I AM SPECIAL INDIGO

I AM SPECIAL INDIGO
Bab 102


__ADS_3

Sie akan pergi ke kamar mandi dan dia segera berdiri dari kasur.


" au..au..sakit...ucap sie meringis menahan sakit di daerah miliknya...


" cinta, kamu mau kemana...


" mau pipis L...


Tanpa diperintah aldo langsung menggendong tubuh sie ke kamar mandi. Marwka masih polosan tanpa memakai baju...


" bisa sendiri cinta...


" bisa L... Udah sana biarin aku sendiri...


" kamu nggak papa aku tinggal...


" nggak papa L, tolong nanti tutup pintunya ya...


"iya.


Di kamar mandi sie merasakan sakit saat buang air kecil, dia nampak meringis menahan sakit.


" ternyata beneran sakit tapi juga enak... Ucap sie meringis dan tersenyum... Otak gue kenapa ngeres gini sih...


Sedangkan aldo menutup tubuhnya dengan selimut dan juga tersenyum sendiri mengingat barusan yang dia lakukan dengan sie..


" sakit sih sebentar habis itu enak, makanya banyak orang diluaran sana yang berbuat zina demi kepuasan surga dunia... Aku akan selalu menyayangimu sie sampai kapanpun... Terima kasih karena kamu sudah bersedia melakukannya malam ini... Gumam aldo


Setelah itu sie keluar dari kamar mandi dengan masih menahan sakit.


" cinta, masih sakit ucap aldo yang menghampiri sie dengan selimut.


" masih L tapi tinggal sedikit.. Sie kemudian mau memakai baju tapi dilarang oleh aldo..


" kenapa..


" nggak usah pakek baju ya pakek selimut aja.. Nanti kalo aku pengen lagi boleh ya... Ucap aldo memelas dengan mata berkedip-kedip.


" lagi L... Ucap sie tak percaya...


" kenapa... Nggak mau ya... Dosa loh nolak keinginan suami...


" mau... Tapi masih sakit L...

__ADS_1


" nanti kalo sering sudah nggak sakit lagi kok... Udah bobok yok, biar fress lagi...


Sie dan aldo kemudian merebahkan tubuh mereka di kasur...


" cinta, sekali lagi makasih ya karena kamu sudah bersedia melakukannya malam ini...


"iya L...


" aku janji mulai detik ini akan selalu menyayangi kamu tak akan pernah berpaling dari kamu dan akn selalu menjaga dan melindungi kamu...


" makasih ya L..


Mereka berdua tidur dengan berpelukan.


Pukul 3 pagi hari aldo terbangun karena merasa haus dan harus ke kamar mandi. Dia menyingkap selimut yang menutupi tubuhnya kemudian beranjak meminum air yang sudah ada di nakasnya kemudian ke kamar mandi. Setelah selesai dia kembali ke kasur karena melihat sie yang nampak polos membuat aldo kembali menegang.


Aldo mencium dan melum*at bibir siera sambil tangannya menggerayangi tubuh siera, karena merasa ada yang menyentuh saat tidur membuat sie mengerang dan melenguh, kemudian dia bangun dan mendapati aldo yang sudah mengecupi setiap inci tubuhnya,


" L...


" ehm... Aku pengen lagi karena liat tubuh indah u cinta...


" nakal kamu L... Lagi mereka melakukannya hingga pagi menjelang al tak pernah puas membuat sie bagai melayang di langit, begitu juga aldo yang tadi sudah memakai pengaman terlebih dahulu. Aldo mengeluarkan larva panasnya.


Kemudian mereka beranjak ke kamar mandi untuk mandi besar dan mengambil wudhu melakukan sholat subuh berjamaah.


Setelah selesai mereka berganti seragam dan menuju ke ruang makan. Disana sudah ada papa dan mama yang menunggu untuk sarapan.


" wah... Sudah pada fres dan wajah yang sumringah nih... Ada apa.. Apa semalam terjadi sesuatu..


" aldo tampak biasa sedangkan sie nampak menunduk dan malu..


" nggak usah malu sayang, kita juga pernah muda..


" sudah ma, nggak usah di bahas lihat tu siera nampak malu...


Jam sudah menunjukkan pukul 6 pagi sie dan aldo akan berangkat ke sekolah.. Mereka memilih naik motor agar lebih cepat sampai di sekolah.


Lain halnya dengan nindi dan miko... Mereka baru bangun setelah entah berapa kali mereka melakukan penyatuan tubuh mereka.


" hick..hick..hick..kenapa kita jadi melakukan sendiri mik, gimana ini...


" entahlah, aku juga sudah nggak inget apa-apa..

__ADS_1


Darimana mereka tahu kalo kita akan melakukan rencana ini hingga kita sendiri yang terjebak melakukannya sendiri. Tapi nin, kamu bener-bener hebat beruntung aku mendapatkan gadis yang perawan karena selama ini aku selalu melakukannya dengan mereka yang sudah tak perawan.


" ini gila mik, bisa digantung sama papa kalo mereka tau kita sudah melakukan hubungan terlarang ini... Kita saudara


" makanya kita diem-diem aja...


" Kalo gue hamil gimana mik...


" itu bisa diatur kita limpahkan saja tanggung jawab itu pada aldo kan cuma mereka saksi saat kita melakukan ini, dan mereka tak punya bukti.. Karena aku sudah memoto kamu waktu kamu membawa aldo masuk ke kamar.


" bagus mik, lo bener-bener jenius. Oia mik, kenapa milik lo bisa gede begitu...lo bisa buat aku klepek-klepek...


" kenapa.. Mau coba lagi...? Kepalang tanggung kita sudah melakukannya berkali-kali jika kamu nggak mau... Kamu bakalan ketagihan dengan punyaku. Noh lihat sudah menegang lagi...


" ish lo bisa aja mik, bolehlah kita lakukan lagi.. Kayaknya gue bener bener ketagihan sama punya lo...


" kita nggak sekolah...


" nanggung besok juga udah libur sekali-kali bolos ntar gue minta niken ngijinin gue, lo juga...


Lagi... Mereka berkali-kali melakukannya.. Mereka benar-benar menikmati begitu juga nindi yang baru pertama kali hingga merasa ketagihan untuk melakukannya lagi.


Sie dan aldo sudah sampai di kelas sie, sudah ada dito dan ria dikelas...


" woy... Makin mesra aja nih... Takut diembat orang ya... Tenang aja yang ngembat sudah jara... Ucap dito tertawa...


" bisa aja sih lo yang... Ucap ria.


Eh... Yang masih ***-***... Terus aja sampek nggak masuk sekolah.. Gue taruhan nih kalo miko masih ada di kamar hotel itu dengan nindi..


" wiiih, kayak peramal aja lo dit...


" yey... Nggak percaya sama gue...


" beneran taruhan nih.. Apa taruhannya...


" ehm... Ok, lo traktir gue makan selama seminggu ini...


" makan aja yang ada di otak lo yang...yang...


" ok... Gue setuju.. Ntar gue telpon dulu pegawai hotel yang kemarin suruh ngecek mereka.


Dan benar saja seperti dugaan dito mereka berdua masih ***-*** di kamar hotel itu.

__ADS_1


__ADS_2