I AM SPECIAL INDIGO

I AM SPECIAL INDIGO
Bab 99


__ADS_3

" aldo, lo pusing kenapa.. Ucap nindi pura-pura prihatin." mau gue anter ke kamar biar lo istirahat dulu sambil nunggu pesta gue selesai..


" boleh ayok...


Sedangkan siera juga menemui miko.


" hai mik kok sendirian aja.. Ucap sie..


" iya nih, aku lagi nungguin bidadari cantik datang nemani gue malam ini..


" emang sudah datang bidadarinya.


" udah... Ucap miko tersenyum kepada sie


" mana... Ucap sie menoleh mencari yang di maksud miko


" ini didepan gue...


" ish, lo bisa aja sih mik..


" sie kok lo nggak sama aldo..


" gue juga nyari aldo tadi menemui nindi tapi kok nggak balik-balik.. Ya malah ketemu sama lo.


" jodoh kali sama gue...


" ish, lo bisa aja deh...


" btw, miko lo kok ganteng banget malam ini... Ucap sie tersipu malu ke arah miko.


" beneran sie, lebih ganteng mana aku apa aldo


" ehm... Aldo sih ganteng tapi malam ini lo lebih ganteng dari aldo... Ucap sie mencolek lengan miko. Sedangkan miko merasa senang dan tertawa dalam hati dipuji siera.


" eh.. Mik, minum yok kita bersulang... Miko mau-mau aja karena dia berfikir gelas yang dipegang sie sudah diberi sesuatu.


" boleh, tapi malam ini lo mau nggak nemenin aku.. Nggak usah mikirin aldo mungkin sekarang aldo sedang berenang-senang dengan nindi..


" benarkah.. Kenapa aldo malah senang-senang sama nindi sih apa kurangnya aku dibanding nindi... Ucap sie pura-pura marah.


" terpancingkan kamu... Hahahaha... Batin miko


" ya udah nggak usah dipikirin mending kamu seneng-seneng sama aku


" ehm boleh... Kita cheers dulu yuk...


Setelah itu mereka berdua meminum-minuman itu tak lama kemudian sie pura-pura pusing.


" auh... Kepala gue pusing..


" kamu kenapa sie... Ucap miko tersenyum tanpa di ketahui sie..


" nggak tau mik, kepala gue pusing... Badan gue panas...

__ADS_1


" aku anter ke kamar mau biar kamu istirahat dulu sambil nunggu pesta nindi usai.


"boleh...


Mereka berdua menuju kamar yang sudah disiapkan miko tapi romi menutup mata miko hingga miko mengantar sie di kamar nindi.


Sedangkan dafa, dito, dina dan ria sudah bersembunyi terlebih dahulu.


Di dalam kamar yang dipesan nindi.. Nindi sudah merasakan badannya yang panas dan berusaha melepas baju tapi aldo berpamitan pada nindi ke kamar mandi dulu, lampu di kamar hotel itu sengaja mereka hidupkan remang-remang biar keliatan romantis. Saat aldo di kamar mandi, sie dan miko datang


Begitu juga miko, dia merasa badannya juga panas tapi sie berpamitan ke kamar mandi yang sudah ditunggu aldo di kamar mandi.


Setelah itu pintu kamar mandi dikunci dari luar oleh dito.


Karena tubuh nindi dan miko sama-sama merasakan panas mereka bingung.


" loh mik, kok lo di kamar gue


" kamu yang di kamar aku...


" sie mana mik, ucap nindi menahan panas badannya.


" ke kamar mandi, aldo mana...


" di kamar mandi juga....


" sial kita dikerjain sama mereka... Ucap miko marah. " kita gedor pintu kamar mandi.


" sie, aldo buka... Gue tau kalian berdua ada di kamar...


Karena sudah tak tahan dengan tubuh panas mereka, mereka berdua berusaha keluar dari kamar itu tapi sial ya pintu akses kamar itu dikunci dari luar.


" miko, gue nggak kuat nih... Ucap nindi sudah membuka bajunya. Miko pun sama, mereka berdua melepas pakaian mereka hingga mereka nampak tak memakai sehelai benangpun


" karena sama-sama harus menyalurkan hasrat mereka akhirnya mau tak mau mereka berdua harus melakukan hubungan suami istri itu walaupun mereka sama-sama sadar, mereka adalah saudara.


Penyatuan tubuh merekapun terjadi, nindi yang masih perawan harus merasakan sakit yang luar biasa karena milik miko yang sudah mengeras berusaha menjebol pertahanan nindi, teriakan keluar dari mulut nindi saat milik miko sudah masuk ke dalam milik nindi, nindi mencakar punggung miko karena hentakan-hentakan yang dibuat oleh miko. Tak lama kemudian erangan kenikmatan yang keluar dari mulut mereka. Lama mereka bergelut dengan suasana romantis yang mereka berdua buat, mereka sudah lupa siapa mereka apa status mereka.


Sedangkan sie dan aldo yang mendengar erangan dan lengkuhan kenikmatan dari nindi dan miko , mereka berdua sama-sama malu. Hingga tanpa terasa milik aldo ikut menegang.


" L, kenapa muka kamu memerah...


" eh, cinta liat adek gue ikut bangun...


" ish, otaknya ngeres sih..


" aku laki-laki normal, kalo denger yang begituan pasti teganglah ..


" terus gimana... Masak iya kita ngelakuin disini.. Nggak ah aku nggak mau.. Ini pengalaman pertama aku L, harus romantis lah.


" ehm... Gimana ya...


" kiss aja bolehkan...

__ADS_1


Sie tersenyum ke arah aldo setelah itu mereka berdua sama-sama sudah saling melu**t, hingga suara erangan dari nindi dan miko sudah tak terdengar lagi.


Sie menyudahi ciuman panas mereka.


" L, kayaknya mereka udah selesai...


" iya...sudah nggak ada suara itu lagi... Kita liat Yuk..


" tapi jangan liat tubuh nindi


" kamu juga jangan lihat tubuh miko..ntar malem aja lihat tubuh aku di kamar gratis..


" ish... Kamu ini... Ucap sie malu sambil mencubit pinggang aldo.


" auh... Cinta sakit tau...


" makanya jangan mesum...


" mesum sama bini nggak ada larangan ya cintaku sayang...


" udah yuk mau sampek kapan di kamar manti temen-temen pada nungguin, jangan lupa kameranya di ambil.


" siap istriku yang cantik...


Setelah itu mereka membuka pintu kamar mandi dan melihat di atas ranjang kalo nindi dan miko sudah sama-sama terkapar, tak lupa aldo sudah menghubungi dafa untuk membuka pintu kamar hotel.


Akhirnya mereka keluar dari kamar itu dan tersenyum senang pada keempat temannya.


" gimana sukses... ? Ucap dito


" beres...


" terus kameranya...


" ini...


" good, ayo kembali ke acara biarin aja mereka sibuk mencari, yang dicari sedang ***...*** dikamar. Mereka berenam tertawa bersama.


Setelah itu mereka kembali ke acara pesta benar saja orang tua nindi sibuk mencari keberadaan putrinya. Berbeda dengan pak santoso yang berusaha mengajak bu rosmala bertemu.


" kenapa kamu ada disini ros...


" sa.. Saya... Sekarang jadi pembantu tuan di rumah nyonya fitri


" ros, katakan padaku apa benar siera itu putri pertama keluarga anggara...


Ibu rosmala nampak bingung dan takut untuk menjawab


" katakan ros..


" I... Iya... Tuan


" kenapa kamu tidak melenyapkan dia waktu dia masih bayi malah kamu yang mengurus bayi itu. Kenapa... Benak pak santoso

__ADS_1


" ma... Maafkan saya tuan... Saya kasihan dengan bayi itu dan suami saya menyayangi bayi itu tuan...


__ADS_2