
" tuh kan katanya tadi nggak mau boong tapi belum apa-apa kamu udah boong sama aku..
" eh... Nggak sie aku nggak boong... Memang bukan aku kok yang nyuri di sini..
" trus kalo bukan kamu siapa dan kenapa kamu tadi ada di sini
" makanya dengerin penjelasan aku dulu dong sie... Ucap reno manyun
" iya... Iya aku dengerin tuh mereka semua yang ada disini juga dengerin kamu... Ya nggak semuanya..
" iyaaaaaa.... Jawab mereka kompak
" tapi kalo aku jujur nanti aku bakalan kena marah...
" kena marah... Sama siapa...
" sama dukun yang ada di kampung sebelah... Ucap reno sambel menengok ke kiri dan kenanan.
" kamu tenang aja ada aku disini aku yang bakal jagain kamu... Ayo katakan kalo bukan kamu yang nyuri terus siapa...
" ehm itu maman sie, tuyul peliharaan pak jarwo di kampung sebelah juga... Sebenernya aku juga peliharaan dia tapi aku kabur...
" emang kenapa kamu kabur
" Ya Karena aku sering disiksa sama pak jarwo kalo aku keluar nggak dapet duit makanya dari pada aku disiksa terus ya mending aku kabur.. Jadi yang nyuri itu maman bukan aku sie. Aku sudah lama kabur dari tempat pak jarwo makanya aku berkeliaran mencari makan. Biasanya jam segini aku lewat sini karena meraka semua nggak ada yang tau jadinya aku aman... Eh... Nggak taunya hari ini aku apes.
" dimana biasanya kamu nyari makan...
" aku tu seneng sie ada di desa ini, makanan selalu tersedia... Mereka yang menempatkan sesaji di dekat gapura masuk desa ini... Sesaji itu aku makan. Makanya tiap malam aku selalu lewat sini...
" terus setelah makan kamu kemana..
__ADS_1
" hic.. Hic.. Hic.. Aku keluar masuk rumah orang-orang yang ada disini...
" ngapain... Katanya kamu nggak nyuri terus ngapain kamu masuk ke rumah mereka.
Warga kampung pada penasaran dengan apa yang akan tuyul ini ucapkan.
" Ya.... Hic.. Hic.. Hic..
" kenapa kamu ketawa begitu...
" Ya aku seneng sie.. Karena waktu para perempuan-perempuan itu tidur aku suka ngintipin mereka..
" ngintipin... Ngintipin gimana maksud kamu...
" Ya ngintip lah sie masak kamu nggak tau...
" Ya tau lah maksud aku ngapain kamu ngintipin mereka yang sedang tidur bukan sedang mandi... Ucap sie terus terang sedang para perempuan yang ada disitu menutup mulut tak percaya..
" nggak enak kalo ngintip mereka lagi mandi, enakan waktu mereka tidur
" aku suka melihat mereka yang tidur cuma pakek daster dan cd aja... Aku bisa bebas megang-megang kepunyaan mereka.. Dan aku juga suka mencium bau-bau kepunyaan mereka... Hemmmmmm.... Baunya enak sie... Dan aku akan memainkan jari-Jariku di kepunyaan mereka... Rasanya gimana gitu... Hemmmmmm....
" woy dasar kamu setan gendeng, mesum kamu... Ucap para ibu-ibu...
" kapok aku tidur cuma pakek daster..
" hiiii... Nggak taunya tuyul doyan begituan ya... Ucap salah seorang bapak-bapak.
" apalagi gadis ini sie... Aku sudah jatuh cinta sama gadis ini waktu pertama kali aku melihat dia tidur di kamarnya... Dia kalo tidur malah suka pakek daleman aja... Tiap malam aku selalu memainkan kepunyaan gadis ini... Baunya sangat Hemmmmmm benar-benar harum sie, gadis ini masih perawan... Aku suka... Dia juga cantik..
" astaughfirullahal'adzim... Kamu itu dasar tuyul mesum... Kalo kamu dibiarkan berkeliaran di desa ini bisa-bisa para perempuan yang ada di sini nggak ada yang aman karena ulah kamu...
__ADS_1
" sie, musnahin aja tu tuyul dari pada meresahkan kami... Ucap seorang ibu-ibu... Iya sie musnahkan... Suara teriak-teriakan para ibuk-ibuk semakin riuh...
" tenang ibuk-ibuk tenang dulu... Saya masih ada perlu sama tuyul ini...
" ren, aku masih butuh bantuan kamu jadi kamu harus mau.
" bantuan apa yang bisa aku lakukan buat kamu sie...
Sie menceritakan rencananya untuk menangkap maman dan juga reno akan tetapi reno tak tau kalo rencana itu juga untuk menangkapnya. Setelah itu sie mengeluarkan reno dari tubuh santi. Setelah reno keluar, santai seperti orang yang akan muntah-muntah. Kemudian sie menetralisir santi agar tubuhnya tidak lemas dan juga memagari tubuh santi agar tidak di masukin makhluk astral yang lain. Setelah santai sadar, santai bergabung dengan teman-temannya. Sedangkan para warga masih sibuk berbincang apa yang akan sie lakukan dengan reno.
" sie apalagi yang kamu butuhkan dari tuyul itu... Ucap ibu mila angkat suara
" maaf bu mila, saya masih butuh reno buat manggil maman pencuri uang warga di sini...
" ooooh... Iya... Iya... Ucap mereka kompak
" Saya mohon pada semua warga agar sembunyi dan jangan berisik. Saya dan reno akan menangkap tuyul maman.
Akhirnya seluruh warga bersembunyi disekitar rumah pak rt dan mereka semua diam karena ingin menyaksikan maman ditangkap.. Tapi mereka sempat berbisik-bisik..
" gimana kita bisa tau kalo tuyul satunya tertangkap..
" udah kita liat aja apa yang akan sie lakukan.
Sie membuat lingkaran dengan diamer sekitar 3 meter dia menyuruh reno untuk memanggil maman dan menyuruh reno agar maman bisa masuk ke lingkaran yang sie buat dengan reno juga ikut masuk. Sie juga sembunyi agak jauh dari lingkaran itu tapi kalo dari arah tuyul datang sie tak akan terlihat tetapi sie dapat melihat ke arah lingkaran itu.
Tak butuh waktu lama reno sudah berhasil memanggil maman
" ren, ngapain kamu manggil aku... Ucap maman ketus
" eh man, kamu sudah dapet duwit belum hari ini...
__ADS_1
" belum, dari tadi aku keliling dan keluar masuk rumah tapi nggak ada satupun duwit yang mereka taruh... Mungkin mereka membawa duit itu..
" sini aku kasih tahu dimana rumah yang nyimpen duit banyak... Ucap reno sambil mengajak maman memasuki lingkaran yang sie buat... Setelah kedua tuyul itu masuk lingkaran, tubuh tuyul itu terlihat jelas oleh semua warga... Mereka sangat kaget dan bergidik ngeri melihat penampakan dua tuyul yang hanya memakai celana dalam dengan wajah yang menyeramkan. Tapi kedua tuyul itu masih bersikap biasa saja karena mereka tak tau kalo tubuh mereka telah terlihat oleh manusia.