I AM SPECIAL INDIGO

I AM SPECIAL INDIGO
Bab 123


__ADS_3

Sie kemudian melihat 2 arwah lainnya, sepertinya mereka kembar.


" kalian juga kenapa... Apa kalian kembar...


Semua orang yang ada disitu saling memandang dan melihat ke arah sie,


" iya... Kami kembar...


" kalian kenapa ada disini...


" kami korban kecelakaan... Tubuh kami berdua terpental keluar dari dalam mobil sedangkan mobil kami meledak...


" Ya Allah, tragis benar nasib kalian... Nama kalian siapa.


" aku nadi dan ini adikku nada... Tolong bantu kami menemukan orang tua kami... Kami ingin meminta maaf jika kami diijinkan bertemu orang tua kami...


" dimana kalian kecelakaan... Dan kapan


" 3 hari yang lalu di jalan merdeka...


" apa mobil kalian bertabrakan dengan sebuah kontainer bermuatan gas elpigi...


" iya, itu kami... Tolong bantu kami...


Sie menghela nafas dalam-dalam... " baiklah aku akan menolong kalian juga...


Sie kemudian menceritakan kepada aldo dan dina. Mereka berdua setuju untuk membantu nadia, nadi dan nada..


Setelah urusan dengan keluarga aris selesai mereka mengucapkan terima kasih kepada sie, aldo dan dina, setelah itu mereka berpamitan untuk pulang, sie berjanji kepada ketiga arwah itu bahwa besok akan membantu mereka.


Sesampainya di rumah sie menceritakan semua tentang almira kepada mama papanya


Malam semakin larut, mereka bertiga pamit masuk ke kamar masing-masing. Hujan yang mengguyur malam ini, membuat suasana menjadi sangat syahdu,


" cinta,.... Ucap aldo dengan suara menggoda

__ADS_1


" ehm.. Apa L... Sie paham apa yang diinginkan suaminya, akhirnya malam saat hujan turun membasahi bumi menjadi saksi penyatuan cinta mereka lagi...


Pagi menjelang.... Sie, aldo dl dan dina berangkat ke sekolah dengan naik dalam satu mobil. Hari ini mereka melalui pelajaran sekolah seperti biasanya, sepulang sekolah sie, aldo, dina, dafa, dito dan ria langsung menuju kediaman rumah nadia yang berjarak sekitar 1 jam dari sekolah mereka.


Sebelum sampai mereka mampir di sebuah warung makan yang ada di pinggir jalan.


" gaes, kayaknya bakso disitu rame deh... Liat noh sampai penuh pembelinya... Ucap ria yang menunjuk ke sebuah stand pedagang bakso...


" iya tuh, kita coba Yuk... Ucap aldo menimpali dan yang lain mengangguk setuju...


" ok, mari kita turun... Ucap dafa


Akhirnya mereka berenam turun dari mobil yang sudah al, parkir di sebelah stand penjual bakso...


Sie dan aldo turun paling akhir karena sie masih menghubungi mamanya mengatakan akan pulang terlambat sedangkan ke empat yang lain sudah menuju ke stand tersebut dan mengantri.


" buset, ini jualan bakso apa acara konser... Rame banget sih... Ucap dito


Setelah menunggu lama keempatnya mendapatkan tempat duduk dan langsung memesan bakso dan minuman.


" kenapa cin,... Ucap aldo penasaran


" ehm... Mending jangan makan disini ya... Ucap sie berbisik kepada aldo


" emang kenapa... Ada sesuatunya...


Sie mengangguk kepada aldo..." kamu tunggu dimobil dulu ya L biar aku yang manggil mereka...


Sie kemudian masuk ke stand bakso itu dan berbisik kepada mereka berempat sedangkan mereka hanya mengangga terkejud melihat ke arah sie...


Mereka berempat seperti mau muntah, tapi mereka tahan dan segera berjalan pergi meninggalkan bakso yang sudah mereka makan sedikit. Kemudian sie membayar pesanan ke empat temannya tadi seraya melihat ke arah pocong yang ada di sebelah pedagang bakso yang siap meludah tiap mangkok bakso yang akan diberikan kepada pembeli.


Sesampainya di mobil mereka berempat hendak memuntahkan bakso yang sudah sempat masuk ke perut mereka tapi tidak bisa karena mereka hanya mual dan bergidik ngeri...


Sie menghampiri mereka dan tersenyum kepada mereka... " makanya kalo makan itu baca bismillah dulu biar menetralkan rasa bakso itu...

__ADS_1


" iya, gue lupa saking ngilernya liat bakso yang sangat enak... Makanya bakso itu laris wong pakek begituan.... Ucap dito


Sebentar ya gue ambil air minum dulu buat kalian... Sie mengambil sebotol air minum yang selalu ada di dalam mobilnya dan air itu dibacakan do'a oleh sie agar menetralkan bakso yang sudah masuk ke dalam perut mereka berempat.


" nih kalian minum bergantian ya karena stock cuma tinggal satu botol...


Akhirnya mereka berempat bergantian meminum air di botol tersebut.


" sekarang gue yang milih tempat makan yang aman dan bersih...


" ok, kita ngikut aja... Udah kapok... Keburu-buru pengen makan malah jadinya seperti itu... Ucap dafa


Mereka berenam masuk mobil dan aldo melajukan mobilnya menuju ke sebuah rumah makan walau tak terlihat besar tapi nyaman bagi mereka dan aman dari makhluk astral...


Selesai makan mereka melanjutkan perjalanan menuju rumah nadia tak sampai seperempat jam mereka sampai di rumah nadia...


Banyak keluarga nadia berkumpul di sana karena sudah 3 hari putri mereka belum pulang.


Mobil mereka berhenti di depan jalan raya dekat rumah nadia karena tidak cukup untuk mobil masuk ke halaman rumah nadia. Setelah turun mereka berenam langsung menuju rumah nadia,


Isak tangis terdengar dari suara perempuan yang menangis nadia.


" assalamu'allaikum... Sie dan aldo memberi salam


" wa'allaikumsalam... Ucap sang pemilik rumah seraya mempersilahkan masuk mereka berenam..


" kalian teman nadia, ucap seorang bapak-bapak yang ternyata namanya pak amin ayah dari nadia..


" ehm... Iya om... Ucap mereka kompak


" apa kalian tahu dimana nadia putri saya...


" maaf om, sebenarnya... Ucap sie berucap dan sebelum melanjutkan ucapannya sudah dipotong terlebih dahulu oleh ibu nadia... Bu risma


" dimana putri ku... Katakan dimana putri ku... Huhuhuhu.... Sudah 3 hari putri ku belum pulang... Kalian pasti tahu dimana putri ku... Ucap bu risma berteriak...

__ADS_1


" maaf tante, sebenarnya kami bukan teman nadia... Cuma ini teman saya sie dia mendapat pesan dari nadia untuk disampaikan kepada keluarganya.... Ucap aldo tegas


__ADS_2