I AM SPECIAL INDIGO

I AM SPECIAL INDIGO
Bab 101


__ADS_3

Beberapa menit kemudian sie dan dina nampak membopong tubuh bu rosmala yang masih terlihat lemas dan membawa masuk ke dalam rumah. Orang tua aldo melihat nampak kaget


" loh, kenapa bik...


" ehm... Ceritanya panjang ma, bibik biar ke kamar dulu istirahat ma pipi masih lemas akibat terkena bius...


Sie, dina dan aldo mengantar bibik ke kamarnya.


" ibuk, istirahat ya... Sie dan yang lain keluar dulu... Ibu rosmala menganggur dan tersenyum


Dito, dafa dan ria sudah menunggu di ruang tamu dengan kedua orang tua aldo.


" sayang, ada apa ini coba jelaskan sama mama dan papa... Ucap mama fitri.


Sie duduk di sebelah mertuanya." ibuk tadi diculik ma dan mau dibunuh...


" apa... Ucap mama fitri dan papa arya nampak kaget


" kok bisa begitu sayang...


Akhirnya sie menceritakan semua perihal dirinya yang di culik waktu kecil dan saat penculikan tadi serta rencana pak santoso untuk memisahkan sie dan aldo.


" kurang ajar pak santoso itu, keluarga mereka selama ini baik sama keluarga kita ternyata ada maunya. Kalian berdua hati-hati ya...


" iya pa...


" al, kita mau pulang dulu ya...


" ok, biar dianter sama supir gue..


" boleh..


" kak, gue pulang dulu ya...


" iya dek hati-hati ya... Mereka berdua berpelukan. Sie dan ria juga.


Akhirnya mereka pulang ke rumah dengan diantar supir keluarga kurniawan.


" ma, pa... Kita berdua ke kamar dulu ya.. Udah capek...


" iya... Udah sana ke kamar mumpung masih sore biar g nggantuk...


Aldo dan sie nampak bingung dengan ucapan papanya sedangkan sang papa dan mama malah tersenyum.


" hadiah dari papa sudah disiapin belum.. Biar mereka bisa bebas kapanpun...


" siiip ma, sudah siap kok..

__ADS_1


Aldo memasuki kamar dan juga sie. Di atas kasur sudah ada sebuah kado yang lumayan besar.


" SEMOGA KALIAN SUKA dan SAMA-SAMA MENIKMATI


" ish, kado apaan ini... Tulisannya juga.. Apaan ini...


" buka aja L siapa tau makanan kan bilangnya suka dan menikmati.


" iya juga ya...


Kemudian mereka berdua sama-sama membuka kado itu dan alhasil mereka auto melotot melihat isi kado.. Sebuah lingeri warna menyala dan ****** salam satu kotak yang besar.


" ish, papa niat banget sih..


" L, ini beneran.. Apa harus sekarang aku layanan kamu...


" kalau kamu siap sie.. Aku juga ok aja..


" Kalo aku belum siap..


" ya aku nunggu kamu siap dulu, aku nggak akan maksa kamu.


Sie nampak berfikir.." aku akan berdosa al, jika aku nunda-nunda apa yang jadi kebutuhan biologis kamu. Baiklah al, aku akan bersedia melakukannya malam ini... Tapi kalo sakit... Sie nampak menggeleng-gelengkan kepalanya.


" kamu kenapa cin,...


" beneran cinta... Ucap aldo senang..


" tapi sakit nggak L,...


" aku juga nggak tau cin, kan aku juga belum pernah.. Ya udah aku ke kamar mandi dulu ya...


Aldo beranjak ke kamar mandi sedangkan sie nampak bingung, gugup, takut dan malu... Dia nampak mondar-mandir di depan kasurnya. Aldo yang keluar dari kamar mandi nampak bingung melihat tingkah sie..


" Cin, kalo belum siap nggak papa aku nggak akan maksa kamu...


" ng... Nggak papa kok L aku siap... Bentar ya aku ke kamar mandi dulu...


Sie berjalan ke kamar mandi dengan cepat dengan menyahut lingeri hadiah dari mertuanya.


Aldo nampak tersenyum senang dan tertawa melihat tingkah gugup sie...


Di dalam kamar mandi, sie membolak-balik lingeri berwarna merah menyala itu.


" masak iya sih aku harus pakai baju kayak gini, aku kan malu nanti al bisa lihat tubuh aku... Gimana nih...Ya Allah aku harus siap melayani suamiku karena dosa besar jika aku terus-menerus menolak keinginan suamiku...


Sie membuka pintu kamar mandi pelan agar al tidak melihatnya, dia melongok melihat suaminya yang ternyata sedang duduk di kasur bermain hp. Aldo hanya mengenakan celana boxer pendek, perutnya yang sispeck membuat sie menelan ludahnya

__ADS_1


" duh... Badan laki gue bagus banget lagi bikin gue nelen lidah aja.


Aldo merasa kalo sie mengintip dari arah pintu kamar mandi dan melihat ke arah sie, sie segera menutup pintu. Sedangkan aldo malah tertawa dan berjalan menuju pintu kamar mandi...


" cinta, kamu kenapa... Keluar gih.. Lama banget di kamar mandi...


" ehm... I... Iya L.. Bentar lagi aku keluar. Aldo selalu tersenyum melihat tingkah konyol sie. Sie kemudian membuka pintu kamar mandi dan aldo melihat sie memakai lingeri warna merah menyala itu menelan ludah dan melihat sie tanpa berkedip.


" jangan liat seperti itu dong L, aku kan jadi malu..


" hehehehe... Kenapa malu bentar lagi kamu akan seluruhnya jadi milik aku...


Aldo kemudian menuntun sie ke kasur, mereka berdua duduk. Sie memandang perut sispack suaminya.


" kenapa.. Belum pernah lihat yang beginian. Sie nampak menggeleng dengan keras, aldo yang melihat malah tertawa...


" cinta sayang, kamu cantik banget malam ini.. Apa kamu beneran siap


" iya L, aku siap... Ucap sie menutup mata dan menunduk malu...


Sie mendongak melihat aldo, kedua mata mereka saling memandang.. Memancarkan rasa cinta diantara merak berdua...


Aldo kemudian membacakan do'a kepada sie sebelum memulai penyatuan hubungan mereka.


Aldo mulai mencium kening sie, beralih ke kedua mata sie, kedua pipi sie dan bibir sie, dia *******


Aldo kemudian menyusuri leher sie, sie mulai melenguh merasakan sensasi geli yang diberikan aldo perlahan-lahan aldo menurunkan lingeri siera hingga pemandangan indah terpampang jelas di depan mata aldo. Sie nampak malu dan menutupinya dengan kedua tangannya.


" kenapa...


" aku malu L... Aldo hanya tersenyum..


Akhirnya olah raga pemersatu bangsa terjadi dengan senyum penuh kebahagiaan mereka dapatkan.


Sedangkan kedua orang tua aldo yang menguping di balik pintu tersenyum senang dan bertos ria karena mereka benar-benar melakukannya malam ini.


" akhirnya ma, sukses juga aldo mencetak gol...


" ish... Papa ini... Kayak nggak pernah muda aja...


" hehehe... Ma, kita lakukan sendiri aja Yuk


" papa... Papa... Ucap mama menggeleng-gelengkan kepala. Dan papa arya langsung menggendong mama fitri menuju ke kamarnya... Mereka berdua sama-sama tersenyum


Lain halnya dengan aldo mereka sudah selesai melakukan olah raga malamnya. Aldo tergeletak di samping siera.


" cinta makasih ya sudah menjaganya untukku.

__ADS_1


" iya L sama-sama, aku juga masih karena kamu juga menjaganya untukku.


__ADS_2