I AM SPECIAL INDIGO

I AM SPECIAL INDIGO
Bab 184


__ADS_3

Sie dan Aldo keluar dari kamar sekedar jalan-jalan dan melihat-lihat situasi pantai saat malam hari. Sie sengaja mengajak Aldo juga untuk mencari info tentang sosok Aldo.


" permisi pak... ucap sie pada bapak tua penjual makanan.


" iya neng... ada apa...


" bapak orang sini ya...


" iya neng rumah bapak di daerah sini...


" udah lama pak jualan di sini...


" sudah neng... lama banget...


" Oia pak... boleh saya tanya sesuatu ke bapak...


" tanya aja neng Monggo...


" bapak... denger-denger 2 hari yang lalu ada anak hilang ya di pantai sini...


" iya neng rombongan pemuda-pemudi... 6 orang neng yang 1 hilang yang 2 kritis neng...


" ya Allah itu ceritanya gimana ya pak..


" bapak sih nggak tahu pasti ya neng tapi... kayaknya mereka ituloh foto-foto apa namanya itu...


" Selfi..


" iya itu apa selpi... di pinggir teluk yang diujung sana neng... padahal ombak lagi kenceng.... sudah dibilangin neng tapi pada nggak denger...


" yang hilang cewek apa cowok...


" cowok kalo nggak salah neng terus yang kritis cewek...


" maaf neng kalo boleh bapak tahu neng aslinya dari mana... ?


" kami dari Jakarta pak... sekedar refresing ke sini... katanya di malang Selatan banyak tempat destinasi wisata pantai...


" banyak neng mulai dari barat itu ada pantai ngliyep, balaikambang, batu bengkung, teluk asmara, banyak pokoknya neng...


" iya soalnya kami juga baru pertama kali ke sini...


" oooh... iya selamat menikmati saja neng keindahan pantai kota malang Selatan...


" iya pak... makasih informasinya ya pak...


" iya neng sama-sama...


" ayo L... kita jalan-jalan lagi...


" yang lain belum pada keluar cinta... nggak nungguin yang lain juga...


" ya udah deh... panggil mereka, aku tungguin disini...


Tak lama Aldo pergi ke penginapan memanggil teman yang lain. Sosok Aldo mendatangi lagi siera.


" jangan sedih, insyaallah aku akan berusaha menemukan jasadmu...


" jasadku tidak jauh sie... tapi ada di dekat teluk itu, hanya saja jasadku terperangkap...


" di dekat teluk...


" he em... tolong aku ..


" huuuuh.... aku harus meminta pertolongan penguasa pantai ini untuk melepaskan kamu...


" terima kasih...


" tidak mungkin aku akan pergi sendiri, aku harus meminta pertolongan Satria dan ratu Gayatri.


Tak lama Sie memanggil satria dan ratu Gayatri...


" assalamu'allaikum sie...


" wa'allaikumussalam... Yang mulia raja dan ratu...


" apa yang membuatmu memanggilku ke sini sie... ini tempat nyai ratu berkuasa...

__ADS_1


" boleh aku meminta tolong pada anda yang mulia...


" pertolongan apa yang kamu inginkan...


" aku ingin kamu membebaskan jasad Aldo yang tersembunyi di bawah teluk itu...


" Aldo...


" iya pemuda ini bernama Aldo...


" sejak kapan


" 2 hari yang lalu ..


" aku akan meminta ijin untuk mengeluarkan jasad Aldo...


" terimakasih banyak


Satria dan Gayatri pergi dan menuju ke dekat teluk. Sie melihat satria dan Gayatri menghilang di sana. Tak lama setelah itu dia melihat satria dan Gayatri muncul dihadapan Siera.


" bagaimana...


" kamu tenang saja, besok jasad dia akan di temukan oleh orang-orang sini...


" terima kasih banyak... ucap Aldo.


" sekarang kami berdua pergi dulu...


" iya sekali lagi terima kasih...


" Aldo, sekaran) kamu jangan bersedih... jasad kamu sudah dikembalikan...


-l)


" aku masih belum tenang, bisakah kamu membantuku membawa teman-temanku kembali... aku ikhlas jika memang takdirku harus berakhir disini...


" aku tidak bisa melawan takdir Aldo, jika memang kedua temanmu tak terselamatkan... kamu juga harus ikhlas...Fackyou)


" baiklah sie... terima kasih banyak.--)


Tak lama Aldo menghilang bersama dengan Aldo dan yang lain sudah menuju ke arah siera.


" nih... nunggu adek Lo dandan...


" L...


" iya...


" masalah Aldo sudah beres...


" cepet amat...


" aku minta bantuan raja Satria dan ratu Gayatri, karena disini bukan ranah aku... aku nggak bisa masuk ke air...


" tunggu... tunggu... Aldo siapa maksud Lo sie... ucap Dafa.


" oooh itu... dia sosok yang minta tolong gue karena jasadnya belum diketemukan...


" ooooh... terus hasilnya gimana...


" Alhamdulillah sudah beres... lihat saja besok...


Mereka malam ini menghabiskan malam dengan acara membakar jagung, ikan dan sosis. Suasana malam di pantai balaikambang, tak ada sepinya orang jadi tidak membuat suasana menjadi bosan.


Pukul 11 malam mereka menyudahi acara bakar-bakar dan kembali ke kamar masing-masing. Karena lelah yang melanda mereka akhirnya tertidur.


Pukul 4.30 Sie terbangun dan akan menuju ke kamar kecil setelah itu melaksanakan kewajibannya bersama dengan Aldo.


Setelah selesai mereka berdua keluar kamar suasana yang masih sedikit agak kelap dan hawa yang dingin membuat bulu kuduk berdiri.


" hiii... dingin banget ... ucap sie seraya mendekap badannya dengan kedua tangannya.


Aldo langsung memeluk tubuh sie dari belakang.


" masih dingin...


Sie tersenyum dan menoleh sedikit ke arah Aldo.

__ADS_1


" sedikit... pantes ya di malang terkenal dingin... berrrrr...


" kruuuuuk... bunyi perut siera.


" laper ya ...


" he em... mau makan tapi nunggu mereka sekalian habis itu kita berenang...


" boleh... tapi ayo jalan-jalan sebentar dari pada di kamar terus...


" boleh deh...


Terlihat di arah teluk banyak orang yang bergerombol. Sie dan Aldo yang penasaran langsung mendekat.


" ada apa pak... tanya sie kepada seorang nelayan.


" ooh ada mayat neng yang hilang 3 hari yang lalu udah ketemu...


" cowok pak...


" iya...


Tampak arwah Aldo sedang berada di kerumunan orang-orang itu memandang ke arah sie tapi masih dengan pandangan mata yang sedih.


Sie dan Aldo mendekati kerumunan dan arwah Aldo mendekati sie dan berbicara padanya


" kenapa masih sedih kan udah ketemu...


" 2 temen aku masih kritis... dan roh mereka juga masih terperangkap di sini ...


" insyaallah aku akan berusaha membantu kamu...


" haruskah gue minta bantuan satria lagi tapi kalo nggak... nggak mungkinkan gue terjun ke bawah sana... Sie nampak bingung ... baiklah aku akan meminta tolong pada satria saja... batin Siera


Tak lama lagi sie memanggil satria,kemudian satria muncul di hadapan sie da arwah Aldo.


" assalamu'allaikum.... salam satria


" wa'allaikumussalam... ucap sie.


" sie...


" aku butuh bantuan kamu lagi...


" apa...


" 2 teman Aldo rohnya masih terperangkap di dasar teluk ini...


" huuuuh... baiklah aku akan berusaha menolong mereka...


Satria masuk ke dalam air dan tak lama kemudian dia sudah datang tapi tak membawa apa-apa.


" maaf sie... aku tidak bisa... dia menjadi abdi dalem nyai...


" kenapa bisa begitu...


Tak lama sosok nyai ratu pantai selatan keluar dari istananya dan mendekati siera, seketika suasana menjadi hening seperti tidak ada manusia sama sekali.


" kamu gadis pemberani dan berhati suci... selama ini kamu banyak menolong sosok-sosok yang masih terperangkap di dunia ini... tapi untuk 2 gadis yang kamu minta... tidak bisa cah ayu ...


" mohon ampun ibu ratu ... tapi kenapa tidak bisa ...


" mereka berdua adalah persembahan dari kedua orang tuanya dan itu adalah perjanjian mereka sewaktu muda dulu... untuk mendapatkan kekayaan...


" astaghfirullah hal'adzim... benarkah seperti itu ibu...


" iya... jadi buat kamu... tunjuk ibu ratu ke Aldo.. ini sudah takdirmu jika kamu harus meninggal di sini... dan jasadmu sudah di ketemukan... kamu bisa pergi dan ikhlaskan kedua temanmu...


" iya ibu ratu... sie... terima kasih banyak...


" sama-sama Al... selamat jalan semoga kamu bisa tenang sekarang ...


" terima kasih ibu ratu dan maaf jika saya telah lancang menyuruh teman saya untuk mengganggu ketentraman di sini...


" tidak apa-apa cah ayu ... teruskan perjalanan hidupmu memberi banyak pertolongan pada mereka yang membutuhkan kamu ... aku pamit cah ayu .. Raden...


" iya... terima kasih ibu ratu... ucap sie dan Satria.

__ADS_1


Setelah itu suasana yang tadinya hening kembali ramai, dan banyak orang berbondong-bondong untuk melihat jasad Aldo yang sudah membengkak dan terbujur kaku.


__ADS_2