I AM SPECIAL INDIGO

I AM SPECIAL INDIGO
Bab 60


__ADS_3

Papa melihat dina yang masih cemberut..


" oh, ternyata putri papa yang cantik ini juga minta disayang... Sini... Sini... Papa peluk... Dina dan kamu sie, kalian berdua adalah belahan jiwa papa dan mama. Papa nggak akan pilih kasih dalam memberi kalian kasih sayang. Papa tau dina kamu nggak mempunyai sesuatu seperti kakak kamu, tapi itu tidak mengurangi kasih sayang papa sama kamu. Dina mengangguk senang dan langsung memeluk papanya.


" dek, kamu jangan ngiri sama kakak... Kakak sendiri nggak ada kemampuan kakak ini suatu kelebihan atau kutukan. Dulu waktu kakak kecil, kakak sering tersiksa karena ketakutan kakak pada mereka. Melihat mereka yang orang lain tidak bisa melihat mereka. Kakak sering sakit-sakitan, bahkan kakak dikucilkan oleh teman-teman kakak. Hingga ayah kakak yang membawa kakak ke orang pintar untuk ditutup mata batin kakak, sejak saat itu kakak bisa merasakan hidup normal seperti teman-teman kakak yang lain, kakak bisa bermain bersama mereka lagi. Kamu ngerti din.


" iya kak, dina ngerti. Maafin dina yang tadi sempat cemburu melihat papa begitu memuji dan menyayangi kakak... Mulai detik ini dina janji pada kakak, dina akan selalu ada dan mendukung kakak apapun itu..


" oh... Makasih adekku sayang... Ucap sie dan memeluk dina.


Acara itu berlalu hingga larut malam dan akhirnya mereka kembali ke kamar masing-masing untuk tidur.


Pukul 3 dini hari, sie terbangun karena mendengar suara tangisan perempuan di dekat jendela kamar sie. Walaupun mata sie masih ngantuk, sie berusaha bangun karena suara tangisan itu begitu menyayat hatinya.


" ehm... Kamu siapa kenapa kamu ganggu tidur ku... Aku barusan tidur kamu udah bikin aku bangun karena suara tangisan kamu itu


" sie, aku tau kamu bisa bantu kami para makhluk astral, makanya aku datang kemari.


" tapi nggak jam segini juga kali, apa kamu nggak tau... Kalo aku baru aja tidur masih ngantuk ini mata nggak bisa di ajak kompromi... Ceritanya besok aja ya pas aku udah bangun, aku janji besok bakal bantuin kamu tapi sekarang kamu pergi dulu ya aku ngantuk banget. Siapa nama kamu...


" namaku aseh, sie... OK, besok aku bakal temui kamu lagi kalo kamu sudah bangun. Sekarang aku pergi dulu..


" Ya... Yaudah kamu pergi ya dan inget jangan nangis lagi


Sie kembali tidur dan asih juga sudah pergi entah kemana. Sie terlelap dalam tidurnya hingga dia bermimpi bertemu dengan utinya.

__ADS_1


" Siera sayang,...


" uti,.... Sie kangen sama uti...


" gimana sie kamu bahagia dengan apa yang ada dalam diri kamu cucuku...


" sie seneng nek, sie nggak takut lagi dengan mereka walaupun wajah Mereka ancur sekalian... Karena sie bisa bantu mereka uti... Sie ucapin makasih pada uti karena uti sudah mewariskan ilmu uti pada sie...


" bagus cucuku, nenek bangga padamu.


Tak lama setelah itu ningsih datang menghampiri kami, dia berparas cantik bak seorang putri istana.


" nurmala,... Sapanya papa uti


" ningsih... Kamu sudah bahagia ningsih bersatu dengan keluargamu


" tidak, aku tidak mau kamu mengabdi padaku... Aku mau kamu bisa hidup bahagia dengan keluargamu tanpa ada ikatan apapun denganku


Uti nurmala tersenyum mendengar perkataan Siera.


" kamu benar-benar berhati baik cucuku... Uti sayang sama kamu nak.. Tetap dan terus berjuang membantu mereka yang membutuhkanmu. Jangan pernah kamu bosan memberikan pertolongan pada mereka. Sie jika kamu menemui kesulitan dalam menangani sesuatu maka penjagamu yang akan melindungimu.


" penjaga... Melindungiku... Apa maksud uti.


Uti nurmala memperlihatkan seekor singa yang besar dan gagah ada di sisinya dan dia membisikkan sesuatu ke telinga singa itu. Singa itu menunduk memberi hormat pada uti nurmala, hingga singa itu datang dan masuk ke dalam tubuh sie.

__ADS_1


" namanya satrio, dia yang akan menjadi penjagamu mulai sekarang dan akan selalu pelindungmu dalam menghadapi sesuatu yang menyulitkanmu.


Waktu sudah menunjukkan pukul 5.30 pagi, sie terbangun dari tidurnya dengan keringat dingin yang mengalir di tubuhnya. Ria yang melihat itu nampak kaget.


" Ya Allah sie, kamu mimpi apa sampe keringetan kayak gitu.


" nggak kok ri, gue mungkin kecapean.


" iya tidur lo molor gitu, sampai dibangunin g bangun-bangun. Jadi jalan-jalan keliling villa nggak, mereka udah pada siap tinggal nungguin lo.


" hehehe... Maaf gue lupa... Dengan cengiran khas Siera. Setelah itu sie bergegas menuju kamar mandi, setelah selesai sie menuju ke halaman depan karena teman-temannya sudah pada nungguin.


" kemana aja cintaku ini kok lama banget sih...


" bukannya kemana al, sie aja baru bangun tidur.. Coba aja gue g bangunin g bakal bangun tadi...


" dasar tukang molor lo sie... Ucap dafa


" hehehe... Sorry peace... Ucap sie sambil melangkah pergi meninggalkan halaman villa untuk berjalan-jalan di kawasan villa.


" loh...loh... Dasar lo sie, udah datengnya telat malah ninggalin lagi... Ucap dito berjalan mengejar sie dan yang lain


" salah sendiri pagi-pagi udah gibah


" dasar sialan lo sie... Ucap ria tak terima

__ADS_1


Sie hanya tertawa melihat teman-temannya pada ngomel-ngomel.


__ADS_2