
" kalian dari mana aja... Ucap Siera pada dua sahabat astralnya...
" dari kencan... Jawab mereka kompak...
" siapa sie... Romi ya...
" iya... Tu datang berdua sama ami...
" ami siapa lagi tuh sie...
" oh... Nanti aja gue jelasin... Tante sama Om kemana din... ?
" mama sama papa lagi ke kantin nyari makan... Gue telp mereka dulu ya...
📱 Assalamu'allaikum ma...
📱 Wa'allaikumsalam din, kenapa...
📱 Ma, dokter bilang sie sudah boleh pulang dan sekarang kita lagi beberes nih ma
📱 Yaudah bentar lagi mama sama papa dateng... Tunggu bentar ya
Setelah menelepon mama tak lama kemudian mama dan papa dateng dengan membawa makanan untuk sarapan dina dan Siera.... Selesai sarapan mereka membereskan semuanya dan bersiap untuk pulang...
" om, tante boleh nggak Siera minta antar pulang ke rumah nenek...
" boleh sayang... Om akan mengantarkan kamu pulang...
Setelah semuanya siap, mereka keluar dari ruang perawatan Siera dan berjalan menuju loby rumah sakit...
" kalian tunggu disini ya papa mau ambil mobil... Sambil berlalu menuju parkiran
Lima menit menunggu akhirnya papa Ronal sudah sampai didepan lobi rumah sakit dan mereka semua naik ke dalam mobil...
Buck... Suara pintu mobil tertutup... Selama di dalam perjalanan semua tertawa riang sambil bercerita cerita seru dan kadang kadang lucu... Tanpa terasa 45 menit perjalanan sudah sampai di depan rumah nenek rusmini...
Semua turun dan berjalan menuju pintu rumah nek rusmini...
" rumah ini agak sedikit berubah... Itulah yang ada di benak Siera....
" sie... Ini rumah kamu...
" Ya tante ini rumah nenek rusmini...
__ADS_1
" sebentar tante... Sie akan mengetuk pintu dulu kelihatannya rumahnya g ada orang... Kemana pergi ya ibuk...
" assalamu'allaikum... Buk... Ibuk... Ini Siera pulang buk...
" wa'allaikumsalam... Eh ini beneran Siera...
" Ya... Bu ratna... Ini Siera... Bu ratna kok ada di rumah Siera... ?
" maaf sie... Rumah ini sekarang rumah ibuk... Karena ibumu sudah menjual rumah ini kepada saya...
Siera tampak terkejut dengan apa yang diucapkan bu ratna...
" tapi kenapa di jual buk... Kenapa mesti dijual buk... Kan masih ada Siera buk...
" maaf sie ibuk juga nggak tau kenapa mesti dijual, ibumu juga nggak pernah cerita apa apa ke saya... Malahan ibumu berpesan kepada kami warga kampung tidak boleh ada yang menjengukmu karena ibumu bilang kamu di pindahkan ke rumah sakit lain sie...
" tapi buk, ibuk Siera nggak pernah sekalipun datang menjenguk Siera.. . Apa ibuk tau dimana ibu Siera pergi bu ratna... ?
" maaf sie, ibuk nggak tau kemana ibu kamu pergi... Sebulan yang lalu setelah pembayaran rumah ini ibumu langsung membawa barang barangnya... Maaf anda bertiga ini siapa... ?
" oh maaf... Perkenalkan nama saya Ronal anggara, ini istri saya yunita larasati dan ini putri saya ardina anggara...
" tante,.... tante ibunya dafa kan...
" kita teman sekolah tan....
" ooooh... Maaf ya tante nggak tau...
" iya tan nggak papa....
" din, jadi lo temen dafa...
" iya... Sie,,, dafa temen gue...
" dafa, sahabat gue sie...
" beneran sie... Eh tunggu deh,,,, dafa dulu pernah cerita kalau dia punya sahabat waktu kecil dan terpisah waktu kalian SMA... jadi ternyata sahabat dafa itu lo sie...
Sie hanya menjawab dengan senyum dan anggukan pelan....
" bu ratna boleh sie tanya sesuatu...
" iya sie tanya aja
__ADS_1
" bu ratna selama tinggal disini apa pernah liat sebuah kotak kayu yang ada di bawah kamar Siera... ?
" oh... Kotak kayu itu... Ada kok disimpan sama dafa...
Greng... Greng... Tak lama suara motor sport milik dafa berhenti di pekarangan rumahnya
Dafa mengernyitkan kening ya karena merasa penasaran karena ada sebuah mobil yang berhenti di depan rumahnya..
" assalamu'allaikum...
" wa'allaikumsalam...
" eh... Ada tamu... Maaf.... Berhenti berjalan sambil melihat siapa tamu yang datang...
" loh... Siera... Dafa langsung memeluk Siera yang sedang duduk... Karena sama sama kangen Siera juga membalas pelukan dafa...
" sie... Udah sembuh lo... Kemana aja lo sie... Gue kangen sama loe sie...
" dafa stop... Ngomong dijeda dulu dong jangan nyerocos aja kayak mak mak mau nglabrak aja deh lo...
" gue kangen sama lo sie... Udah 2 bulan lo gak ada kabar sie... Dafa masih belum sadar bahwa di situ juga ada dina dan mama papanya...
" e hem... Dina berdehem untuk menyadarkan dafa
" eh... Loh dina kok lo ada disini juga sih... Coba jelasin sama gue sie kok lo bisa barengan sama dina...
" iya... Iya gue jelasin tapi lepasin dulu pelukannya...
" hehehehe... Sorry sie...
" jadi gini, sebenernya 2 bulan yang lalu itu gue nolongin nolongin dina yang hampir tertabrak sama mobil... Jadi selam 2 bulan juga gue koma...
" jadi itu elo sie yang nolongin dina dan nenek lo yang langsung meninggal di tempat kejadian...
" iya... Itu gue...
" Ya Allah sie, sungguh keajaiban lo sekarang sembuh dan ada di sini... Tapi maaf sie rumah ini sudah dijual sama nyokap lo ke keluarga gue...
" gue g papa kok fa... Oia fa kata bu ratna lo nyimpen kotak kayu yang ada di bawah kasur kamar gue...
" oh kotak itu.... Ya gue simpen... Bentar ya gue ambil dulu... Dafa melangkahkan kakinya menuju kamarnya yang dulu merupakan kamarnya Siera...
Bersambung
__ADS_1
Novel receh author... Maaf kalo ada typo... Jangan lupa Like dan komen agar author lebih semangat berkarya...