
" Adrian apa Lo punya bukti kalo Lo itu kembar...
" ada sie sebentar aku ambilkan. ucap Adrian beranjak dari tempat tidur menuju almari dimana Aldo sedang duduk memperhatikan. Setelah mengambilnya,Adrian menyerahkannya kepada sie. dan sie mengambil serta melihat apa bukti yang ditunjukkan Adrian kepadanya.
" ini foto Lo sama Andre...
" iya sie, itu gue sama Andre...
" heh... kamu... ini coba kamu lihat foto ini..
sosok itu mendekat ke Sie dan melihat foto Adrian dan Andre.
" benarkan dia nggak bohong...
" terus sekarang dimana Andre...
" tadi aku sudah bilang sama kamu kan 6 bulan yang lalu Andre pergi dari rumah..
" siapa nama kamu...
" namaku Sisil...
" boleh aku tau kapan kamu kenal dengan Andre sil...
" kalo nggak salah 9 bulan yang lalu aku kenal dengan Andre. dia datang dan berusaha mendekatiku, dia selalu berkata manis dan selalu menyanjungku, dia pandai merayu hingga membuatku terlena dan mau menerima cintanya. sebulan setelah itu kami jadian, Andre mengajakku jalan-jalan di sebuah danau di dekat danau itu ada sebuah rumah rumah kosong. Disanalah awal mula tragedi itu terjadi, Andre memaksaku untuk melayaninya. Dia memperkosaku berkali-kali setalah itu dia meninggalkan aku sendirian. 2 bulan berlalu setelah kejadian itu aku hamil dan aku mencari keberadaan Andre tanpa putus asa akhirnya aku menemukan Andre dan aku mengajak dia ketemuan, karena akan membicarakan kehamilanku. Andre setuju bertemu denganku dan kembali dia mengajakku ke danau untuk bicara berdua. Dia meminta maaf atas kejadian itu dan dia berjanji akan bertanggung jawab, aku sangat bahagia dia mau bertanggung jawab hingga dengan sukarela aku dan dia melakukannya lagi dan lagi sampai kami sama-sama lelah. saat aku terbangun hari sudah sore dan Andre tersenyum manis ke arahku serta mengecup mesra keningku, dia menyerahkan botol minuman kepadaku dengan tanpa curiga aku meminumnya. setelah itu badanku kejang-kejang, tenggorokanku sakit dan aku tak sadarkan diri. hingga seperti inilah aku...
" ya Allah malang sekali nasib kamu, ... ucap sie sedih mendengar cerita Sisil.
__ADS_1
" maafkan atas kelakuan saudaraku sil... aku akan berusaha mencari dimana saudaraku berada sil, aku akan meminta dia mempertanggungjawabkan semua perbuatannya....
" iya sil, aku juga akan membantu kamu menemukan Andre...
" maafkan aku adrian hampir saja aku melakukan kesalahan. terima kasih sie...
" iya... sama-sama...
Tak lama setelah itu sisilpun menghilang. Dan sie mohon pamit kepada Adrian untuk pulang bersama Aldo.
*****
Hari ini Dina dan Dafa akan merayakan anniversary mereka yang ke 3 tahun. Mereka akan merayakannya di villa keluarga Sie dan Dina di daerah puncak Bogor. Sabtu pagi mereka berenam berangkat bersama dengan menaiki satu mobil milik Sie dengan Aldo yang mengemudikan mobil bergantian dengan Dito atau Dafa.
Suasana yang masih pagi dan sejuk, mereka berhenti sebentar untuk sekedar menikmati pemandangan pagi sebelum sampai di tempat tujuan karena waktu menunjukkan pukul 6 pagi.
Mereka semua masuk ke dalam villa dan di sambut oleh mang damar dan bi Surti sepasang suami istri yang di tugaskan keluarga siera untuk menjaga dan merawat villa.
" selamat pagi non siera, non Dina, den aldo.... ucap mereka berdua kompak
" selamat pagi mang damar, bi Surti
" bik Dina kangen.... ucap Dina manja sambil memeluk bi Surti
" bibik juga kangen non. non sudah lama nggak main ke villa...
" bibik tau sendiri kan Dina ma kakak sibuk banget
__ADS_1
" non, udah sarapan...
" belum buk...
" kalo gitu bibi bikinin sarapan dulu ya...
" siap bibik, kita mau ke kamar dulu bersih-bersih...
Di villa ini banyak kamar yang tersedia... sie dan Aldo memilih kamar di lantai atas sedangkan Dina sekamar di lantai bawah dan juga Dafa serta Dito yang sekamar.
Selesai bersih-bersih, mereka menuju ke meja makan yang sudah disediakan berbagai macam makanan oleh bik Surti. Karena lapar mereka makan dengan lahapnya.
Selesai sarapan mereka memutuskan untuk bersantai di belakang villa, dengan nuansa hijau alami dan terdapat kolam ikan dan kolam renang, terdapat pula gazebo untuk bersantai. Agak jauh di belakang villa terdapat sungai kecil yang mengalir.
Suasana yang sangat indah dan asri jauh dari suasana kota yang banyak polusi udara.
" Gaes... emang bener nyaman banget di sini... gue betah tinggal disini... ucap Dito dengan senyum dan menikmati udara yang segar.
" beneran Lo betah tinggal disini dit...
" iya beneran...
" ok lah kalo Lo betah tinggal disini, Lo bisa nemenin mang damar dan bi Surti serta.... sie tak melanjutkan kata-katanya...
" kalo Lo dah ngomong kayak gitu nggak jadi deh gue cabut aja bareng kalian nggak jadi tinggal disini...
" nggak papa kok dit, orang tampang mereka bisa-biasa aja kok..
__ADS_1
" biarpun biasa aja tetep gue g mau sie... hiiii... ucap Dito sambil bergidik ngeri sedangkan mereka yang mendengar hanya tertawa bersama.