
" oh... Jadi kamu yang ada di dalam lukisan cantik ini... Kenapa kamu takut dan harus sembunyi... Sini ayok kita ngobrol-ngobrol...
Cewek itu perlahan lahan keluar dari dalam lukisan. Dia tampak malu-malu. Penampilannya seperti gadis jaman dahulu.
" nama kamu siapa...
" a..a..ku..namku ayu...hik..hik..hik... Jawabnya terbata-bata sambil menangis
" hei...kenapa kamu menangis
" aku rindu sama keluargaku...tapi aku nggak tau mereka ada dimana..hik..hik..hik
" dimana rumah kamu ayu... Sie berusaha bertanya pada ayu
" rumah ya...ehm aku nggak tau dimana rumah aku...dimana ya rumah aku...kenapa aku jadi lupa dimana rumah aku...ayu berusaha mengingat dimana rumahnya sambil mengetuk-ngetuk kepalanya.
" udah nggak papa kalo kamu nggak inget...kamu meninggal kapan dan kenapa yu
" aku sakit dan aku...aku juga nggak tau itu kapan...tolong bantu aku mengingat semuanya
Sie menjawab dengan tersenyum... " kamu sudah lama ada di rumah ini...
" ehm... Nggak kok...seinget aku, aku dibawa ke sini sejak ayah dito menemukan aku di sebuah bangunan tua yang sudah hancur dan dia yang membawaku ke sini..ehm..kamu sendiri siapa..
" namaku Siera...aku teman dito
" Siera...sini aku bisikin sesuatu ke kamu biar nggak terdengar sama bimo...
" bimo...siapa bimo... Ucap sie bertanya pada ayu dan ayu hanya mengangguk kemudian mendekati Siera.
" dia...makhluk tinggi besar yang ada di luar. Kamu tadi liat kan... Dia suka sama kamu sie sejak kamu masuk ke rumah ini...
" what... Itu nggak mungkin yu... Aku sudah ada cowok salah satu teman dito...
" aku tau aldo kan.. Dia memang paling cakep diantara teman-teman dito yang pernah kesini... Dia juga orang baik sie...
__ADS_1
" waaaah kamu tahu banyak hal ya tentang semuanya...
" hihihihihi... Iya makanya kamu hati-hati kalo kamu berpapasan dengan bimo jangan tatap matanya lama-lama karena dia akan berubah menjadi seseorang yang kamu paling cintai sie..
" terima kasih kamu sudah memberitahu aku ayu...
" sie boleh aku ikut kamu... Disini aku sendirian tidak ada yang bisa aku ajak bicara..
" boleh.. Nanti aku ngomong dulu sama dito untuk meminta lukisan ini
" ok sie...
" aku keluar dulu ya kasian temen-temenku yang dari tadi menungguku.
Sie melangkah keluar dari ruangan itu, dia berjalan ke arah teman-temannya yang ada di ruang tamu. Saat sedang berjalan tiba-tiba bimo menghadangnya. Sie sedikit kaget.
" kamu... Ngapain ngagetin orang aja... Ucap sie sewot
" boleh kenalan nggak gadis cantik... Ucap bimo
" buat apa.... ? Jawab sie sinis
" aku masih sibuk... Sie langsung berjalan pergi meninggalkan sosok Bimo yang ingin dekat dengan sie..
Bimo terus saja mengikuti sie dimanapun sie duduk, dia akan selalu ada di dekat sie sampai akhirnya sie merasa bosan dan marah karena adanya Bimo
" eh... Kamu jangan disini dong sana pergi... Ucap sie dengan suara tinggi. Aldo yang ada di Samping sie kaget? Dan bimo langsung pergi dari tempat sie
" kenapa cin, lo ngusir gue... Ucap aldo kecewa
" sorry...sorry L bukan lo kok... Tapi tu si bimo
" bimo... ? Siapa bimo cin
" genderuwo yang setia nunggu rumah dito
__ADS_1
" apa sie masak rumah gue ada itunya sih... Tapi selama ini gue nggak pernah di ganggu kok sie...
" dia nggak ganggu cuma dia memang ada di rumah ini sudah lama karena dia tinggal di keris itu. Ucap sie menunjuk sebuah keris yang ada di dinding rumah dito...
" kok kamu tau sih cin, ucap aldo menimpali
" ehm,,, bimo yang kasih tahu gue.
" sie kok gue jadi parno ya... Ucap dito
" parno kenapa dit...
" jujur sie gue baru tau kalo keris itu ternyata ada penunggunya. Apa dia baik ato jahat sie... Ehm.. Maksud gue... Apa dia suruhan orang ato gimana
" ehm sebentar ya... Sie melihat ke arah bimo dan bimo menjelaskan semuanya... Jadi gini dit, sebenernya si bimo itu mengabdi pada pemilik rumah ini... Makanya dia sudah ada disini lama
" tapi sie keluarga gue baru nempatin rumah ini sekitar 3 tahun yang lalu sie...
" bukan orang tua lo dit, tapi pemilik sebelumnya dan beliau sudah meninggal tapi sebelum beliau pergi dari rumah ini, beliau pesen sama bokap lo kalo jangan pernah mindahin keris itu dari tempatnya.
" tapi sie, setelah gue tau kalo tu keris ada isinya kok gue jadi takut ya sie secara gue disini sendirian. Bokap nyokap balik kapan gue belum tau... Kira-kira kalo keris itu lo bawa aja gimana sie...
" sorry dit, itu bukan kewenangan gue karena bimo sendiri udah nyaman di rumah ini, dia nggak mau dibawa kemana-mana...
" tapi sie... Apa setelah gue tau dia ada apa dia g ganggu gue sie...
" lo tenang aja dit, lo anggep aja dia nggak ada seperti sebelum-sebelumnya... Gue janji dia g bakalan gangguan lo kok...
" gimana ya sie gue masih takut...
" eh tapi kalo lukisan di ruang sebelah gue minta boleh nggak...
" lukisan yang mana sie...
" itu loh lukisan cewek cantik yang pakek kebaya...
__ADS_1
" oh itu... Lo ambil aja lagian tu lukisan memang mau dibuang tapi papa lupa.. Jadi lo ambil aja..
" ooooh... Makasih dito... Gue ambil dulu ya...