I AM SPECIAL INDIGO

I AM SPECIAL INDIGO
Bab 169


__ADS_3

" ooooh... ternyata kamu bernyali besar...


" kenapa... apa kamu takut padaku... ?


" huahahahahahaha.... aku raja genderuwo gini... aku tidak pernah takut dengan siapapun.... bahkan gadis manusia seperti kamu...


" jangan sombong kamu...


" ayo kita bertarung kalo aku kalah aku akan menyerahkan mustika raja genderuwo padamu dan aku akan menjadi pengikutmu... tapi kalo kamu kalah kamu harus siap-siap jadi permaisuri ku...


" ok... siapa takut...


" huahahahahahahaha.... bersiaplah gadis cantik untuk jadi permaisuriku...


Sie dan Wowo itu mulai bertarung, lain halnya dengan Kunti bergaun merah yang sedang berusaha untuk memasuki kamar teman-teman siera.


Kunti itu selalu terpental dan dia punya ide agar Aldo mau membukakan pintu untuknya. Benar saja dia merubah wujudnya menjadi siera, setelah itu dia mengetuk pintu dengan bersuarakan siera.


" L... bukain pintu dong...


" cinta...


" iya L... ini aku bukain pintu ya dong... urusanku sudah selesai dengan Wowo dan Kunti merah itu...


" tunggu sebentar cin...


Aldo hendak turun dari ranjang tapi Dafa buru-buru mencegahnya.


" tunggu Al... lo yakin itu beneran siera...?


" itu bener suara siera kok daf...


" Lo inget kata siera kan sosok itu bisa merubah wujud jadi siapapun termasuk siera kan... ?


" iya... bener apa kata Lo... ayo kita buktikan dia bener siera ato bukan...


" ok...


Mereka berdua turun dari ranjang berjalan ke pintu dan membuka penutup jendela kamar.


" L sayang... bukain pintu dong... aku kedinginan di luar...


" iya sebentar ... ucap Aldo sambil berusaha membuka kunci pintu tapi sebelum pintu dibuka Aldo mengunci kembali.


" loh kok di kunci lagi... bukain dong...


" kamu beneran siera istriku kan... ?


" he em L sayang... ini beneran aku... ucap kunti sambil muter.


" coba angkat tangan kamu sayang...


" ini, aku angkat beneran aku kan L...


" hahahahahahaha... bener sayang itu beneran kamu tapi bo ong....ucap Aldo menutup kembali penutup jendela...


" L... kok ditutup sih... ini beneran aku Siera istri kamu... L... bukain pintu... dor...dor...dor... ucap kunti sambil menggedor pintu.


Aldo tak menghiraukan dan kembali ke tempat tidur diikuti Dafa di belakangnya.

__ADS_1


" bener kan dia bukan siera...


" iya... thanks... untung Lo ingetin gue...


" sama-sama...


" tapi... siera kok belum kelar sih... gue jadi khawatir daf...


" lo tenang aja bantu siera dengan do'a agar cepat kelar ...


Sie masih terus melawan Wowo itu tanpa ada celah buat menghindar. Awalnya Sie sempat kalah karena wowo itu menyerang sie secara mendadak tapi untungnya sie bisa menguasai keadaan dan berbalik kini Wowo itu yang terjepit.


" ampun...ampun...aku mengaku kalah... sesuai janjiku aku akan menjadi pengikut setiamu dan aku akan menyerahkan mustika raja genderuwo ini padamu... ucap Wowo itu menyerahkan mustika berwarna merah yang dia ambil dari dalam keningnya kepada Siera.


" ok ... aku ambil mustika ini dan sekarang kamu pergilah... aku akan memanggilmu jika membutuhkan bantuanmu gimo...


" terima kasih sie... aku pergi dulu...


Tak lama Wowo itu menghilang.


" mbak... Wowo itu sudah pergi, aku harap mbak berhenti untuk memuja jin atau semacamnya... bertobatlah mbak...


" tapi... aku hamil anak Wowo itu... aku mau gugurin bayi ini... aku malu..


" astaghfirullah hal'adzim... mbak lestari... mau tak mau mbak harus melahirkan dan membesarkan bayi itu mbak...


" iya lestari... kamu sudah berbuat maka kamu juga harus bertanggung jawab...


" tapi...


" mbak... biasanya kalo hamil anak jin itu tidak selama bayi manusia... jadi mbak sabar aja... nanti kalo bayi itu lahir biarkan golongan ayahnya yang menjaganya...


" insyaallah mbak... Sie akan mencoba berbicara dengan gimo...


" terima kasih sie... maaf mbak merepotkan kamu...


" nggak papa mbak... Oia... mbak lestari tinggal di mana dan dengan siapa...


" mbak tinggal di rumah mak... mbak tinggal dengan Mak...


" ok... sie akan sering nengokin mbak lestari sampai bayi ini lahir... jadi selama bayi ini mbak kandung sie akan berusaha mendo'akan bayi ini agar terlihat normal dominan mbak lestari...


" memangnya bisa...


" insyaallah mbak... ya sudah sekarang mbak lestari pulang saya masih harus mengurus Kunti merah, yang terus mengganggu teman-teman saya...


" Sie, mbak tahu apa kelemahan Kunti merah itu jika kamu ingin mengalahkan dia...


" benarkah mbak... apa... ?


" gunakanlah mustika dari gimo arahkan ke matanya...


" dari mana mbak tahu...


" samar-samar mbak pernah dengar percakapan raja gimo dan kunti itu


" ok... terima kasih mbak... sekarang mbak pergi dulu...


" baik... mbak akan lewat pintu belakang... mas Jaenal tolong nanti kunci lagi pintunya...

__ADS_1


" iya lestari... ayo sekarang kamu saya antar ke sana... ucap pak Jaenal menunjuk ke pintu belakang.


" hati-hati mbak... ucap siera.


Sie meninggalkan halaman belakang yang penuh semak belukar dan menuju ke kamar Aldo.


" kok nggak masuk siera palsu... ucap sie pada Kunti itu.


" belum mati kamu rupanya...


" kenapa aku harus mati... belum waktunya aku mati... Allah masih sayang sama aku...


" dimana raja gimo...


" kenapa... kamu mau menyusul dia...


" dimana dia... ucap Kunti itu berteriak...


Aldo dan Dafa yang mendengar teriakan Kunti dan percakapan mereka segera membuka penutup jendela.


" kalo yang itu beneran istri gue daf...


" iya...


" udah pergi... kenapa kamu mau ikut...


" dasar kamu gadis sialan... kamu.... !!! awas kamu ya... aku hancurkan kamu... !!!


" aduh... nggak usah teriak-teriak kenapa sih... sakit ini telinga... kayak suara kamu bagus aja pakek acara teriak....


" kurang ajar kamu... Kunti itu melesat mendekati siera dan akan mencekik siera tapi dengan tangan kanannya sie mengeluarkan cahaya untuk menghadang Kunti merah itu.


" kenapa mesti pakek kekerasan sih...


" biar kamu cepet mati dan aku bisa membawa calon suamiku pergi dari sini.... hahahahahahaha....


" ih pede... emang suami aku mau sama situ...


" pasti mau karena aku kan cantik... hihihihihi...


" cantik dari Hongkong... mau aku kasih cermin buat kamu ngaca... ?


" nggak perlu... aku tu wanita paling cantik... hahahahahaha...


" iya cantik kalo di lihat dari Monas...


" kurang ajar aku bunuh kamu...


" tunggu sebentar... main bunuh-bunuh aja... aku ada penawaran sama kamu... mau nggak... dari pada kamu mati mending terima tawaran aku...


" tawaran apa...


" mau nggak...


" apa dulu...


" ok... aku kasih tahu... aku punya temen cowok... gantengnya nggak kalah sama Aldo... dia juga sejenis sama kamu... kamu pasti suka sama dia...


" nggak... nggak ada cowok di dunia ini yang melebihi calon suami aku...

__ADS_1


__ADS_2