I AM SPECIAL INDIGO

I AM SPECIAL INDIGO
Bab 17


__ADS_3

" sie... Ini handphone untuk kamu dan sudah ada daftar nama kontak kita di handphone kamu...


" wah... Sie dapet handphone pa.. Makasih ya pa.. Ucap sie tersenyum senang dengan mata yang berkaca kaca..


" kenapa kamu mau menangis... Tanya mama


" sie seneng ma, pa... Seumur-umur baru kali ini sie pegang handphone apalagi handphonenya bagus lagi... Sekali lagi sie ucapin makasih buat mama sama papa yang udah manjaain sie... Sie sayang sama kalian...


" sama mama papa doang nih sayangnya, sama dina nggak... Ucap dina dengan mata melirik Siera...


" sama lo tentunya dong, lo adalah saudara satu satunya gue... Sampai kapanpun lo akan tetap jadi nomer 1 di hati gue...


" oh... So sweet... Ucap dina sambil memeluk siera, dan dibalas pelukan juga oleh Siera


" jadi mama sama papa berharap walaupun kalian bukan saudara kandung, kalian akan tetap saling menyayangi jangan pernah ada perselisihan... Kalian mengerti


" siap mamaku sayang... Ucap Siera dan dina bersama-sama sambil memeluk mama yunita...


" mama doang yang di peluk papa nggak... Ngirim dong papa


" ooooh... Papa... Ucap Siera dan dina sambil memeluk papa


" pa, ma nanti dina berangkat bawa mobil sendiri ya...


" kenapa sayang, kamu g mau dianter sama pak romli


" nggak ah ma dina lagi pengen bawa mobil sendiri...


" Ya udah kamu hati hati ya di jalan...


" kalau begitu dina berangkat dulu... Ucap dina mencium tangan kedua orang tuanya dan mencium pipi orang tuanya tak lupa dina juga mencium pipi Siera...


" hati hati ya sayang jangan ngebut-ngebut


" siiip... Ucap dina sambil melangkah menuju mobil ya dan pergi ke sekolah


Setelah dina pergi, giliran papa Ronal dan Siera yang pergi menuju sekolah lama Siera...

__ADS_1


Empat puluh lima menit perjalanan dari rumah keluarga anggaran ke sekolah lama Siera.


Saat memasuki gerbang sekolah, banyak tatap mata memandang ke mobil milik papa Ronal. Setelah papa Ronal keluar dan diikuti Siera dari belakang, semua yang melihat Siera saling berbisik-bisik. Sie tak menghiraukan, dia tetap jalan di belakang papa Ronal sampai tiba di depan ruang kantor.


Sie dan papa Ronal di persilahkan masuk oleh kepala sekolah. Kepala sekolah nampak kaget melihat sie ada di sekolah ini.


" selamat siang bu kepala sekolah... Ucap papa tegas penuh wibawa


" selamat siang pak... Ada yang bisa saya bantu


" perkenalkan nama saya Ronal anggara, saya papa angkat dari Siera...


" loh siera, kemana saja kamu baru masuk sekolah. 2 bulan kamu nggak ada kabar, kami mencari kamu di rumah kamu. Kata ibu kamu, kamu pergi dari rumah... Apa itu benar sie


Sie yang mendapat pertanyaan seperti itu nampak bingung


" maaf ibu kepsek, selama ini saya tidak pernah pergi saya ada kok


" tapi kata ibu kamu, kamu kabur dari rumah


" sakit, kamu sakit apa?


" maaf bu, boleh ijinkan saya yang berbicara... Sela papa ronal


" baik pak, saya rasa lebih baik anda menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi selama 2 bulan ini pada Siera, dan kelihatannya Siera masih sock dengan apa yang saya ucapkan


" tentu saja bu kepsek Siera merasa sock karena selama 2 bulan ini Siera koma di rumah sakit


" apa Siera koma, tapi kenapa pak...


" jadi begini bu... 2 bulan yang lalu tepat di hari minggu sie menyelamatkan putri saya yang hampir tertabrak mobil, dan datanglah Sie yang menolong putri saya hingga sie sendiri yang harus tertabrak mobil, dan selama 2 bulan itu sie koma... Baru tersadar 3 hari yang lalu bu...


" Ya Allah sie... Ibu mohon maaf jika kejadiannya seperti itu tetapi ibu kamu sendiri sie yang memberi tahu kalau kamu kabur dari rumah...


" ehm tidak apa apa bu...


" oia bu kedatangan saya ke sini, saya akan memindahkan sekolah sie ke tempat sekolah putri saya dina...

__ADS_1


" apa betul itu sie, ucap bu kepsek kepada Siera...


" benar bu...


" baiklah kalau seperti itu kami dari pihak sekolah akan segera mengurus surat pindah sekolah untuk Siera...


" bu, boleh saya minta ijin buat ketemu temen-temen saya di kelas...


" boleh sie....


" pa, sie mau ketemu teman - teman sie dulu ya...


" iya sayang...


➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖


" galih, sini lo... Cepetan


" apaan sih no.. Ucap galih dengan ekspresi dinginnya...


Dia adalah galih cowok tampan di sekolah SMA ANEKA JAKARTA. Cowok yang menyukai Siera dari kelas X dan menjadi teman sekelas siera, sejak kepergian Siera dua bulan yang lalu galih yang selalu periang dan murah senyum itu harus berubah dingin karena cewek yang dia sukai tiba-tiba pergi tak ada kabar.


Hingga nino teman sekelas ya memanggilnya dan memberi tahu kalau Siera datang ke sekolah dengan seorang lelaki seumuran ayahnya...


" lo g bakal percaya dengan apa yang gue liat gal...


" emang lo liat apaan sampai teriak teriak gitu kayak ngeliat hantu aja...


" gue gal... Gue liat Siera dateng sama om-om...


" apa lo bilang lo jangan ngomong sembarangan ya no...


" gue g ngomong sembarang gal, noh liat dia sekarang ada di ruangan kepsek...


Galih yang mendengar Siera ada di ruangan kepsek langsung berlari ke ruang kepsek..


Saat dekat dengan ruang kepsek, galih memang melihat Siera baru saja keluar dari ruang kepsek. Tanpa pikir panjang, galih langsung memeluk Siera di depan siswa siswi yang saat itu ada yang di depan ruang kepsek. Sie yang kaget dengan seseorang yang tiba-tiba memeluknya merasa kaget.

__ADS_1


__ADS_2