I AM SPECIAL INDIGO

I AM SPECIAL INDIGO
Bab 111


__ADS_3

Setelah acara di rumah kosong itu selesai sie dan yang lainnya meninggalkan rumah pak joko dan menuju rumah dafa, sesampainya di rumah dafa..sie, aldo, dito, ria dan dina langsung pamit pulang karena waktu sudah menunjukkan pukul 1 dini hari.


" daf, kalo gitu kita pamit pulang ya... Eit,, tapi tunggu dulu gue tutup lagi mata batin lo biar lo nggak liat yang aneh-aneh.


" iya sie sedari tadi gue liat banyak banget penampakan tapi gue nunduk aja takut kalo liat muka mereka.


" hehehe gie kira lo udah berani...


" trus sie si oki gimana.


" lo tenang aja oki biar ikut gue... Besok baru kita datengin rumah si oki... Lo masih mau ikut.


" jelas lah sie dimanapun kalian berada gue pasti juga ada.


Setelah menutup mata batin dafa, sie dan yang lain pulang tanpa pamit pada ibu dafa karena bu ratna sudah tidur.


➖➖➖➖➖➖➖


Pagi menjelang, karena hari libur jadi sie dan aldo masih bermalas-malasan di kamar setelah melakukan sholat subuh bersama.


" cin,...


" ehm... Apa L


" gimana ya reaksi orang tua oki nanti pas ketemu sama oki... Apa mungkin ada penyesalan dalam diri mereka...


" entahlah L, menyesalpun sudah terlambat karena oki sudah nggak kumpul lagi dengan mereka...


" cin... nanti kalo kita punya anak, kita harus selalu menyayangi mereka ya.. Jangan sampai membuat mereka terluka... Kita sebagai orang tua harus selalu mencurahkan kasih sayang buat mereka.


" iya L.... Ucap sie nampak nerfikir. ish... Tapi masih jauh lah L... Kita masih sekolah jangan mikir kejauhan... Belajar yang rajin dulu... Ok...!!!!


Tak lama kemudian dari pintu luar terdengar ketukan...


" non, aden... Belum bangun.... Ditungguin nyonya sama tuan sarapan...


" iya mbok... Bentar lagi kita turun...


Setelah itu mereka turun ke lantai bawah karena mama papa dan dina sudah menunggu di meja makan.


" selamat pagi semua... Ucap sie menggandeng lengan aldo


" pagi sayang... Duh yang penganten baru bikin ngiri...


" mama apan sih...


" iya kakak ini bikin ngiri yang belum merid aja sih... Ucap dina berlagak cuek...


" yey... Pada kenapa sih...

__ADS_1


" nggak papa... Yang udah halal mah bebas...


" ngiri bilang dek...


" nggak kok, dina nggak ngiri.


" oia kak, jam berapa kita ke rumah ortunya oki...


" nanti lah dek, wa temen-temen dulu...


" kemana aja buk, mereka udah pada nungguin...


" masak sih, iya kah L... Aldo menjawab dengan mengangkat bahu...


" yey, mana kalian tahu orang dari tadi di kamar mulu... Grup rame kalian berdua diem mulu...


" hehehehe... Lagi mager dek, kakak juga nggak buka hp...


" kalian ini bahas apaan sih... Ucap papa yang ikut ngomong.


" papa kepo...


" iya iyalah sayang papa kepo...


Sie akhirnya menceritakan kejadian yang semalam dan kedua orang tua mereka hanya mengangguk angguk.


" Trus rencana kalian apa...


" ok,... Kalian hati-hati ya..


" siap pa


Selesai sarapan sie, aldo, dan dina menunggu dafa, dito dan ria di rumah. Sesampainya mereka semua berangkat dan menggunakan satu mobil milik dina.


Hampir satu jam perjalanan mereka sampai di rumah oki, rumah yang nampak sederhana dan terlihat rapi. Perlahan sie dan yang lain turun untuk mengetuk pintu rumah oki.


" assalamu'allaikum...


" wa'allaikumsalam... Siapa ya... Ucap seorang ibu-ibu menjawab salam


" maaf tante apa bener ini rumah oki...


" kalian siapa, kenapa kalian tau oki anak saya... Dia sudah meninggal. Ucap ibu itu dengan raut wajah sedih.


" maaf tante sebelumnya, perkenalkan nama saya sie dan mereka teman-teman saya.


" iya nak sie, mari masuk... Saya rahmi


Sie dan yang lainnya masuk ke dalam rumah oki.

__ADS_1


" maaf ya rumahnya berantakan...


" tidak apa-apa tante...


" maaf tante mau tanya, kalian kok bisa tau oki anak saya... Ucap ibu itu mulai menangis


" ehm,,, maaf ya tante sebenernya oki ada disini...


"apa... Ucap tante rahmi sedikit berteriak


" sebenarnya saya bisa melihat mereka tan...


" Ya Allah... Oki... Kamu dimana nak, maafkan ibu nak.... Ibu sudah jahat sama kamu.. Ibu malah membela ayah kamu dari pada kamu nak, maafkan ibu... Ibu menyesal nak...


Oki yang sudah diijinkan sie, memasuki tubuh sie


" ibuk... Oki kangen sama ibuk..


" oki, beneran ini kamu nak... Ucap tante rahmi sambil mengusap muka sie yang dirasuki oki


" iya buk, ini oki... Ucap oki sambil menangis sesenggukan.. Oki nggak bersalah buk, bukan oki yang ngambil uang ibuk...


" iya nak, ibu tau... Ibu minta maaf ya ki, ibuk lebih percaya sama ayah tirimu dari pada kamu anak ibuk... Ibu menyesal nak maafkan ibu...


" iya buk, oki sudah maafin ibuk... Dimana ayah buk...


" kita sudah pisah nak semenjak ibu dan ayahmu itu dipenjara, setelah bebas ayah meninggalkan ibuk... Ucap tante rahmi dalam tangisnya.


" ibuk, oki harus pergi... Maafkan oki tidak bisa menemani ibuk..


" okiiiiii.... Apa kamu nggak bisa lama nak nemenin ibuk, oki... Ibuk kesepian nak...


" maaf buk, oki harus pergi urusan oki sudah selesai...


" maafin ibuk ya nak... Hik..hik..hik..


Setelah berpamitan oki keluar dari tubuh siera dan lagi sie menangis melihat oki masuk ke dalam cahaya berwarna putih...


" oki... Hu...hu..hu..


" tante sudah ya, oki sudah senang sekarang dan oki sudah ketemu sama tante...


" iya nak sie, makasih ya karena kamu sudah mempertemukan tante dengan anak tante..


" iya tante sama-sama,... Ehm... Tante karena urusan kita sudah selesai kita pamit pulang dulu ya...


" loh kok udah mau pulang saja, tante belum menyediakan apa-apa...


" nggak usah tante, kita masih ada perlu...

__ADS_1


" baiklah, kalo begitu kalian hati-hati ya...


Mereka berenam akhirnya berpamitan. Ditengah perjalanan dina dan ria mengajak jalan-jalan dulu ke mall.


__ADS_2