I AM SPECIAL INDIGO

I AM SPECIAL INDIGO
Bab 65


__ADS_3

Setelah mengucapkan semua uneg-unegnya asih keluar dari tubuh siera.


" nak sie, terima kasih karena kamu sudah membantu menemukan jasad putri saya.


" sama-sama tante...


Jasad asih sudah dibawa pihak kepolisian untuk dilakukan otopsi. Pihak keluarga asih mengikuti mobil polisi itu dan menuju rumah sakit begitu juga sie dan teman-temannya mereka juga ikut ke rumah sakit. Setelah sampai dirumah sakit jasad asih segera di otopsi. Tak menunggu lama hasil otopsi keluar ditemukan banyak ****** dari jenis yang berbeda dan pendarahan hebat yang mengakibatkan jasad kehilangan banyak darah. 'Akhirnya pihak kepolisian membuat laporan bahwa asih memang dilecehkan hingga pendarahan dan barang-barang milik korban juga hilang dari lokasi kejadian. Seperti apa kata asih... Kini pihak kepolisian mendatangi kediaman dirman untuk mencari keberadaan lelaki Itu. Banyak warga berkumpul di rumah pak rt karena mereka penasaran kenapa rumah pak rt didatangi polisi beserta keluarga asih.


" dirman...keluar kamu bajingan...jangan hanya bersembunyi...keluar sekarang kalo nggak kuseret kamu hingga kau keluar dari rumah ini... Ucap mas galuh kakak asih penuh amarah sambil berteriak-teriak


" iya dirman buruan kamu keluar... Kamu tidak bisa mengelak disini ada pihak kepolisian yang akan meringkusmu.. Ucap mbak ratih kakak assih juga.


Pak rt dan bu rt yang sedang ada di dalam segera keluar karena mendengar keributan.


" ada apa ini galuh, ratih, bu evi dan pak danang... Ucap pak rt bertanya karena mereka teriak-teriak dan kenapa ibu evi menangis?... Bu evi ibunya asih masih terus menangis.


" pak rt dimana dirman... Katakan pak dimana dirman


" dirman ada dia sedang tidur. Ada perlu apa kamu mencari dirman. Pakai bawa-bawa polisi segala memang anak saya penjahat apa.... !!!!


" maaf pak kami mengganggu waktu bapak tolong bisa bapak panggilkan dirman putra bapak. Ucap pak rangga


" sebentar pak saya bangunan dulu anak saya...


Pak rt segera masuk ke rumah membangunkan dirman sedang bu rt masih bingung dan bertanya apa yang sebenarnya sedang terjadi. Dirman bangun dari tidurnya segera menuju ke halaman depan rumahnya. Dirman kaget ada polisi dan keluarga asih diluar tapi dirman berusaha tetap tenang.

__ADS_1


" apa anda saudara dirman... Ucap pak rangga


" iya pak saya dirman, ada perlu apa ya pak mencari saya, ucap dirman dibuat santai. Dia berfikir nggak mungkin mereka tau perbuatannya.


" maaf saudara dirman anda harus kami bawa dulu ke kantor polisi untuk kami mintai keterangan tentang asih.


Dirman kaget dengan apa yang diucapkan polisi begitu juga kedua orang tua dirman.


" apa maksud bapak membawa putra saya, apa hubungan putra saya dengan hilangnya asih.


" maaf pak kami tidak bisa menjelaskan disini, kami akan membawa dirman untuk kami mintai keterangan.


" tapi saya tidak melakukan apa-apa dengan asih pak, ketemu asih saja saya tidak pernah...


Asih segera masuk ke dalam tubuh siera.


" biad*p kamu man, bajing*n kamu man, kamu sudah memperk***ku, kamu meninggalkan aku sendirian di dalam hutan, kamu mengambil semua barang-barang ku.


Semua orang yang mendengar dan melihat sie memukul-mukul tubuh sie mulai saling berbisik-bisik. Ibu rt dan pak rt begitu shock mendengar perkataan siera.


" siapa gadis ini, kenapa dia bicara sembarangan... Kenapa dia menuduh putraku telah memperk***nya.. Ada bukti apa hingga kalian menuduh putraku yang melakukan itu.


" oh... Ibu rt yang terhormat apakah anda ingin bukti apa yang telah putra kesayanganmu ini lakukan padaku. Dan apa kamu tahu aku adalah asih, gadis ini telah bersedia membantuku meminjamkan tubuhnya agar aku bisa berbicara pada kalian semua.


" tidak mungkin mana ada hal semacam itu di dunia yang sudah modern ini, jangan mengada ada kamu..

__ADS_1


" aku tidak mengada-ngada bu rt... Waktu kejadian itu aku menggigit punggung putramu.. Coba anda lihat punggung putra anda apa ada bekas luka disana


Semua yang mendengar sie berbicara langsung beralih melihat dirman. Pak rt langsung menyuruh putranya untuk membuka bajunya. Benar saja memang ada bekas luka gigitan yang hampir sembuh di punggung dirman.


" semua yang ada di sana berteriak-teriak karena melihat kenyataan bahwa asih memang di bunuh oleh dirman. Semua tetangga dirman mau menghajar dirman karena sudah sengaja melecehkan asih dan membiarkan mati. Sebelum jadi bulan-bulanan massa, dirman segera diamankan oleh polisi tanpa bisa berbuat apa-apa dirman hanya pasrah di bawa polisi, sedang ibu dan bapak dirman merasa sedih dan kecewa dengan perbuatan dirman. Orang tua dirman hanya pasrah anaknya di bawa ke kantor polisi.


Semua masalah asih sudah terpecahkan proses pemakaman asih berjalan lancar walaupun derai tangis mengiringi kepergian asih begitu juga jono yang baru tahu kalo asih sang kekasih meninggal dengan cara yang tragis. Jono menyesal karena saat itu dia mengajak asih ketemuan diluar tanpa dia menjemput asih. Dia meratapi kepergian asih padahal bunga-bunga cinta baru saja tumbuh dihatinya kini harus layu sebelum berkembang.


" andai saja malam itu aku menjemputmu pasti kejadiannya tak akan seperti ini asih, maafkan aku... Ucapnya dalam tangis penyesalan..


" mas, maafkan asih karena tidak bisa menjaga diri... Ikhlaskan kepergian ku mas. Lupakan aku mas jodoh kita cukup sampai disini saja mas selamat tinggal... Ucap asih dalam tubuh siera.


" asih benarkah itu kamu sayang... Asih maafkan aku.. Aku tidak bisa melindungimu. Asih... Jono menangis pilu


" selamat tinggal semuanya ikhlaskan kepergian ku... Siera terima kasih banyak atas bantuanmu... Sebuah cahaya putih menarik asih dan pergi meninggalkan dunia ini. Sie menangis terharu kembali berpisah dengan sosok astral yang ditolongnya.


Sie berpamitan pulang kepada keluarga asih tak lupa ucapan terima kasih keluarga itu ucapkan kepada sie dan teman-temannya.


" alhamdulillah akhirnya kelar juga masalah asih... Waktunya kita pulang karena hari sudah siang...


" sie, gue bener-bener kagum sama lo, gue ucapin makasih sama lo karena lo, Gue jadi tahu tentang sosok gaib yang ada di sekitar gue. Sebenarnya jujur dalam hidup gue.. Gue sangat takut dengan mereka tapi semenjak berteman sama lo, gue jadi makin penasaran sie... Ucap ria


" gue juga kak, gue bangga punya kakak kayak lo.. Ucap dina memeluk siera


" gue juga bangga punya adek, sahabat serta pacar seperti kalian... Hidup gue serasa berwarna sejak gue kenal sama kalian semua. Ucap sie membalas pelukan dina dan juga memeluk ria.

__ADS_1


__ADS_2