
" kenapa mesti malu cinta...
" udah buruan ganti baju terus kita ke bawah makan aku laper... Ucap sie masih menutup mukanya dengan tangan. Aldo tersenyum melihat tingkah istrinya yang nampak malu itu.
" udah selesai kok ayok kita turun.
Mereka berdua keluar dari kamar menuju dapur mencari makan, di sana sudah nampak sepi karena semua orang sudah ada di kamar.
" kamu mau makan apa L... ?
" ehm apa aja deh pokoknya masakan istriku tapi apa di jamin enak ini...
" jelas dong nanti deh kamu rasain makananku sekarang kamu tunggu di meja makan biar aku buat nasi goreng aja ya biar cepet..
Karena mendengar suara gaduh di dapur bik narti yang kamarnya sebelah dapur keluar untuk mencari tahu siapa yang sedang ada di dapur
" loh non siera ngapain.. Kok nggak bangunin bibik sie yang lain juga ada..
" nggak usah bik, sie bisa sendiri kok lagian bibik dan yang lainnya pasti capek karena tadi sudah masak-masak.
" nggak kok non itu kan memang sudah tugas kami para maid disini...
" sudah bibik balik ke kamar aja biar istri saya yang masak, karena saya juga pengen ngerasain masakan istri saya bik...
" Ya udah non, den kalo begitu bibik ke kamar lagi ya...
" iya bik, met istirahat ya...
Aldo masih tetap memandang apa yang sedang istrinya lakukan. Aldo tersenyum sendiri sambil memandangi siera.
" L, kenapa kamu senyum-senyum kayak gitu apa ada yang salah ya dengan penampilan aku...
" nggak kok cinta, kamu cantik...
" hem.. Molai gombalnya...
" beneran cinta kamu cantik apalagi kalo lagi masak kayak gitu...
Aldo kemudian beranjak dari tempat duduknya menuju sie yang masih asyik berkutat dengan memasaknya. Aldo memeluk sie dari belakang dan mencium rambut siera.
__ADS_1
" L, apa yang kamu lakukan aku nggak bisa fokus masak nih...
" nggak papa cinta, aku pengen terus seperti ini... Biarkan aku melakukan ini ya..
Sie hanya mengangguk
" I love u cintaku.. Makasih ya untuk semuanya kamu sudah merelakan masa mudamu untuk hidup bersamaku..aku berjanji akan selalu membahagiakan kamu, aku nggak akan pernah membuat kamu bersedih apalagi menangis... Ucap aldo dengan lembut hingga membuat sie yang mendengarnya, matanya mulai berkaca-kaca. Kemudian dia mematikan kompor dengan nasi goreng yang sudah matang.
Sie membalikkan tubuhnya menghadap ke aldo. "L, aku juga mau ucapin makasih sama kamu karena kamu sudah rela mencintai aku sebesar ini... Rasanya seperti mimpi L kalo sekarang aku sudah menikah, memiliki suami yang tampan dan baik hati seperti kamu... Love u too Aldo kurniawan. Aku akan mengabdikan seluruh hidupku hanya untukmu selamanya..sie berucap dengan meneteskan air mata.
" kenapa kamu menangis, hem.. Barusan aku bilang aku nggak akan buat kamu sedih atau menangis.
" ini bukan tangis kesedihan L ini adalah tangis kebahagiaanku. Terima kasih... Mereka berdua akhirnya berpelukan. Setelah itu sie melepaskan pelukannya.
"kruuuuuk... Bunyi perut siera. Ups... Maaf aku laper...
Aldo tersenyum melihat sie kemudian duduk di meja makan dan sie menyajikan dua piring nasi goreng untuknya dan aldo
" hemm... Ternyata bener aku nggak salah milih istri, udah baik hati, cantik pinter masak lagi.. Nikmat manalagi yang akan aku dustakan...
Sie yang mendengar pujian suaminya tersipu malu.
Saat asyik makan romi dan ayu muncul dihadapkan siera.
" Ya iyalah masak lo doang yang bisa romantis sama ayu, gue juga bisa dong apalagi gue udah halal mau mojok dimanapun boleh dong... Aldo yang mendengar sie berbicara sendiri membiarkan karena dia tahu bahwa yang berbicara dengan istrinya adalah romi sahabat ghoibnya.
" hem.. Iya gue percaya... Btw, sie tadi gue ngeliat ada kunti baru loh yang mondar-mandir depan rumah.
" iya sie kayaknya sih nyari lo cuma dia nggak berani masuk karena ada kita berdua..
" Ya udah biarin aja lagian habis ini gue mau tidur udah ngantuk besok aja kalo emang dia perlu sama gue pasti besok dia nemuin gue...
" ya udah kalo gitu kita berdua pergi dulu ya... Sie hanya mengangguk mengiyakan
" kenapa cin,
" nggak papa L cuma kata romi tadi di depan rumah ada kunti yang mondar mandir mungkin nyari gue lagi karena butuh pertolongan.
" kenapa nggak disamperin..
__ADS_1
" besok aja L udah ngantuk... Kamu tunggu bentar ya aku cuci ini dulu..
" Ya... Mau aku bantuin..
" nggak usah kamu tunggu disini aja..
" ok, ucap aldo sambil mengacak rambut sie pelan..
Setelah selesai mereka berdua menuju ke kamar, aldo merangkul pinggang sie.. Sesampainya di kamar, mereka bergantian ke kamar mandi untuk menggosok gigi.
" L, kamu mau tidur dimana.. Ucap sie yang melihat aldo membawa bantal dan selimut menuju sofa yang ada di kamar mereka.
" mau tidur di sofa...
" kenapa..
" aku nggak mau nanti khilaf...
" nggak usah L ayok kamu tidur disini aja..
" tapi sie.... Sie langsung menarik tangan aldo dan menyuruh ya tidur disebelahnya.
Mereka berdua sama-sama merebahkan diri dengan saling memandang ke atas langit-langit kamar.
" kenapa kamu nyuruh aku tidur di sini apa kamu nggak takut aku khilaf...
" udah tidur aja aku ngantuk... Ucap sie langsung memunggungi aldo. Dan aldo hanya tersenyum melihat tingkah siera.
" sie... Ucap aldo memandang sie yang sudah memunggunginya
" hem...
" boleh aku meluk kamu saat tidur...
" ehm... Sie menjawab dengan mengangguk
Aldo kemudian memeluk sie dari belakang, dag dig dug bunyi jantung mereka berdua saat tubuh aldo merapat memeluk tubuh siera.. Sie tersenyum begitu juga dengan aldo.
" I love u siera cintaku... Ucap aldo sambil mencium kepala siera.
__ADS_1
" I love u to L ku sayang...
Aldo semakin mengeratkan pelukannya, karena sama-sama mengantuk mereka langsung tertidur.