
Setelah kepulangan ibu Rosmala, Sie bersiap untuk mengganti bajunya dan sudah di tunggu mamanya dan Dina adeknya.
" kak, buruan...
" iya sebentar... ucap sie turun dari tangga.
" ayok ma... ucap mereka berdua
" ayok...
" ma, Dina yang menyetir ya...
" boleh...
Akhirnya mereka bertiga meninggalkan rumah dan menuju ke mall untuk shopping.
Tiba di Mall kedua anak dan mamanya memilih-milih baju yang cocok untuk mereka.
" ma, yang ini bagus buat mama...
" jangan mama terlihat sexy...
" ya nggak papa ma... biar papa makin klepek-klepek..
hahahahahahaha... kalian berdua ada-ada aja sih...
" Din, Lo pakek yang ini kayaknya cocok...
" ehm... boleh Dina coba dulu...
" sayang, kamu juga pilih dong ...
" mama tenang aja... sie udah ada inceran kok...
" mana mama lihat ..
" itu... ucap sie menunjuk sebuah gaun yang simple tapi tampak elegan...
" waaaah .... bagus banget sayang....
" itu yang sebelahnya serasi kalo di padu padankan dengan punya kamu...
" tapi keliatannya itu kecil ma nggak cukup buat Aldo...
" kamu tanya penjaga tokonya apa ada yang cocok sama ukuran Aldo...
" ma... kakak gimana cocok nggak sama Dina...
" waaaaah.... cantik banget anak mama..
" iya ma... pasti Dafa tambah kesemsem sih sama Lo dek...
" ish kakak apaan sih... ucap Dina berlari menuju kamar ganti dengan tersenyum malu.
" Dina... Dina... ucap mama
" ma sebentar sie tanya penjaga dulu ya...
Tak lama sie datang dengan membawa baju yang seukuran dengan Aldo..
" mbak tolong sekalian ambilkan gaun yang ada di sana itu ya...
" baik buk...
__ADS_1
Setelah baju itu di ambil.
" tuh kan sayang cocok banget pasti kamu dan Aldo serasi pakai ini...
" sie juga mau coba dulu ya ma...
Tak lama datanglah seorang ibu-ibu seumuran mama Yunita.
" Yunita ya...
Mama Yunita mengingat-ingat siapa perempuan yang menyapanya.
" Ya Kartika... ini beneran kamu...
" iya Yun... ehmmmm.... lama kita nggak ketemu .. ucap Kartika memeluk mama Yunita.
" iya loh gimana kabarnya... ini anak kamu kar... ?
" iya... ini anak kedua aku yang pertama laki-laki, dia seorang dokter...
" waaaah hebat kamu ya... punya anak seorang dokter...
" biasa aja Yun... kamu sama siapa ke sini...
" sama dua putri aku mereka masih diruang ganti...
" kar... Putri kamu kenapa diam aja sih... ?
" entahlah Yun, putriku sudah 3 bulan seperti ini makanya ini aku ajak dia jalan ke mall siapa tau dia bisa seneng.
" ma... gimana... ucap sie yang menunjukkan gaun yang dia pakek...
" waaaah .... cantik banget anak mama...
" ini putri kamu Yun...
" cantik kayak mamanya...
" ma... ucap Dina yang juga baru keluar dari ruang ganti...
" ini juga Yun...
" he em...
" wah ... wah .. kedua putrimu cantik-cantik...
" iya yang ini Dina adeknya sie...
sie tak memperhatikan bahwa ibuk-ibuk yang berbicara dengannya membawa seorang gadis. Setelah Kartika bergeser dan mengenalkan putrinya baru sie tersadar.
" astaghfirullah hal'adzim.... ucap sie spontan.
" kenapa sayang ...
" ehm nggak ma sie ganti baju dulu ya... permisi sebentar yan Tante...
sie langsung menuju ruang ganti dan segera keluar karena penasaran ingin melihat apa yang dia lihat tadi.
" Dina kenalin... ini temen mama.. Kartika namanya dan itu putrinya ..
" Fibri namanya...
" hai Tante... hai Fibri salam kenal...
__ADS_1
" maaf Tante kok Fibri diem aja sih...
" maaf ya anak Tante seperti ini ..
Sie yang sudah selesai ganti baju segera menghampiri mama dan teman mamanya.
" maaf Tante Kartika... maaf banget sebelumnya... sejak kapan putri Tante seperti ini...
" kamu tahu apa yang terjadi dengan putri Tante...
" ehmmm.... sedikit...
" sejak 3 bulan yang lalu... saat itu ada salah seorang laki-laki datang ke rumah hendak melamarnya tapi dia tolak...
" ooooh.... seperti itu...
" jadi menurut kamu apa yang terjadi dengan putri Tante...
" huh.... sie membuang nafas kasar. Maaf anak Tante sudah di guna-guna sama orang hingga menurut penglihatan yang saya lihat anak Tante ini dibuat seolah mukanya buruk rupa jadi tidak akan ada yang mau meminang anak Tante dan yang lebih parahnya dia dipakaikan kain pocong Tante.
" astaghfirullah hal'adzim... Ya Allah... anak saya kenapa seperti ini... apa kamu bisa menyembuhkan anak saya...
" insyaallah Tante..
" kalo begitu kapan kamu bisa membantu anak Tante.
Sie melihat jam yang melingkar di pergelangan tangannya.
" ehm... jam 11 sebentar lagi gue masuk... gue telpon Aldo aja biar minta injin gue nggak masuk.. gumam sie.
" sebentar ya Tante sie mau telp seseorang dulu...
" iya silahkan...
Tak lama sambungan telp sie diangkat.
" halo cinta sayang... kok belum sampai kampus sih... keasyikan belanja ya Sampek lupa waktu Hem....
" hehehehe dikit... tapi L... aku boleh minta tolong nggak...
" apa...
" tolong ijinin aku nggak masuk...
" loh kenapa...
" ada sedikit masalah sama anak teman mama yang barusan ketemu di mall... jadi tolong ya... nanti kalo sudah sampek di rumah aku ceritain... ok...
" ya udah... aku mintain ijin dulu... selesai dari sana langsung pulang jangan kelayapan...
" iya L sayang ini juga sama mama sama Dina kok...
" ya udah hati-hati... love u cinta ...
" love u too L...
Sambungan telpon terputus.
" ya udah Tante sekarang aja kita ke rumah Tante..
" loh kak bukannya kakak ada kelas...
" tadi kakak telpon Aldo suruh minta ijin...
__ADS_1
" oooooh .... yaudah ayok...
" ayok ma... Tante... ucap sie