
Sepulang sekolah Shariq langsung masuk ke kamar setelah mencari keberadaan sang mami yang nggak ada. Karena capek, dia terlelap dalam tidurnya.
Pukul 3 sore Shariq terbangun karena ada suara tangisan di sebelah kamarnya.
" jangan ganggu gue... gue lagi males berurusan sama Lo...
" huhuhuhuhuhu... tangis makhluk itu semakin kencang.
" apaan sih Lo... ntar dikirain orang Lo... gue apa-apain...
" orang siapa... manusia di sini selain Lo sama mami Lo nggak akan tahu tangisan gue...
" bener juga Lo...
" Lo kenapa...
" tolongin gue ya...
" apaan...
" gue tersesat... gue mau pulang tapi nggak tahu jalan pulang...
Shariq tertawa karena baru kali ini dia merasa aneh karena hantu kok kesasar.
" kenapa Lo ketawa...
" heh... Lo tu hantu... masak iya hantu bisa kesasar... Lo kan bisa ngilang...
" iya tapi beneran gue lupa jalan pulang...
Shariq penasaran dengan sosok tersebut kemudian dia berdiri dan melihat ke jendela dimana sosok itu sedang berdiri.
" Lo baru kecelakaan ya...
" iya...
" muka Lo nggak papa... pasti otak Lo ni yang luka...
" makanya tolongin gue dong... gue pengen balik...
" ok... gue bakal tolongin Lo tapi nggak sekarang... gue masih sibuk...
" ok... nggak papa makasih ya... eh... btw... di rumah Lo banyak sosok kayak gue...
" banyak... ada sahabat mami gue... ada juga temen gue... yang lain mah... gue biarin aja... kasihan dari pada kelayapan di luar...
" kalo gitu gue bolehkan tinggal disini sementara...
" boleh... ntar gue kenalin sama temen-temen gue sesama makhluk astral kayak Lo...
" asyik... gue nggak kesepian lagi...
Shariq keluar dari kamarnya dan melihat sang mami sedang berbicara dengan Romy.
" selamat sore mamiku yang cantik...
" selamat sore sayang... baru bangun...
" iya... mami dari mana sih... tadi sepulang sekolah Shariq cariin mami nggak ada...
" oooh... tadi mami belanja ke depan sayang... Shariq sudah makan...
" belum mi...ini mau makan laper banget...
" om Romy... dapat tugas ya dari mami..
" iya.. ya udah om pergi dulu... bye sie...
" Hem... makasih ya...
__ADS_1
Shariq memakan makanannya dengan lahap.
" Shariq... pelan-pelan dong makannya...
" hehehehe... Shariq laper mi... Oia mi... Shariq ada sosok 1 lagi ma cewek ... dia pulang kesasar dan lupa jalan pulang...
" beneran...
" iya mi... tu dia...
sosok itu mendekati Shariq dan siera yang sedang makan di meja makan.
" cantik... gumam siera.
" apaan mi...
" nggak kok...
Sosok itu tersenyum ke arah siera. Siera tahu sosok itu belum mati tapi masih berkelana dan sedang mencari jalan pulang.
" Shariq...
" iya mi...
" tolong gadis ini... temukan jalan pulang untuknya..
" siap mi... Shariq akan selalu bersedia membantunya mi....
" bagus, kamu memang anak mami yang terbaik sayang...
" papi belum pulang mi...
" belum... papi kamu bilang lembur hari ini...
Selesai makan Shariq kembali ke kamarnya.
" Alea...
" Lo kecelakaan dimana...?
" di dekat sekolah Ardikatama...
" Oia Riq... temen-temen Lo kemana...?
" lagi shopping kali...
" Lo ada aja sih riq...
Jam makan malam tiba, Shariq dan sang mami makan hanya berdua karena Aldo masih lembur. Hanya dentingan sendok yang terdengar saat sedang menikmati makan malam.
Usai makan, Shariq kembali ke kamarnya karena sedang mengerjakan PR yang di berikan tadi siang.
Tak lama terlihat Margaretha masuk ke kamar Shariq
" permisi... hantu cantik datang... ucapnya.
Retha kaget dengan adanya sosok hantu perempuan yang ada di dekat Shariq.
" siapa dia riq...?
" kenalin namanya Alea...
" hai... gue Alea... kamu siapa...?
" gue Margaretha... Lo bisa panggil gue Retha seperti Shariq manggil gue...
" dari mana Lo tha...? tanya Shariq
" hehehehe...gue habis keliling lihat-lihat sekitar... Oia Riq... di depan jalan yang di dekat lapangan kan ada jalan kecil menuju kampung tuh...
__ADS_1
" he em... kenapa...
" disana ada sosok Wowo yang suka makan ternak warga riq... Lo harus bantu warga untuk menangkap Wowo itu... dia sudah meresahkan banyak penduduk kampung riq...
" sejak kapan kejadian itu...
" seminggu ini...
" ok... nanti pukul 9 kita keluar dan lihat gimana sosok itu beraksi...
Setelah menyelesaikan PRnya tepat pukul 9 malam, Shariq ijin pada maminya untuk menyelesaikan tugas. Sebelum berangkat shariq sudah menceritakan semua pada maminya.
Shariq berjalan kaki sendirian kalo orang normal yang melihatnya, padahal dia di temani Retha dan Alea.
" disana kan dekat rumah Dewa...
" iya..
" tapi dewa kok nggak pernah cerita...
" nggak tahu...
" kita ke rumah Dewa aja nunggu disana...
" boleh...
10 menit mereka sampai di depan rumah Dewa dan di sana juga ada banyak orang yang sedang akan ronda malam.
" selamat malam bapak-bapak... mau ronda ya.
" eh..malam riq... kamu kok ke sini ...ucap salah satu warga yang memang sudah mengenal Shariq.
" iya pak... mau ikut ronda...
" lah..besok kan kamu mesti sekolah...
" nggak papa... gantiin papi yang masih lembur... Dewa nya ada...?
" ada...barusan keluar trus udah masuk lagi...
" kamu masuk saja Riq, mungkin lagi lihat tv..
Shariq masuk dan benar saja Dewa sedang melihat tv
" Wa... ngapain Lo...
" loh riq , Lo ngapain disini malem-malem... nggak biasanya...
" gue dapet laporan dari Retha katanya banyak ternak korban yang jadi korban...
" iya...emang Lo tahu siapa yang melakukan...
" tahulah... nanti kalo sudah jamnya pasti ketangkep..
" sombong amat...
" bukannya sombong wa,cuman congkak dikit... hehehehe...
Mereka berdua tertawa bersama. Shariq ikut menonton tv sampai bapak-bapak yang diluar bubar untuk mengitari kampung mereka.
" Lo nggak bilang ke mereka riq siapa yang melakukan....
" nggak... gue g mau mereka takut... karena sosok ini wujudnya menyeramkan...
" hiiiiiii... kalo gitu gue juga takut dong ...
" kenapa mesti takut... kan ada gue ..
" iyaya bener juga
__ADS_1