I AM SPECIAL INDIGO

I AM SPECIAL INDIGO
Bab 152


__ADS_3

Selesai menunggu mas Fahmi sarapan, mereka berenam berencana ikut mas Fahmi dan mbak Ginah ke rumahnya dengan jalan kaki.


" mbak Ginah kita jadi loh mau ke rumah mbak Ginah ...


" ooooh ayok.... mbak juga sekalian mau olah raga mumpung sinar matahari baru saja keluar.... ayok mas ...


" mbak Ginah rumahnya jauh nggak dari sini... ucap aldo


" lumayan lah... kenapa...


" nggak papa sih cuman mbak Ginah kan perutnya udah besar takutnya nggak kuat jalan jauh ntar...


" kuat kok kamu tenang aja Al, kemarin aja mbak di kejar tu setan Sampek ke sini juga jalan kaki kan malah hampir lari...


" ehmmmm iya ya...


" ya udah jalan sekarang yok... ajak sie. Bik Surti kita berangkat dulu ya...


" iya non ati-ati..


Mereka berjalan kaki sedangkan mas Fahmi mereka suruh untuk duluan. Di sepanjang jalan yang hampir jauh dari villa banyak rumah penduduk.


Karena suasana masih pagi hingga banyak ibu-ibu perumahan yang keluar untuk membeli sayuran di tukang sayur keliling.


" permisi... ucap mereka pada ibuk-ibuk kampung.


" iya permisi...


" eh...eh... siapa mereka baru liat mana bening-bening banget wajahnya... cowoknya kayak artis Korea ceweknya juga cantik-cantik tapi kok sama Ginah ya... ucap ibu A


" iya...ya... tadi saya liat suami Ginah udah pulang terus si Ginah dari mana....? ucap ibu B


" mungkin itu keluarganya kali Bu.... ucap ibu C


" eh... ibuk-ibuk mau belanja apa gosip sih... ucap tukang sayur keliling


" ye mamang, kami lagi liatin cowok sama cewek cakep barusan lewat...


" mbak Ginah rumahnya masih jauh... ucap dafa


" hehehehe.... masih lumayan...


" mbak Ginah kuat juga ya jalan... ucap Dito

__ADS_1


" sudah biasa...


" mbak kayaknya ada orang meninggal itu... ucap sie sambil menunjuk ke salah satu rumah yang terpasang bendera warna kuning.


" iya sie... tapi siapa ya... e disitu dihuni pasangan suami istri baru pindah juga kayaknya...


" astaghfirullah hal'adzim... ucap sie saat melintasi rumah itu


" kenapa cin...


" nggak papa L nanti aja ya aku cerita kalo udah sampai di rumah mbak Ginah...


Setelah 10 menitan perjalanan mereka sampai di rumah mbak Ginah. Mas Fahmi sudah menyiapkan minum untuk mereka.


" assalamu'allaikum.... ucap mbak Ginah dan diikuti semuanya.


" wa'allaikumsalam... jawab mas Fahmi... mari sini masuk... maaf ya rumahnya kayak gini...


" nggak apa-apa mas... ucap mereka kompak setelah itu mereka tertawa karena jawaban mereka sama.


" Oia cin... tadi kamu kenapa pas di depan rumah yang ada bendera kuningnya.


" oooooh itu... ehm... gimana ya mau jelasinnya takutnya jadi fitnah...


" emangnya ada apa mbak sie... ucap mas Fahmi


" ya udah... emangnya kok bisa fitnah ada apa sebenernya sie.


" mas Fahmi, Mak Ginah sudah cerita kan kalo semalem dia di kejar kuyang...


" iya bener... emang apa hubungannya...


" sie... jangan bilang kalo yang ninggal itu yang jadi kuyang... ucap Dito menebak.


" yups betul apa kata Lo dit...


" apa..... ucap mas Fahmi dan mbak Ginah bersama


" nggak.... nggak mungkin mereka sie...


" emang kenapa mas....


" selama saya baru pindah ke sini, mbak Sukmalah yang sering main ke sini... sering nemenin istri saya kalo istri saya lagi sendirian.

__ADS_1


" ehmmmm.... gue tau sekarang jadi niat tu perempuan buat deketin mbak Ginah ya ini... paham gue sekarang... ucap Dito


" tapi saya masih belum percaya kalo mbak Sukma yang jadi kuyang.... ucap mbak Ginah


" apa alasan mbak Ginah menilai mbak Sukma itu baik... ucap sie


" soalnya mbak Sukma sering banget ngasih makanan ke saya... kalo dari belanja ke pasar saya mesti di bawakan oleh-oleh...


" beneran loh sie... saya masih belum percaya..


Sie menghela nafas


" ok... kalo mas Fahmi belum percaya, sie akan kasih liat bukti sama mas Fahmi...


" sie... mbak ikut ya...


" jangan mbak... berbahaya untuk janin mbak... mbak tunggu di sini aja sama temen-temen biar sie, mas Fahmi sama Aldo aja yang ke sana ya...


" oooooh baiklah kalo begitu..


" mbak, boleh pinjam kerudung sama baju panjangnya mbak...


" buat apa...


" sekalian kita mau takziah biar nggak curiga..


" ya... sebentar mbak ambilin...


Mereka bertiga keluar dari rumah mas Fahmi dan menuju rumah mbak Sukma, sekalian berniat untuk takziah.


Mereka sudah sampai di rumah mbak Sukma dan langsung masuk ke dalam untuk takziah...


" assalamu'allaikum.... ucap mas Fahmi pada mas Hendro suami mbak Sukma.


" wa'allaikumsalam.... ucap mas Hendro dengan wajah sedihnya.


" maaf mas saya baru tahu karena baru pulang kerja dan maaf juga Ginah nggak bisa datang karena kondisi perutnya.... kami mengucapkan bela sungkawa untuk mas hendro...


" iya sama-sama dan maafkan atas kesalahan yang pernah istri saya lakukan...


" nggak kok mas... mbak Sukma orang yang baik...


" Oia mas Fahmi mereka siapa...

__ADS_1


" oooooh... ini kenalin mereka saudara jauh istri saya mas...


" ternyata mbak Ginah punya saudara yang sangat cantik... batin mas Hendro dengan sedikit tersenyum


__ADS_2