
" maaf bapak polisi yang terhormat perkenalkan nama saya Siera.. Saya mau tanya sama bapak... Apa bapak percaya dengan makhluk gaib
" iya saya percaya bahkan saya pernah ketemu sama mereka
" Kalo begitu bapak percaya dong dengan indigo
" iya saya juga percaya karena teman saya di kantor polisi ini juga ada yang mempunyai kemampuan melihat makhluk gaib.
" ehm apa orangnya ada pak...
" ada tapi belum dateng mungkin bentar lagi dateng.
" Ya udah kita tunggu aja orangnya pak, takutnya kalo saya yang ngomong bapak nggak akan percaya sama saya.
" apa maksud kamu.
" gini ya pak, kami nggak pernah kenal yang namanya asih tapi sejak semalem asih mendatangi saya dan meminta bantuan saya untuk memberitahukan ini pada polisi dan keluarganya serta pada kekasihnya jono. Dan sekarang asih ada di sini pak
" yang bener kamu sie...
" tuh kan bapak nggak percaya sama saya.
" saya percaya sama kamu sie tapi saya kan nggak bisa liat asih... Ucapnya twgas
" maka dari itu kita tunggu temen bapak saja ya biar temen bapak yang membuktikannya sendiri.
15 menit kemudian datanglah orang yang dimaksud oleh pak rangga. Pak radin kaget melihat segerombolan anak muda datang ke kantor polisi dan ada sosok makhluk yang mengikuti mereka.
" ini dia orang yang ditunggu-tunggu sudah datang
Pak radin perkenalkan dia Siera dan ini teman-temannya,
" saya dafa
" saya aldo
" saya dito
" saya dina
" dan saya ria pak
__ADS_1
Pak radin memperhatikan satu persatu mereka dan juga pada asih yang ada di belakang siera
Sie memperhatikan pandangan mata pak radin.
" ini asih pak teman saya...
" kamu bisa lihat mereka juga sie...
" siap... Betul pak...
" dan kamu nggak takut sama mereka...
"nggak pak, biasa aja... Bapak kali yang takut sama mereka
" kadang... Hehehehe
" pak radin, mereka mau lepaporka kasus. Hilangnya asih 3 hari yang lalu dan mereka bilang kalo asih sudah meninggal dan coba bapak lihat apa benar wajah gadis di foto ini sama dengan makhluk yang bapak lihat.
Pak radin mengambil data itu dan melihat foto asih.
" iya pak sama... Dia memang asih.
" tuh kan pak apa kata saya, bapak nggak percaya sama saya
" sebentar ya pak asih mau meminjam raga saya, biar asih sendiri yang berbicara dengan bapak... Biar bapak lebih percaya
Tak lama kemudian asih sudah memasuki tubuh siera. Pak radin yang melihat itu merasa heran karena sie dengan mudahnya memasukkan roh asih ke dalam tubuhnya karena dia juga memiliki indra keenam tapi tidak mempunyai kemampuan seperti sie..
Asih mulai bercerita kepada pak rangga dan pak udin. Dari awal sampai akhir.
" jadi begitu ceritanya ternyata dalang dari penculikan itu dirman putra pak rt setempat.
" iya pak polisi, tolong bapak cari dirman dan temannya indro. Berikan mereka hukuman yang setimpal pak polisi.. Ucap asih menangis sesenggukan
" kamu tenang aja kami akan segera mencari mayat kamu dan memberitahukan orang tuamu.
" baik kalo begitu kita akan segera ke lokasi itu, ucap pak rangga
Sie kemudian mengeluarkan roh asih dari dalam tubuhnya. Pak radin kembali tercengang melihat kemampuan sie dan dia masih nampak taknpercaya
" sie dari mana kamu bisa dengan mudah memasukkan dan mengeluarkan dia dari tubuh kamu
__ADS_1
" itu rahasia pak hanya orang-orang indigo tertentu yang bisa melakukan itu.
" ooooh. Kamu hebat sie... Ucap pak rain mengacungkan jempol ke Siera. Dan sie hanya tersenyum.
Pak rangga segera memberitahukan orang tua asih bahwa asih sudah ditemukan dan dia ada di dalam hutan dengan keadaan tak bernyawa. Dan segera meminta orang tua asih untuk datang ke lokasi
Orang tua asih begitu historis mendengar kematian putrinya, tak lama kemudian mereka semua pergi ke lokasi dimana mayat asih ditemukan. 45 menit perjalanan menuju kesana. Jalanan itu tidak bisa dilalui kendaraan roda 4 jadi mereka semua turun menyusuri jalanan itu sesuai petunjuk asih akhirnya mereka menemukan jasad asih... Mereka menutup hidung karena bau jasad asih yang sudah sangat menyengat... Asih masih diidentifikasi oleh tim vorensik.
Tak lama kemudian kedua orang tua asih dan kedua kakak asih juga datang ke lokasi. Mereka menangis historis melihat jasad putrinya terbujur kakau dan mengeluarkan aroma tak sedap.
Asih menangis, dia menyesal tak bisa bertemu lagi dengan orang tua dan kedua kakaknya. Sie tahu itu dan dia menghampiri orang tua asih dan kakaknya
" maaf tante boleh saya berbicara.
" boleh nak kamu mau bicara apa...
" perkenalkan nama saya Siera... Saya bisa melihat arwah asih tante karena asih lah yang memberitahukan saya kalo dia dibunuh di hutan ini...
" benarkah... Apa sekarang asih ada di sini nak... Sie mengangguk
" sebentar tante, sie akan memasukkan arwah asih ke tubuh saya.
Tak lama kemudian asih sudah ada di tubuh siera...
" ibuk, ini asih buk... Asih minta maaf sama ibuk sama bapak sama kakak-kakak juga.
" asih belum bisa membahagiakan ibu dan bapak.
" nak kenapa kamu ngomong begitu... Kamu selalu bisa membahagiakan ibu dan bapakmu ini nak...
". Asih, siapa yang melakukan ini padamu... Ucap kakak pertama asih...
" dirman dan temannya indro mas
" apa... Biad*p mereka... Mereka itu seperti binatang..aku nggak terima dengan perbuatan mereka padamu dek
" mas tenang ya, mereka sudah menjadi incaran polisi.
Sekarang asih bisa tenang karena asih sudah memberitahukan keberadaan asih. Asih mohon sama kalian semua ikhlaskan kepergian asih ya agar asih tak bergentayangan terus.
Ibu, bapak dan kakak asih yang perempuan masih terus menangis mendengar perkataan asih.
__ADS_1
" mbak ratih, mas galuh tolong kalian berdua jaga ibuk dan bapak ya jangan pernah sakiti mereka. Asih akan sedih kalau kalian sakiti hati mereka. Asih titip lindungi ibuk dan bapak.. Maaf selama ini asih belum bisa memberi apa-apa sama kalian.
" ibuk, bapak maafin asih ya... Asih sayang sama kalian.. Asih akan selalu ada di hati ibuk dan bapak. Ikhlasin asih ya pak buk... Ucap asih dalam derai air matanya.