
Mobil aldo mengarah menuju rumah nada dan nadi... Sesampainya di rumah itu hari sudah semakin sore dan sudah digelar beberapa tikar untuk acara tahlil atas kepergian nada dan nadi.
Suasana duka nampak masih terlihat menyelimuti di kediaman rumah itu.
" assalamu'allaikum... Salam mereka berenam
" wa'allaikumsalam... Ucap yang ada di situ.
" kalian siapa... Kok kayaknya saya nggak pernah liat kalian kemari dan juga kalian masih pakai seragam... Ucap seorang bapak-bapak
" oh... Maaf om, kami kesini karena ada perlu sama pemilik rumah ini... Ucap aldo
" iya saya pemilik rumah ini dan kalian dari mana...
" ehm... Sebenernya... Ucap sie...
" sebenernya dia indigo Om...
" indigo... Terus hubungannya apa dengan keluarga saya...
" maaf om, bisa dipanggilkan istri Om juga ada yang mau bicara dengan Om dan tante... Ucap sie..
" sebentar ya saya akan menyuruh orang untuk memanggil istri saya yang ada di kamar.. Istri saya masih shock atas kepergian putra kembar kami.
Setelah dipanggil tak lama kemudian seorang perempuan yang masih nampak muda datang menghampiri sie dan teman-temannya.
" ma, ini ada yang nyariin kita...
" siapa pa... Mama nggak kenal mereka... Teman nada dan nadi kayaknya bukan karena mereka masih berseragam sma
" perkenalkan om, tante... Saya aldo, ini sie, dafa dito, dina dan ria... Ucap aldo menunjuk bergantian teman-temannya
" saya ike... Dan ini suami saya eko... Ucap tante ike seraya tersenyum dan mengenalkan suaminya..
" ada perlu apa kalian kemari... Ucap om eko..
" tadi saya sudah bilang sama Om kalo dia anak indigo dan dia mau menyampaikan pesan dari kedua putra Om...
__ADS_1
" kedua putra saya maksud kalian nada dan nadi...
" iya om... Ucap sie... " mereka ada disini, mereka meminta saya untuk membantu mereka.
Tak lama kemudian, arwah nada dan nadi masuk ke tubuh sie,.
" ma, pa... hiks...hiks...maafin nada ma...pa.... Nada bersalah... Nada sudah membuat mama sama papa kecewa... Ucap nada dengan tangis pilunya...
Tante ike... Menangis histeris dan langsung memeluk nada yang ada di tubuh sie, karena teriakan tante ike banyak tetangga dan saudara yang membantu di dapur penasaran dan segera keluar melihat apa yang terjadi.
" kenapa kalian meninggalkan mama sama papa... Huhuhuhu... Mama sudah memaafkan kamu nak begitu juga dengan adek kamu nadi tapi sekarang rumah ini sepi tinggal mama sama papa... Kenapa kalian nggak dengerin omongan mama...
" maafin nada ma, maafin nadi juga ma... Kami menyesal ma...
Semua yang ada di tempat itu meneteskan air mata..
" kami sudah memaafkan kalian berdua nak... Ucap om eko...
" makasih ma, pa... Sekarang kami berdua bisa pergi dengan tenang... Ucap nada dan nadi
" pa...ucap tante ike sambil memeluk om eko suaminya...
" Amiiiiin... Ucapan semua orang yang ada di situ.
" mama, jangan sedih terus ya ikhlasin kami ma.... Kami sayang selalu sama mama...
" iya, nak... Maafin mama juga ya belum bisa ikhlas menerima kepergian kalian..... Sekarang pergilah nak... Mama akan selalu mendo'akan kalian...
" terimakasih ma, pa... Ucap nada bergantian dengan nadi sambil memeluk mama papanya...
Tak lama kemudian nada dan nadi melambaikan tangan pada mama papanya kemudian keluar dari tubuh sie, sie tampak masih lemas hingga datang seorang ibu-ibu membawakan sie minum..
" minum dulu nak pasti tenagamu sedikit berkurang... Ucap ibu nini...
Sie melihat ke arah ibu itu penjaga mereka masing-masing juga saling berpandangan tetapi penjaga ibu nini langsung membungkuk memberi salam kepada penjaga sie..
" ternyata kamu gadis yang sangat kuat kamu disukai oleh banyak makhluk astral karena kepribadianmu yang suka menolong mereka..
__ADS_1
" ibu, tau saya...
" iya dan kamu juga berteman dengan raja dan ratu ular... Dan mereka itu makhluk yang akan selalu ada menjaga dan melindungi kamu... Ucap ibu nini dengan mengarahkan dagunya ke ketiga teman sie,... (geng romi)
" iya buk, mereka yang selalu memberitahu saya jika ada seseorang yang jahat dengan saya...
" ibu berharap kamu akan selalu menjadi penolong dan perantara buat makhluk astral.. Karena ibu tahu kamu gadis spesial..
" anak muda, jaga dan lindungi jiwa manusia gadis ini... Ucap ibu nini pada aldo...
" iya...
Setelah selesai sie dan yang lain berpamitan untuk pulang. Banyak ucapan terima kasih yang mereka dapatkan.
Diperjalanan mobil mereka berhentikan di sebuah rumah makan yang lumayan besar dan ramai...
" sie, tempatnya rame nggak pakek gitu-gituan kan, gue trauma sie... Ucap dito
" lo tenang aja, makanannya pasti enak karena rame pengunjung....
" aman kalo gitu...
Setelah memarkirkan mobil mereka turun dan mencari tempat yang masih kosong dan cukup untuk mereka berenam.
" gue ke kamar mandi dulu... Ucap sie...
" gue ikut sie,... Ucap ria
" gue juga kak... Ucap dina
" kamar mandi aja pakek barengan sih... Ucap dito...
" yey... Syirik lo... Ayo kalo lo mo ikut... Ucap dina sambil melempar tissu yang diambil diatas meja..
" lo kayak cewek aja sih dit, ucap aldo...
" iya nih... Takut amat kehilangan cewek lo, bakal dijagain tu sama ayang gue sama sie... Ucap dafa
__ADS_1
" kalian mo makan apa... Kamu apa cin...
" sama in aja...