
Dafa masuk ke kamar setelah mengetuk pintu.
" Daf, tolong kamu jaga Aldo ya... gue nggak mau dia kenapa-napa...
" ok...
" gue akan buka mata batin kalian berdua agar kalian bisa saling menjaga diri, dan jangan sekali-kali kalian membuka pintu sekalipun itu wujudnya adalah gue. jika memang benar itu gue, gue akan memberikan tanda khusus buat kalian agar kalian tahu itu adalah gue...
" apa itu cinta...
" gelang couple kita yang waktu kita beli di jogya... gelang ini tak akan bisa di pakai oleh orang selain aku L... kamu mengerti kan...
" iya aku mengerti...
" Oia... kamar ini juga sudah aku kasih pagar gaib agar Kunti itu tidak bisa masuk ke kamar ini..Sekalian aku juga akan memagari kamar teman-teman yang lain tidak menutup kemungkinan Kunti itu akan membalas dendam padaku karena tadi siang aku sudah melukainya.
Sie membuka mata batin Aldo dan Dafa bersama.
" ok... gue keluar dulu ya...
" cinta...
" Hem... hati-hati... kembali untuk ku... love u
" siapa L sayang... love u too... assalamu'allaikum...
" wa'allaikumussalam...
Sie keluar dari kamar Aldo dan berdiri di setiap kamar untuk memagari kamar teman-temannya.
Sosok Kunti itu heran dengan apa yang Sie lakukan. Setelah selesai Sie menuju ke halaman belakang tempatnya ditumbuhi ilalang yang sangat tinggi dan memang terdapat pohon besar di halaman belakang.
Di tengah jalan Sie di hadang oleh sosok Kunti merah yang dendam kepada Sie.
" mau kemana kamu...
" jalan-jalan... memang kenapa... nggak boleh ya...
" ini daerah kekuasaanku dan raja Wowo...
__ADS_1
" tahu... tapi apa nggak boleh gitu gue maen ke sini... kan ini juga jalanan umum...
" nggak boleh... di sana rajaku sedang ada ritual jadi kamu tidak boleh ke sana....
" gue nggak perduli malah gue penasaran kok ada ya orang yang berani masuk ke sini dan langsung menuju ke pohon besar itu...?
" itu bukan urusan kamu...?
" kata siapa... gue tidur terbangun gara-gara suara langkah kaki manusia makanya gue terganggu...
" dasar kamu manusia keras kepala... silahkan saja kamu mengganggu ritual raja Wowo, agar rajaku mendapat kesenangan baru dan aku bisa mendapatkan pangeran cintaku...
" ngayal... lo itu nggak bisa sama manusia lagian dia itu suami gue...
" terserah apa kata kamu... aku suka sama suami kamu... silahkan kamu melihat ritual raja Wowo dan aku akan menjemput calon suamiku...
Sie tersenyum dan berlalu pergi meninggalkan Kunti merah menuju pohon besar.
Tepat di bawah pohon besar Sie melihat seorang wanita melakukan ritual membakar dupa dan menyerahkan sesaji untuk sosok genderuwo yang ada di depannya.
Tak lama, wanita itu melepas seluruh pakaiannya dan tidur telentang di atas tikar tempatnya duduk tadi. Tak lama setelah itu Wowo yang berbadan besar, berbulu lebat merubah wujudnya menjadi sosok laki-laki yang tampan.
" ritual apa yang perempuan itu lakukan... astaghfirullah hal'adzim....
Tak lama sosok itu mulai menyetubuhi perempuan itu. Sebenarnya Sie merasa jijik melihat apa yang ada di depannya tapi Sie sendiri berpikir jika dia menghentikannya sekarang pasti akan membahayakan perempuan itu. Jadi Sie membiarkan dulu pergulatan antara sosok Wowo itu dan perempuan itu.
Sie memainkan hpnya melihat-lihat sosmed dari pada harus melihat adegan plus-plus. Tak lama datang pak Jaenal dan berjalan mengendap-endap kemudian menepuk bahu Sie pelan.
" Astaghfirullah hal'adzim pak Jaenal ngagetin Sie aja pak..
" neng ngapain...
" lihat adegan dewasa pak...
" astaghfirullah hal'adzim... memang nggak tahu malu tu si lestari.... tapi saya nggak bisa berbuat apa-apa itu keinginan dia...
" maksud bapak apa...
" dia dulu istri saya neng, tapi dia melakukan pesugihan dengan menyembah sosok itu dengan syarat menjadi pemuas nafsu. Jika tiap malam Jum'at Kliwon dia akan melakukannya di sini tapi jika malam-malam lain dia akan melakukannya di rumah...
__ADS_1
" ini harus di hentikan pak .. nggak bisa di biarkan...
" iya neng... tapi saya nggak bisa apa-apa melawan mahkluk itu...
" Oia neng sosok Kunti merah berusaha masuk ke kamar yang di ujung sini tapi selalu terpental...
" iya, setiap kamar sudah Sie kasih pagar gaib agar tidak bisa masuk...
" Alhamdulillah kalo begitu...
Tepat pukul 3 acara gulat menggugat akhirnya selesai dengan senyum puas Wowo itu mengakhiri pergulatannya begitu juga dengan lestari yang sama-sama tersenyum puas...
" terima kasih raja Wowo kamu memang yang terbaik...
Selesai berpakaian, Sie dan Pak Jaenal sengaja keluar menemui Wowo dan lestari karena jika selesai berhubungan intim tenaga wowo itu terkuras habis, menunggu beberapa jam untuk mengembalikan kekuatannya.
" wah...wah... mbak kelihatannya seneng sekali ya dapat sesuatu yang baru... Dan kamu juga Wowo kelihatannya menikmati sekali ya melakukan itu dengan manusia...
" siapa kamu gadis cantik... ucapnya dengan suara besar. kenapa kamu memasuki daerah kekuasaanku...
" aku... perkenalkan namaku siera... aku tadi nggak sengaja loh lihat kalian berdua main kuda lumping di sini... mbak apa nggak dingin... kok nggak sekalian tadi bawa kasur sih mbak...
" bukan urusan kamu .. oh.. jadi kamu mas yang mengadu pada gadis ini...
" nggak kok... dia tahu sendiri malah dia datang lebih dulu disini dari pada aku...
" sudahlah mbak jangan menyalahkan pak Jaenal... Sie tahu sendiri kok.. wo, tindakanmu ini sungguh di luar nalar wo... apa yang kamu janjikan pada mbak lestari kalo dia mau melakukan hubungan suami istri sama kamu...
" kekayaan... aku selalu memberi dia kekayaan... aku juga bisa memberikan untuk kamu asal syaratnya kamu mau bersetubuh dengan aku...
" astaghfirullah hal'adzim... amit...amit...
" hahahahahahaha.... kenapa gadis cantik... kamu kelihatannya lebih menarik dari pada lestari... kamu lebih cantik... aku jadi suka dengan kamu dan juga teman-teman perempuan kamu yang lain... aku ingin menikmati tubuh mereka satu-satu...
" enak aja kalo ngomong... berani kamu... sini hadapi aku dulu...
" ternyata kamu gadis pemberani... aku suka gaya kamu... sini sayang... simpan tenaga kamu lebih baik kamu ikut aku... aku akan menjadikan kamu permaisuri ku...
" ngimpi...
__ADS_1
Wowo itu nampak tersinggung dan marah