
" ok, apa yang bapak inginkan dari saya...
" tidak banyak neng cantik, neng bisa melayani saya dan Wowo sekarang...saya nggak keberatan setelah selesai neng boleh pergi dari tempat ini...
" Ya Allah pak Wondo anda benar-benar seorang dukun biadab... apa istri anda tau perbuatan bapak ini...
" jelas istri saya tau dan istri saya mendukung bahkan istri saya juga membantu agar pasien mau melayani saya walaupun dengan paksaan... untuk menambah kekuatan saya...
" dasar keluarga gelo.... ucap sie sambil geleng-geleng kepala tanpa rasa takut... ok deh pak, sekarang apa yang akan bapak lakukan pada saya... silahkan bapak lakukan... tapi kalo bapak nggak bisa ngalahin saya, saya akan menghancurkan kekuatan bapak dan saya akan menutup mata batin bapak selamanya...
" Darno kamu serang gadis itu, tahlukkan dia...
Darno maju dan menyerang siera dengan kekuatan yang Darno miliki agar sie bisa ditahlukkan tapi sie tak sedikitpun tersentuh dengan tenaga dalam dari Wowo itu...alah Darno yang seperti kehabisan tenaga...
" kamu gimana sih wo, melawan gadis ini saja kamu kewalahan... saya panggilkan bantuan buat kamu wo...
Tak lama ada 5 Wowo yang sama besarnya dengan Wowo Darno menghadang sie dan berusaha menakhlukkan sie tapi semua kewalahan takakue berdaya... sie hanya menggerakkan tangan kanannya untuk melawan wowo-wowo itu.
" ternyata tenaga dalam gadis ini nggak bisa dianggap remah... 5 wowoku nggak ada yang bisa nandingi dia... ucap pak Wondo menghembuskan nafas kasar...
" gimana pak udah nyerah...
" jangan sombong dulu kamu gadis cantik... aku mau manggil raja jin buat nakhlukin kamu... beberapa menit kemudian raja jin datang
" wah... pak Wondo curang masak iya sie dilawan sama 5 Wowo sama raja jin ntar sie bisa keok dong pak... boleh nggak sie manggil temen sie buat bantuin sie...
" hahahaha... panggil teman kamu, panggil sebanyak yang kamu punya... kamu nggak akan bisa mengalahkan raja jinku...
" ish... pak Wondo sombong... bentar ya sie manggil temen dulu buat bantuin sie...
__ADS_1
tak lama sie nampak diam mengucapkan do'a dan memanggil nama satria. selang beberapa detik satria sudah muncul dengan pakaian kebesarannya...
5 Wowo, raja jin dan pak Wondo nampak kaget dengan kedatangan teman sie...
" hai cantik, ada apa kamu memanggilku...
" satria, bantuin aku... pak Wondo mau berbuat asusila terhadap aku... malahan dia memanggil raja jin dan wowo-wowo itu untuk menakhlukkan aku
" berani kamu mencelakai sahabatku...
" siapa teman kamu itu...
" perkenalkan pak Wondo namanya satria, dia raja siluman ular....
" hahahaha.... raja siluman ular saja belagu... nih raja jin bisa nggak kamu ngalahin dia...
" ok pak sesuai janji saya ke bapak... kekuatan bapak akan saya musnahkan dan mata batin bapak akan saya tutup agar bapak tidak berbuat semena-mena lagi...
" tapi itu mata pencaharian saya neng... saya kasih makan istri pakek apa kalo tidak jadi dukun
" bapak bisa bercocok tanam atau apalah yang penting halal nggak merugikan orang pak...
sie kemudian memusnahkan seluruh ilmu hitam pak Wondo dan menutup mata batinnya, sedangkan ke 5 Wowo itu bebas dan langsung menghilang begitu juga raja jin yang langsung pergi...
" satria makasih ya kamu selalu ada kalo aku panggil dan selalu membantuku disaat aku butuh...
" buat sahabat terbaik kayak kamu apapun akan aku lakukan... ehm... apa masih ada yang dibutuhkan sie...
" nggak sat, udah selesai kok... sekali lagi makasih dan jangan pernah bosannya kalo aku butuh sesuatu...
__ADS_1
" siap princess... salam buat Aldo ya...
" ok... salam juga buat ratu Gayatri...
setelah pamit, satria menghilang tak lama muncullah Lastri menemui siera...
" sie, terima kasih ya Lo sudah membantu gue....
" Lo tenang aja... sekarang boleh lo bawa gue kembali ke tempat tadi...
" ok... gue anterin
tak lama sie dan Lastri sudah kembali ke tempat dimana Dina dan Aldo menunggunya.
Aldo yang melihat sie langsung berdiri menghampiri sie ...
" cinta, kamu nggak kenapa-napa kan... ucap Aldo khawatir
" tenang aja L, aku baik-baik aja kok...
" sie, gue pergi dulu mau ketempat adek gue...
" ok, las... sekarang Lo sudah bebas dan bisa kemana-mana...
" dek, pulang yuk... ajak sie ke Dina
" iya kak, ayok....
Dina berjalan disebelah kiri siera sedangkan Aldo sebelah kanan dengan menggenggam tangan sie.
__ADS_1