I AM SPECIAL INDIGO

I AM SPECIAL INDIGO
Bab 72


__ADS_3

Sie hanya tersenyum mendengarkan ejekan ibu mila yang ternyata ibunya radit. Semua orang yang ada disana bersuara ada yang percaya dan tidak.


" tenang...tenang.. Bapak-bapak...ibuk-ibuk... Ucap pak rt menenangkan warganya.


Pak hasan yang baru datang di rumah pak rt... Buka suara. Dikampung itu pak hasan adalah orang terpandang dan disegani warga kampung dan mereka juga tahu kalo pak hasan bisa melihat makhluk gaib.


" nah ini pak hasan juga sudah datang... Ucap salah seorang warga.


" pak, tolong pak hasan jelaskan pada kami apa benar di dalam botol yang dipegang bagas itu ada tuyulnya, gadis itu yang sudah menangkap tuyul itu... Ucap warga yang lain sambil menunjuk ke arah siera


" bapak-bapak..ibuk-ibuk tolong dengarkan saya... Memang benar di dalam botol itu ada tuyulnya. Dan gadis ini adalah teman dari keponakan saya ria. Gadis ini gadis indigo, dia sama seperti saya bisa melihat makhluk astral tapi bedanya dengan saya dia bisa memasukkan makhluk astral dan bisa mengeluarkan sendiri makhluk astral itu ke dalam badannya.


" alah pak hasan palingan juga kalian ini sekongkolan. Ucap ibu mila.


" astaughfirullahal'adzim... Ucap warga yang memang tidak suka dengan sifat sombong ibu mila. Sie hanya bisa senyum melihat ulah ibu mila


" sie, mending lo bukak aja mata batin ibuk itu biar dia bisa lihat tu tuyul sama biarin aja dia bisa lihat mereka... Ucap ria berbisik di telinga siera


" boleh juga usul lo ri... Tapi kalo dibuka terlalu lama ibu itu bisa gila kasihan radit nanti


" ya terserah lo deh pokoknya lo kasih liatin aja biar melek tu mata... Gue udah geram ama tingkahnya.. Pengen gue bejek-bejek tu mulut...


" hust....lo tu ada-ada aja ri... Ucap sie dan ria saling tertawa


" ehm buk, sie punya usul...karena ibuk ini nggak percaya kalo didalam botol ini ada tuyulnya, boleh nggak kalo sie bukak mata batin ibuk... Biar ibuk percaya dengan o mangan saya dan pak hasan.


" boleh siapa takut..


Sie maju mendekati ibu mila, kemudian sie membaca do'a dan mengusap muka bu mila.


" sudah ibuk, ibuk bisa liat apa ada sesuatu di botol itu...


" astaughfirullahal'adzim...astaugfirullahal'adzim...Ya Allah... Ternyata bener ada tuyulnya... Maafin ibuk ya tadi nggak percaya sama kamu.. Pak hasan maafin saya juga ya... Sie dan pak hasan mengangguk

__ADS_1


" maaf ya buk, ibuk harus segera sie tutup lagi.. Sie nggak mau nanti ibuk kenapa-napa.


" ok.. Sie... Setelah itu sie segera menutup mata batin iBu Mila.


Akhirnya semua warga masyarakat itu bisa bernafas dengan lega karena selama ini tuyul yang meresahkan sudah tertangkap.


" tolong dong... Kamu tanya siapa yang nyuruh dia nyuri... Apa salah satu warga disini juga apa bukan...? Tanya pak gendut salah satu warga yang memang dia terlihat gendut sekali


" ok... Pak, sie akan tanya sama tuyul ini. Kemudian sie mengambil. Botol yang di bawa bagas dan meletakkan botol itu ditanah, akan tetapi sie sengaja tidak menanyakan sendiri hal itu pada tuyul tersebut. Sie ingin semua warga tau siapa yang sudah memelihara tuyul.


" bapak-bapak...ibuk-ibuk apa diantara kalian ada yang mau sukarela dijadikan perantara tuyul ini.. Maksud saya biar tuyul ini masuk ke salah satu warga dan kita bisa mengorek informasi dari dia.


Semua warga sama-sama menoleh dan saling memandang. Tetapi tuyul itu malah inginnya masuk ke tubuh siera


" percuma dong kalo kamu masuk ke tubuh aku mending kamu cari yang lain


" aku mau yang itu saja sie... Menunjuk dina...


" kamu itu ya tau aja yang di cari yang cantik-cantik.. Nggak boleh juga dia adekku dan jangan ke 4 temen aku juga,,, aku nggak mau warga sini mikirnya kita boong lagi.


" dasar kamu ya tuyul genit tau aja kalo milih... Si tuyul hanya tertawa...


" san, tuyulnya mau masuk ke tubuh kamu gimana kamu mau nggak...


" kok, aku sih sie... Kenapa bukan yang lain kan takut sie...


" kamu tenang aja san, aku bakal jagain kamu kok...


" tapi katanya sie kalo orang sekali bisa kemasukan berrt bisa jadi langganan dong sie... Aku nggak mau sie, tiba-tiba lagi sendiri trus di masukin lagi... Hiiiii aku ngeri sie...


" hahahahaha santi, santi jangan takut ntar kalo sudah selesai aku bakalan pagerin kamu biar g mudah dimasuki sama mereka...


" beneran kan sie, kamu nggak boong...

__ADS_1


" sie nggak mau boong dan nggak bisa boong... Sie suka bicara apa adanya san. Ucap sie meyakinkan santi


" ok deh kalo begitu aku mau asal kamu janji bakal jagain aku nanti.


" iya kamu tenang aja...


Sie kemudian membuka tutup botol dan mengeluarkan tuyul dari dalam botol sambil membaca do'a, sie memasukkan tuyul itu ke dalam tubuh santi.


" hihihihihi.. Sie... Tubuhnya wangi, aku suka sama gadis ini...ucap tuyul


Semua warga yang ada di situ mengitari sie dan santi, mereka berdua ada di tengah tengah... Mereka semua sungguh antusias mendengarkan dan melihat apa yang terjadi.


" jangan macem-macem kamu mau aku pukul..


" nggak...nggak mau aku dipukul sie nanti sakit... Hi hi hi... Ucap tuyul cekikikan dengan suara manjanya.


" siapa nama kamu..


" nama... Ehm... Hic.. Hic.. Hic.. Nama aku reno...


" ciey... Nama kamu bagus juga ya nyomot dimana tu nama


" iiiih... Sie itu emang nama aku tau sie... Aku nggak asal nyomot... Ucapnya sedikit ngambek


" hahahahaha... Iya... Iya... Gitu aja marah sih... Ucap sie sambil mencolek dagu santi. Ren, aku mo nanya sama kamu, kamu jawab dengan jujur ya awas kalo kamu berani boongin aku, aku pukul kamu ato paling nggak aku musnahin aja sekalian biar nggak ganggu warga sini lagi


" ehm... Jangan sie, jangan dimusnahin dong aku masih pengen keliling-keliling... Ucapnya menggoyang-goyangkan badannya. Kamu mau tanya - tanya aja nanti aku jawab jujur deh


" bener ya awas kalo kamu boong


" iya.. Iya...


" kenapa kamu nyuri di desa ini dan siapa yang sudah nyuruh kamu nyuri

__ADS_1


" eh... Jangan fitnah aku dong sie bukan aku kok yang nyuri di desa ini...


__ADS_2