
Kini sudah hampir seminggu aldo dirawat dan dia masih koma, sie selalu setia menemani sang suami tercinta, sepulang sekolah dia selalu menemani aldo di rumah sakit, begitu juga orang tua aldo yang bergantian jaga. Sahabat aldo juga selalu menemani sie di rumah sakit setiap hari dan pulang jika sudah pukul 9 malam.
" gimana keadaan aldo ma... Ucap sie pada mama fitri yang barusan datang dari sekolah.
" masih sama sayang masih belum ada perubahan... Ucap mama fitri menangis.
Sie yang melihat aldo berusaha tegar tidak meneteskan air mata. Sie duduk di kursi dekat brankar dan memandangi aldo yang masih setia memejamkan mata.
Ke empat sahabatnya juga setia menunggundi sofa yang ada di rumah sakit.
" ma, mama pulang saja biar sie yang menunggu disini sama teman-teman, mama istirahat dulu ya...
" iya sayang, mama pulang dulu... Kalian sudah makan...
" sudah tante... Tadi kita makan di kantin sekolah sebelum ke sini... Ucap dina
" ya sudah tante pulang ya... Tolong kalian temani sie ya...
" iya tante... Ucap mereka bersama..
Setelah mama fitri keluar dari ruangan aldo, rizky mengetuk pintu kamar aldo...
" assalamu'allaikum...
" wa'allaikumsalam... Ucap mereka kompak
" boleh gue masuk...
__ADS_1
" silahkan masuk kak... Ucap sie ramah... Beda dengan dito yang menatap sinis melihat rizky
" yah ada tamu g diundang datang kemari nih... Sindir dito pelan tapi masih terdengar oleh rizky...
" maaf, gue mengganggu ya... Ucap rizky menuju ke brankar aldo.
" nggak kok kak, sie malah seneng kakak datang kemari jengukin aldo. Ehm... Kakak tau dari mana kalo Aldo sakit.
" ehm... Dari teman sekolah lo tadi g sengaja gue denger pas waktu gue mau nemuin lo... Gimana kondisi aldo, sie....
" sie menarik nafas berat... Yah beginilah kak aldo masih tetep nggak mau membuka matanya...
" kenapa lo nggak mati aja sih al, masih pakek acara koma segala nyusahin tau nggak.. Lebih baik lo mati aja biar sie jadi milik gue selamanya... Batin rizky dan tersenyum dalam hati
" al, kenapa lo nggak bangun... Apa lo mau ninggalin siera kayak galih... Apa kamu udah nggak sayang sama siera, kalo memang begitu lebih baik lo pergi aja biar sie gue yang jagain...
" sayang udah dong jangan bikin ribut kasihan aldo dan liat noh sie jadi nangis.
" kak rizky kenapa ngomong kayak gitu ke aldo, aldo nggak akan ninggalin gue kak, aldo sayang sama gue dan kita udah berjanji akan selalu bersama-sama...
" sie, kenapa lo keras kepala... Lo liat aldo nggak akan pernah sadar, dia akan ninggalin lo...
Plaaaaak.... Tamparan tangan sie mendarat di pipi rizky..." jangan pernah kakak mengharapkan aldo ninggalin gue, sekalipun aldo ninggalin gue sampai kapanpun gue nggak akan nerima cinta kakak... Cintaku hanya untuk aldo, kakak inget itu...
" kak, tolong kakak pergi dari sini... Ucap dafa yang menengahi...
Rizky kemudian berlalu pergi meninggalkan ruang aldo
__ADS_1
" sie, liat aldo merespon dengan mengeluarkan air mata... Gue panggil dokter dulu ya... Ucap dito dan segera keluar mencari dokter
" L, kamu dengerin aku kan L... Kamu jangan pernah ninggalin aku ya L, kamu tahu kan L aku cinta sama kamu L... Ucap sie dengan mengusap pipi aldo yang masih mengalirkan air mata...
Tak lama dokter ratno datang, dan segera memeriksa aldo
" kondisi pasien masih sama tapi dia bisa merespon setiap perkataan orang yang dia dengar jadi terus ajaklah pasien berbicara untuk merangsang perkembangan kondisi pasien...
" apa dia bisa segera sadar dok... Ucap sie
" tergantung pasien, jika pasien memiliki semangat ingin sembuh yang tinggi insyaallah pasien akan segera sadar. Ok, kalo begitu saya permisi dulu..
" baik dok...
" L, kamu dengar kan dokter bilang apa... Masak kamu masih betah sih tidur, kamu udah ngga mau ya tidur disamping aku, tidur sambil meluk aku, aku kangen saat-saat itu L makanya buruan sadar ya jangan lama-lama tidurnya... Aku kesepian L...
Aldo merespon dengan mengeluarkan air mata
" ya al, apa lo nggak kangen maen bareng sama kita-kita... Ucap dafa
" iya al, gue juga kangen traktiran lo... Lo tau kan kalo gue suka banget kalo lo nraktir gue... Ucap dito
" kak al, apa lo nggak pengen nih ngebongkar kebusukan nindi yang bilang kalo lo suruh tanggung jawab.
" iya al, gue bakalan seneng banget nunggu saat itu tiba kalo lo bilang dan ngasih bukti kalo bukan lo bokap dari bayi.
" L, nindi sudah menyebarkan berita hoaks tentang kamu sama dia L, aku nggak bisa berbuat apa-apa L... Aku pengen kamu sendiri yang nunjukin bukti itu L... Makanya bangun yok jangan tidur mulu, emangnya kamu mimpi apaan sih L, jangan bilang kamu mimpi ketemu bidadari cantik trus kamu sama dia lagi... Iya gitu L...
__ADS_1
Aldo yang merespon setiap perkataan istri dan teman-temannya masih sama hanya bisa meneteskan air mata tapi untuk menggerakkan tubuh dan membuka matanya masih sangat sulit.