
Hari-haripun berlalu sekarang sie lebih terkenal karena kemampuan dia dalam menghadapi makhluk gaib. Pernah suatu hari ada sosok perempuan yang meneror salah satu mahasiswa yang ada di kampusnya.
Adrian nama cowok itu dia mendatangi siera karena setiap hari di teror oleh sosok perempuan yang menurut Adrian berwajah menyeramkan dengan gigi taring yang keluar dan darah keluar dari mulutnya.
" sie, tolongin gue... sejak gue lewat jalan setapak dekat kampus itu, gue sering di teror sama sosok cewek dengan wajah yang menakutkan.
" apa Lo ada masalah sama sosok itu
" gue nggak tau sie, tiap malem dia neror gue... bukan hanya dalam mimpi tapi di alam nyata pun juga... gue takut sie... gue nggak bisa tenang...
" jam berapa dia selalu meneror Lo
" sekitar jam 11...
" ok, gue bakalan bantuin Lo... L, ntar malem anterin aku ke rumah Adrian ya...
" siap cinta sayang...
" ok dri ntar malem gue sama Al akan ke rumah Lo... kasih gue alamat rumah Lo ya...
" makasih ya sie ntar gue Sherlock... gue cabut dulu ya...
" iya
Waktu yang dinantikan tiba pukul 10 malem sie dan Aldo hanya berangkat berdua. Dengan menaiki motornya, Aldo melajukan motornya tidak terlalu cepat.
Pukul 11 kurang 15 menit mereka berdua sampai di dekat rumah Adrian...
" L, kayaknya yang itu rumah Adrian...
" mana...
" itu L rumahnya cat putih...
" iya bener cin...
" kurang 15 menit tepat pukul 11, aku mau telp Adrian dulu L biar dia keluar nemuin kita..
__ADS_1
***
" halo dri gue udah nyampek di depan rumah Lo...
" ok... gue keluar sie...
tak berapa lama Adrian keluar dari dalam rumahnya⁰dan menemui sie.
" hai dri...
" hai sie, hai Al...
" dri, ni motor taruh mana biar tu hantu nggak sadar kalo ada tamu...
" taruh di halaman belakang rumah aja lewat sebelah rumah...
setelah meletakkan motor dibelakang rumah Adrian mengajak sie dan Aldo langsung masuk dan menuju ke kamar mereka.
kurang 5 menit sie duduk dengan Aldo di dekat almari yang jauh dari jendela, sie memagari dirinya dan Aldo agar tak terlihat oleh sosok itu. Lampu kamar mulai di matikan dan Adrian seperti biasa tidur dengan menghadap ke jendela tapi kali ini dia hanya pura-pura tidur.
Adrian merubah posisi tidurnya dengan terlentang, dengan perasaan takut Adrian berusaha memberanikan diri karena ada sie yang akan menolongnya.
sosok itu mulai memasuki selimut Adrian dan akan menampakkan wajahnya di atas muka Adrian. Adrian membuka mata karena merasa sesak ada yang menindihnya.
" aaaaaah.... teriak Adrian ketakutan dan sosok perempuan itu malah tertawa cekikikan... kenapa kamu selalu menggangguku... aku tidak pernah merasa punya salah dengan kamu... ucap Adrian teriak ketakutan.
" jangan pura-pura kamu... apa kamu tidak pernah mengenali aku... ucap sosok itu penuh amarah
" aku tidak pura-pura... aku tidak pernah mengenalmu...
sosok itu menampakkan wajah aslinya agar Adrian bisa mengenali sosok itu.
" siapa kamu... aku tidak pernah mengenalmu walaupun dengan wajah seperti itu.
" hahahahahahaha.... ternyata kamu memang pura-pura melupakan aku agar kamu bisa bebas sepuas kamu...
" apa salahku pada kamu...
__ADS_1
" matilah kau... kau yang telah menghancurkan hidupku, kau telah memperkosaku hingga aku hamil dan kau juga yang telah membunuhku...
" tidak... aku tidak pernah melakukan itu...
" dasar pengecut kau Andre... kau seenak hatimu membuatku hancur dan seenak hatimu membunuhku untuk menutupi kebusukanmu.. malam ini kau harus mati... kau harus menemaniku mati...
" aku bukan Andre aku Adrian... Andre adalah saudara kembarku... dia pergi dari sini 6 bulan yang lalu. aku tidak tau kenapa dia pergi, dia seperti orang gila, dia ketakutan sendiri...
" hahahaha... jangan kau membodohiku Andre... kau berusaha menyangkalnya agar aku tidak membunuhmu... itu tidak mempan terhadapku... aku bisa merasakan aroma tubuhmu... saat kau menodaiku berkali-kali hingga aku hamil dan kau tak menerima kehadiran bayi kita.
" tidak... tidak... itu bukan aku... aku tidak kenal kamu... aku tidak tau apa-apa...
" matilah kau Andre... temanku di alam baka Andre...
sosok itu maju dan hendak mencekik Adrian dengan sigap sie berdiri dan menghalangi sosok itu dengan cahaya yang ada di tangannya.
" aaaaaah.... siapa kau berani-beraninya kau menggangguku... aku hanya ingin membalaskan dendam ku pada Andre...
" apa kau merasa kalo dia benar Andre...
" iya... aroma tubuhnya sama dengan Andre...
" boleh aku tahu siapa nama kamu...
" untuk apa kamu mau tahu namaku...
" aku hanya ingin meluruskan masalah saja antara kau dan Adrian...
" dia bukan Adrian dia Andre... teriak sosok itu..
" kenapa kau susah sekali diajak kompromi... haduuuh... apa kau mau aku leburkan biar tidak mengganggu Adrian lagi dan kamu akan tetap menjadi penasaran dengan dendammu...
sosok itu mulai diam dan nampak berfikir.
" jadi apa yang harus aku lakukan...
" dengarkan dulu penjelasan Adrian jangan kamu menyimpulkan sesuatu hanya dengan apa yang kau lihat saat ini saja. kalau kamu menyakiti orang yang tidak bersalah aku tidak bisa menerimanya.
__ADS_1