuat tablet didalam genggamannya berdiri menghampiri Lauren.


Plak.....


satu tamparan keras mendarat diwajah cantiknya, ini kali pertama ia mendapatkan perlakuan seperti ini dikeluarganya.


"DAVID PETTYFER APA YANG KAU LAKUKAN?????" teriak Lauren seraya memegang pipinya yang memerah.


"Lihat ini!" David pria 40 tahun itu melempar tabletnya keatas meja dengan layar yang masih menyala, memperlihatkan sebuah foto Lauren yang tanpa mengenakan pakaian sehelaipun duduk diatas inti tubuh seorang pria berbadan atlethis dengan wajah disensor.


Tangan Lauren tiba tiba tremor saat hendak mengambil tablet milik kakaknya itu, ia sudah melupakan kemarahannya barusan, ekor matanya juga sempat menangkap mimik wajah kedua orang tuanya yang menatap marah kearahnya.


Sepertinya aku dalam masalah besar ! Batinnya.


Lauren menggeser satu demi satu foto yang dimuat didalam artikel berita online itu, bukan hanya foto Kang Jae yang ada disana tapi puluhan foto dirinya dengan aksi gilanya.


Kini ia tahu seseorang telah memata matainya selama ini,bagaimana mungkin mereka bisa mendapatkan foto didalam kamar hotel? Ini sudah direncanakan! Lauren yakin ada orang besar dibalik foto ini, pikiran buruknya mengarah kepada pesaing bisnisnya dibidang fashion.


"Lauren! kau benar benar sudah mencoreng nama baik keluarga pettyfer! ayah tidak akan memaafkanmu" ujar Tuan pettyfer


"Ayah, aku tidak tahu siapa yang melakukan ini, tapi aku yakin hanya orang berkuasa yang bisa melakukan hal ini!Bantu aku ayah menemukan pelakunya" pinta Lauren memelas


"cih....bukan siapa yang melakukan! kau sudah jelas melakukan kesalahan!" sargah David kakak Lauren.


"Lau.....jika ini hanya melibatkan media Amerika, keluarga kita bisa membuat semua berita itu ditake down, tapi sejak artikel dengan orang Korea itu terbit seluruh dunia menyoroti kelakuanmu" timpal sang ibu.


"Apa mungkin....Daniel?kalian punya masalah? lanjut nyonya Pettyfer.


Alis David saling bertautan "Daniel tidak akan melakukan hal serendah itu, aku tahu siapa dia, kecuali ia punya wanita idaman lain dan menginginkan perceraian!" Bela David


Sementara Lauren juga sama sekali tidak menaruh curiga pada Daniel, karena diam diam selama bertahun tahun ini ia menyewa detektif swasta untuk mengikuti pergerakan Daniel, dan tidak mememukan keanehan dari gerak geriknya, ia bahkan selalu menolak wanita wanita klub yang menggodanya.


"Daniel tidak berhubungan dengan wanita lain selain aku!" ucap Lauren yakin.


"Tapi kau? kau berhubungan dengan puluhan pria lain seperti seorang ******!, sekarang keluarga kita tidak akan bisa menolak gugatan perceraian dari keluarga Bosley"

__ADS_1


"Tidak ayah! bantu aku....aku tidak ingin bercerai."Kini Lauren berlutut memohon kepada Ayah juga kakaknya, namun dua pria itu sama sekali tidak tefikirkan jalan keluar dari masalah ini, selain perceraian. Pria bodoh mana yang bisa menerima istrinya tidur dengan puluhan pria diluar sana.


__ADS_2