I AM SPECIAL INDIGO

I AM SPECIAL INDIGO
Bab 83


__ADS_3

Waktu menunjukkan pukul 7 malam, mereka bertiga sedang bersantai di halaman belakang tak lama kemudian sang papa datang dan menghampiri mereka bertiga...


" selamat malam sayang-sayangnya papa.. Ucap papa Ronal sambil memeluk dan mencium mereka bertiga bergantian


" selamat malam papa... Ucap 'mereka


" gimana pa, rapatnya lancar...


" alhamdulillah lancar ma..


" Ya udah papa mandi dulu mama siapin air anget habis itu kita makan bersama.


Papa dan mama menuju ke kamar mereka..


Sie menunggu kedatangan papa dan mamanya,... Dengan perasaan gugup sie akan menceritakan semuanya pada papa dan mamanya. Dina melihat kakaknya yang gugup merasa heran


" kak, kenapa lo gugup sih...


" nggak kok dek, gue mau jujur sama papa sama mama sama lo juga.


" soal apa...


" nanti lo juga bakalan tahu...


" ehm... Ya udah...


Tak lama kemudian mereka bertempat sudah duduk di meja makan dan memulai makan malam, setelah selesai... Mereka duduk diruang keluarga untuk sekedar mengobrol berbagi cerita.


" ehm ma..pa..sie mau ngomong sama kalian tentang sesuatu yang sangat penting


" waduh apa ini kok papa jadi deg-degan ya..


" papa.. Harusnya yang deg-degan itu sie bukan papa...


" kenapa kamu yang deg-degan dan gugup gitu...


" ehm... Itu pa.. Aldo... Ehm... Aldo...

__ADS_1


" iya kenapa dengan aldo..


" ehm itu pa... Ucap sie gugup dengan memainkan jarinya.


" udah sie ngomong aja sayang kenapa, ada apa dengan aldo... Ucap mama berusaha menenangkan sie yang sedang gugup


" ehm.. Aldo ngajak sie nikah pa.. Ucap sie sedikit pelan tapi masih terdengar papa, mama dan juga dina


" apa nikah... ????? Ucap papa sedikit kaget begitu juga mama dan dina yang sama-sama menganga


" iya pa... Nikah...


" memang kenapa aldo ngajakin kamu nikah jangan-jangan kamu kebablasan sie... Ucap mama sedikit dengan nada tinggi.


" nggak kok ma, pa, sie malah nggak pernah kok ngapa-ngapain sama aldo...


" lah terus katakan alasannya apa hingga kalian harus menikah... Ucap papa menimpali dengan sikap santai


Sie yang merasa takut tidak diperbolehkan oleh mama papa ya hanya bisa menunduk...


" itu, pa..ma..sie mau memenuhi janji sie..


" ehm... Jadi gini pa.. Sebelum kita berangkat liburan kemarin, al memang udah bilang ke sie mau ngajak sie nikah tapi sie kira itu bercanda ya sie nggak nanggepin lah pa..ma..


" terus kenapa sekarang jadi kamu mau menuhi janji kamu.


" ceritanya gini pa, ma.. Kemarin itu waktu kita liburan, aldo sempat diculik sama siluman ratu ular pa..ma..


" apa...siluman...ucap papa dan mama barengan sambil melihat satu sama lain dan mereka juga memandang dina, dina mengangguk mengiyakan.


Terus...


" jadi waktu aldo dibawa ke alam mereka, sie berusaha menyelamatkan aldo ma...pa.. Sie berhasil meny-elinap masuk dan mendengar obrolan ratu ular itu dengan teman sie satria yang juga seekor ular, satria suka sama sie tapi sie menolak.. Setelah itu sie beranjak mencari keberadaan aldo.. Hingga akhirnya aldo ketemu di sebuah ruangan tapi aldo tertidur pa..ma.. Sie bingung harus gimana bangunin aldo berbagai cara sie lakukan agar aldo bangun tapi tetep aldo nggak bangun, lama sie mencari cara hingga sie bilang ke aldo kalo sie mau nerima nikah sama dia tapi aldo masih tetep belum bangun juga, akhirnya sie inget kalo sihir itu bisa dipatahkan dengan seseorang yang mencintainya tulus dengan menciumnya..jdi maaf ma..pa.. Sie sudah berani mencium aldo hingga aldo langsung tersadar. Dan kita berdua keluar dari tempat itu..


Setelah itu sie menceritakan tentang pertarungan gayatri dan aki jatmika serta satria yang sudah mau menerima cuma berteman dengan sie.


" wah... Wah.. Ternyata masih ada ya cerita seperti ini kayak dongeng aja.. Ucap papa ronal

__ADS_1


" tapi kamu nggak boong kan sayang... Ucap mama yunita ragu


" nggak lah ma, sie nggak mungkin bohong sama mama lagian dina juga lihat semuanya kok... Ya nggak dek


" iya ma...


" tapi kok ada yang aneh ya apa memang ada hal semacam itu...


" papa nggak percaya sama sie... Ok deh sie bakal buktiin ke papa apa yang sie bilang itu benar, sie akan memanggil teman sie yang bernama satria..


" ehm boleh papa ingin tahu seperti apa sosok yang sudah mencintai putri papa selain aldo


Sudian memejamkan mata, berdo'a dan memanggil satria


" Satria temanku datanglah... Aku memerlukanmu...


Tak lama kemudian satria datang dan menampakkan sosok manusianya kepada keluarga sie. Papa dan mama yunita tercengang dan menganga melihat satria..


" wao...bener-bener amazing... Ternyata siluman itu nyata adanya ya... Ucap papa Ronal tak percaya


" sat, tolong kamu ceritain ke papa sama mamaku apa yang sebenarnya kemarin terjadi


Akhirnya satria menjelaskan semuanya hingga papa dan mama mengangguk-angguk mengerti.


" gimana pa...ma... Sie nggak boong kan dan sat, aku minta maaf udah ganggu waktu kamu..


" nggak papa sie, kamu adalah temanku jika ada sesuatu yang penting dan kamu butuh aku.. Panggil aku.. Ucap satria dengan senyuman ya. Kalo begitu aku pamit dulu ya sie...


" ok sat, makasih ya... Satria segera menghilang.. Gimana pa, ma.. Apa keputusan papa tentang ini...


" ehm, sie apa kamu sudah siap berumah tangga nak... Rumah tangga itu bukan hanya menahan nafsu saja nak tapi juga menyatukan dua perbedaan..ucap mama yunita


" insyaallah sie sanggup dan siap ma..


" ok.. Kalo begitu papa akan mempertimbangkan semuanya setelah keluarga aldo datang ke sini langsung melamar kamu...


" makasih pa... Ma... Ucap sie sambil memeluk mama papanya

__ADS_1


" terus kalo kakak nikah dian sendiri lagi dong...


" Ya nggak lah dek kakak akan tetep ada buat lo kok


__ADS_2