I AM SPECIAL INDIGO

I AM SPECIAL INDIGO
Bab 204 - Shariq adnan


__ADS_3

Shariq dan dewa berjalan mendekati kandang yang sedang di datangi oleh sosok genderuwo tersebut.


Setelah mendekat Jaka langsung berdo'a dan mengeluarkan ilmunya untuk menangkap sosok genderuwo tersebut.


" aaaaa... ampun... ampuni saya...


" makanya jangan seenaknya makan ternak warga...


" ampun... saya tidak akan mengulanginya lagi .. ampun...


" ok... gue ampuni... sekarang gue pindahin Lo ke tempat dimana seharusnya Lo berada...


" baik... nurut saja...


Akhirnya huru hara yang disebabkan genderuwo tersebut telah usai hingga penduduk kembali tenang.


Hubungan Alea dan Shariq semakin dekat. Membuat Retha sedikit cemburu.


" Shariq... Lo kenapa keluar ngajak Lea terus sih...


" kenapa... Lo cemburu...


" iyalah... gue yang kenal Lo duluan tapi sejak Alea datang Lo g pernah merhatiin gue...


" ada ya setan jelous...


" jangan bercanda...


" siapa yang bercanda... buktinya Lo jelous...


" ih... Shariq nggak asik ah...


Retha kemudian pergi dengan perasaan marahnya.


" Shariq,gue nggak enak sama Retha ... dia jadi marah ke Lo karena gue...


" udah Lo tenang aja... dia nggak bakalan pergi jauh kok... ayok... gue ajak Lo keluar menikmati indahnya malam...


" boleh... kemana...


" kemana aja...


Shariq pamit pada sang mami kalo dia akan keluar dengan Alea.


" mi... Shariq keluar sama Alea...


" iya... pulang jangan malem-malem...


" pagi aja ya ma...

__ADS_1


Siera mencubit pinggang Shariq,


" becanda mi...


Shariq naik motor dengan membonceng Alea di belakangnya. Malam ini mereka berdua menikmati waktu hanya berdua walaupun Alea sosok gaib tapi entah kenapa Shariq punya perasaan tersendiri untuk Alea.


Mereka pergi ke bioskop, makan bersama, jalan-jalan ke taman saling bergandengan tangan.


Bagi mereka yang melihat Shariq yang berbicara sendiri akan mengira Shariq gila.


" ganteng-ganteng kok gila sih... mending move on... kencan sama gue aja... gue mau kok... ucap seorang gadis yang melihat Shariq


Shariq hanya diam saja tetapi tidak dengan Alea yang tertawa terbahak-bahak.


" kenapa ketawa... seneng gue dikatain gila...


" iya... pasalnya Lo ganteng-ganteng gila.


Shariq sedikit kesal kemudian dia meraih kepala Alea dan mencium bibir Alea.


Alea bingung kenapa dia bisa dicium oleh Shariq padahal biasanya orang mati tidak akan bisa di sentuh.


Terlelap dalam lembutnya ciuman Shariq, Alea membalas ciuman itu.


" kenapa seperti orang bingung...


" entahlah ... ucap Shariq mengangkat kedua bahunya kemudian berlalu pergi.


Alea tersenyum kemudian mengejar Shariq.


" Shariq... kenapa nyium gue... gue kan hantu .. gue nggak akan bisa menemani Lo....


" gue nggak peduli... gue cinta sama Lo...


" apa... Lo cinta sama gue... nggak... nggak boleh riq ini nggak bener...


" kenapa... kenapa... nggak bener...


" karena kita beda alam Shariq...


" kita jalani aja apa yang ada...


Kembali Shariq mencium lembut bibir Alea dan lagi Alea membalas ciuman hangat Shariq.


ada orang yang melihat Shariq geleng-geleng kepala.


" eh... mas... mesum jangan disini masak iya ciuman sama angin... mending sama gue... ucap seorang perempuan.


" sirik Lo... sono pergi jangan ganggu kesenangan gue...

__ADS_1


" dasar cowok gila... cakep banget sih tapi sayang gila...


Alea kembali tertawa terbahak-bahak.


" Lo ngetawain gue... terima hukuman dari gue... ucap Shariq menarik badan Alea menempel pada tubuhnya dan dengan liar dia mencium bibir Alea menyusuri setiap inci yang ada di mulut Alea.


Alea terengah-engah... sambil memukul dada Shariq.


" makanya jangan ngetawain gue...


" iya sorry nggak lagi...


" pokonya kalo sampai gue denger ada orang ngatain gue dan Lo ketawa, Lo akan dapat hukuman dari gue...


Alea terbelalak dan dia segera berlari meninggalkan Shariq. Dia kemudian mengejar Alea yang sedang sembunyi di bawah pohon.


Alea memikirkan ciuman hangat yang Shariq lakukan padanya.


" kenapa hati gue hangat banget saat Shariq mencium gue...


" kepikiran kan Lo... ucap Shariq berada di samping alea


" eh ... shariq... nggak kok...


" gue nggak bisa dibohongi... Lo cinta juga kan sama gue...


" tapi gue bukan manusia Shariq...


" entah kenapa dengan Lo, gue bisa merasakan kehangatan... gue bisa mengenal cinta...


" tapi kita beda alam Shariq...


" gue nggak peduli... Lo hanya milik gue...


Alea menangis.


" kenapa Lo nangis...


" semasa gue hidup, gue belum pernah mendapatkan cinta secara tulus... pacar gue selingkuh dengan sahabat gue... cuma Lo yang bisa bikin gue nyaman...


" jadi sepakat kita pacaran...


" tapi mami Lo...


" mami bakalan paham kok... udah malem, kita pulang...


" he em...


Kembali Shariq menggandeng tangan Alea hingga sampai diparkiran dan mereka naik motor berdua, tak lupa Shariq meminta Alea memeluknya.

__ADS_1


__ADS_2