
Sampai dihalaman rumah pak joko, sie, aldo dan dafa dihadapkan dengan aura yang begitu negatif dari rumah itu.
Mereka bertiga melihat sosok perempuan berdiri di dekat jendela kamar paling depan lantai atas. Ada sosok anak kecil yang masih memakai seragam sekolah sedang bermain di halaman depan rumah itu.
" Dina, dito, ria kalian tunggu disini dulu ya, gue mau lihat dulu keadaan yang di dalem.. Bapak-bapak mau ikut saya dan dafa masuk ke dalam.
" boleh neng saya mau nemenin neng sama aden dan juga dafa.
Mereka memasuki rumah pak joko dengan pelan-pelan, banyak sarang laba-laba yang ada di kiri kanan dan atas bagian atap rumah itu. Rumah yang gelap dan pengap itu memang sudah lama tak berpenghuni.
" astaughfirullahal'adzim... Ucap sie yang memang berada paling depan
" kenapa cin,...
" nggak papa L cuma ini baunya...
" iya memang
" iya emang neng disinikan sudah ber tahun-tahun tak dihuni
" memang warga sini sering liat penampakan apa aja pak...
" banyak neng ada sosok perempuan, ada sosok anak kecil, kadang juga sosok pocong neng...
" ooooh... Emang sih pak tempat ini sudah jadi sarang mereka. Bahkan yang saya lihat disini ada ratunya loh pak.
" apa bener itu neng...
" iya pak... Tapi kalo rame-rame kayak gini mereka kagak berani nongol pak...
" hehehehehe... Mungkin takut sama kita
" mungkin sih pak tapi karena kita sudah mengusik mereka jadi mereka pada mendekat kesini pak, kayaknya mereka penasaran.
" astaughfirullahal'adzim... Ucap dafa dan aldo bersama
" ada apa... Ucap sie..
" I... Itu... Yang dipojokan sana ada cewek sie...
" iya cin... Itu... Kayaknya dia marah sama kita cin..
" kalian tenang ya... Berhenti disini, gue mau komunikasi sama tu cewek... Ucap sie yang menyuruh mereka berhenti di ruang keluarga yang menghubung dengan ruang makan.
Sie berjalan mendekati perempuan itu." kamu siapa...
" kamu yang siapa... Kenapa kamu kemari, kenapa kamu mengganggu disini.... ?
" tidak, aku tidak bermaksud mengganggu kamu... Kenalin namaku sie... Perempuan itu memandang sie tidak suka dan penuh amarah
__ADS_1
" aku datang ke sini baik-baik loh kok kamunya marah...
" jelas aku marah kalian semua sudah menggangguku.
" ooooh... Maaf jika kedatanganku mengganggu kamu... Aku hanya ingin tanya-tanya aja sama kamu... Boleh...
" mau tanya apa... Kenapa kamu mau tanya?
" ehm... Apa bener kamu sosok perempuan yang suka menampakkan diri di depan orang-orang sini.
" bukan... Itu bukan aku..
" bukan kamu lantas siapa...
" itu cewek yang ada di ruang sebelah.. Aku tidak suka menampakkan diriku di depan orang-orang itu.
" kamu ratu di rumah ini.
"iya... Seperti itu.
" siapa nama kamu
" namaku sundari.
" sejak kapan kamu ada di sini..
" sudah lama... Lama sekali... Sejak rumah ini ditinggalkan oleh pemiliknya aku datang ke sini.
Sosok perempuan itu menghilang dan sie kembali ke dafa, aldo dan bapak peronda
" kenapa cin,
" nggak papa L, dia sedikit terganggu dengan kedatangan kita dan dia adalah ratu kunti di rumah ini. Ayok kita jalan lagi ke ruang sebelah.
Tak lama sie, dan yang lain masuk ke ruang sebelah yang ditunjukkan ratu kunti tadi yang dicari nggak ada.
Sie dan yang lain melanjutkan jalan ke belakang rumah tersebut, disana sie tak sengaja bertemu dengan hantu anak kecil berseragam yang tadi ada di halaman depan dan sekarang dia ada di belakang rumah tersebut.
" hai.. Sapa sie pada anak kecil tersebut
" kakak... Ucapnya sambil tersenyum dengan mata yang menghitam dan wajah yang pucat
" adek lagi ngapain kok sendirian...
" nggak kok aku nggak sendirian..
" nggak sendirian ya mana temennya.
" itu lagi sembunyi...
__ADS_1
" sembunyi...
" iya...
" kenapa sembunyi...
" dia takut sama kakak...
" loh kok takut emang kakak nyeremin yah...
" nggak kok kakak cantik... Hehehehe... Cantik sekaliiiiiii.... Hahahaha... Ucapnya sambil bertepuk tangan.
" waaaah, terima kasih... Oia... Adek namanya siapa...
" nama... Ehmmmm.... Nama aku oki...
" oki ya... Sudah lama ada di sini...
" nggak tau kak...
" kok nggak tau...
" aku lupa kak, kapan aku disini tau-tau aku udah ada disini...
" oki, Ehmmmm... Oki sering main-main di sekitar sini ya....
" hehehehe iya kak...
" oki, mana temennya... Boleh dipanggil...
" ehm... Sebentar yah kak, oki panggil dulu...
" kak ratih... Sini... Ada yang mau ketemu sama kakak... Ayok kak sini temenin oki, ternyata kakaknya nggak jahat kok... Dia baik kak ratih... Ucap oki sambil melambaikan tangan pada kak ratih.
Akhirnya ratih datang menghampiri sie dan oki.
" kenapa kamu sembunyi...
" nggak papa... Aku takut sama kamu...
" takut... Takut kenapa... ?
" kamu mempunyai aura positif yang sangat besar hingga aku nggak berani dekat sama kamu...
" ooooh... Begitu kah... Tapi aku nggak jahat sama kamu kok. Aku cuma mau tanya sama kamu... Apa kamu yang sering nampakin diri kamu di daerah sini dan juga sering nangis
" iya...
" nama kamu siapa
__ADS_1
" aku dista