
Seperti biasa Shariq akan berangkat dengan ketiga kawannya yang rumah diantara mereka tidak terlalu jauh dan kali ini mereka memilih naik sepeda.
" Riq, si Retha ikut ke sekolah...? tanya Dewa
" iya katanya dia bosen dirumah kalo nggak ada aku... dia tuh seneng banget kalo ada di sekolah bisa lihat temen-temen kita yang sedang bermain, berlarian dan saling bercanda...
" sekarang dia dimana...? tanya Reza
" nih duduk di depan gue...
" enak nggak ta naik sepeda...? tanya Lano yang tidak bisa melihat Retha
" enak katanya... dia malah ketawa-ketawa...
" tha nanti di depan ada polisi tidur awas loncat ya...
" Hem... emang gue kayak paman Romy apa pakek loncat-loncat kan gue bisa terbang....
Shariq tertawa mendengarkan ocehan Retha.
" kenapa Lo ketawa riq...
" si Retha ngomel nggak terima Lo bilang dia loncat nggak mau disamain sama paman Romy...
" sorry ta gue nggak niat bilang begitu kok...
Tak terasa mereka mengayuh sepeda sudah sampai di depan sekolah. Mereka langsung masuk dan memarkirkan sepeda mereka.
" selamat pagi pak Udin... kok sendirian... temen pak Udin yang satunya mana ...?
" lagi ke toilet...
" oooo.... Oia pak Udin... shariq mau nanya nih ... pak Udin udah lama jadi satpam di sekolah ini?
__ADS_1
" lumayan sih riq... sudah hampir 10 tahun...
" waaah... lumayan lama ya... ehm... apa selama disini pak Udin pernah lihat hal-hal yang aneh gitu...
" maksud kamu... ngelihat hantu...
" ya semacam itulah pak...
" kalo lihat langsung sih bapak nggak pernah.... cuma denger suara gamelan lagi dimainkan di ruang musik sering...
" oooh...
" ya udah pak Udin kita ke kelas dulu ya...
" siap...
Benar apa kata pak Udin, saat itu Shariq dan kawan-kawan memang sengaja datang ke sekolah untuk melihat sendiri apa yang di katakan pak Udin karena Shariq merasa penasaran.
" riq... kenapa pas malam Jum'at sih riq... bulu kuduk gue merinding nih... ucap dewa.
" jelas Lo merinding tuh di belakang Lo ada yang niup-niup Lo...
" hiyaaaa.... Shariq kenapa nggak bilang sih... gue kan jadi takut nih...
" tenang aja... dia cuma jail aja kok... katanya pengen deket sama kamu...
" nggak... bilangin gue nggak mau...
" hahahahahaha... ketawa mereka melihat ulah dewa.
Mereka menuju ke ruang musik dan benar saja apa yang dibilang pak Udin... suara gamelan berbunyi menyanyikan tembang Jawa.
" kalian tunggu disini... gue mau lihat siapa yang udah mainin gamelan.... ucap Shariq
__ADS_1
" hati-hati riq...
Shariq melangkah dan melihat siapa sosok yang bermain gamelan.
" jadi ternyata mereka....
Setelah tahu Shariq tersenyum kemudian berbalik pergi menemui teman-temannya.
" siapa riq...
" mereka murid sini juga kok tapi dulu... ya udah kita pergi aja dari sini...
" ok...
*********
Tanpa terasa kini usia Shariq dan teman-temannya sudah menginjak 18 tahun dan sebentar lagi mereka akan lulus SMU.
" riq... setelah lulus Lo akan kuliah di mana...? tanya Lano
" gue ke Universitas Negeri... kalo kalian...?
" gue sama temen-temen mungkin nggak kuliah riq... Lo kan tahu gimana kondisi keluarga kita...
" iya juga sih... tapi gimana kalo gue bilang nyokap bokap buat bantuin kalian kuliah...
" jangan lah riq... biaya kuliah tu mahal riq masak iya orang tua Lo mesti nanggung beban buat nguliahin kita sih...
" ya nggak papa... gue pengen kalian tu bisa ngerasain apa yang gue rasain... ntar gue bilang nyokap bokap gue...
" makasih sebelumnya ya riq...
" iya... sama-sama
__ADS_1