
Buspun kembali berjalan dan benar saja setelah 30 menit perjalanan nampak hutan disebelah kanan kiri jalan. sie melihat ada sebuah kerajaan yang berdiri megah di sebelah kanan jalan saat bus itu melintas. sie melihat kilatan-kilatan cahaya yang keluar dari dalam kerajaan itu.
Sie berdo'a dalam hati semoga Satria bisa menang melawan Buto ijo itu. hampir satu jam perjalan, satria menampakkan diri didepan sie. senyum kemenangan satria berikan kepada sie karena berhasil mengalahkan Buto ijo itu.
" Alhamdulillah sie, akhirnya aku dan Subang berhasil mengalahkan Buto ijo itu dan dia sudah meminta ampun dan berjanji tidak akan mengganggu Subang lagi...
" terima kasih satria kamu selalu ada untuk membantuku...
" sama-sama, karena urusanku sudah selesai aku pamit dulu... dan hati-hati diperjalanan. titip salam buat suami kamu...
" iya sat, titip salam.juga buat ratu Gayatri...
" assalamu'allaikum
" wa'allaikumsalam
mereka berdua berbicara dengan bahasa batin jadi teman-teman sie tidak beranggapan bahwa sie berbicara sendiri.
akhirnya, perjalanan mereka sampai juga di yogyakarta. karena pihak sekolah sudah konfirmasi dengan pihak hotel di sana, akhirnya bus pun berhenti di sebuah hotel yang cukup terkenal di daerah Malioboro.
setelah turun dan bersih-bersih badan, mareka istirahat sebentar dan setelah itu makan siang.
perjalanan pertama mereka menuju keraton Jogja . perjalanan tak sampai memakan waktu 30 menit mereka semua telah sampai di keraton.
mereka semua melihat lihat dan mengagumi seluruh isi keraton. hampir sore menjelang malam hari mereka puas menikmati suasana indah, asri dan nyaman di dalam keraton jogja. mereka kembali ke hotel untuk beristirahat dan makan malam.
setelah selesai makan malam mereka di bebaskan untuk berjalan-jalanndi sekitaran Malioboro. untuk membeliboleh-oleh atau berkuliner di Malioboro.
sie and the geng sangat antusias berjalan-jalan di Malioboro, mereka membeli beberapa oleh-oleh khas Jogja. Aldo berinisiatif membeli sebuah gelang yang sama dengan sie sebagai tanda ikatan cinta mereka.
__ADS_1
" cinta, sini ... yang ini bagus buat kita... ucap aldo sambil menunjuk sebuah gelang yang sangat cantik
" iya L... cantik gelangnya, sepasang lagi..
" wah... pilihan Aden memang tepat dengan gelang ini. gelang ini cuma tinggal sepasang dan ini satu-satunya lho den... kalo Aden nggak percaya coba nanti Aden keliling di toko pernak-pernik yang kayak gini nggak bakalan ada den.... ucap penjual itu
" masak sih kek... ucap sie masih belum percaya...
" iya neng, ini gelang khusus buat neng sama Aden... saya sudah lama nunggu kedatangan neng sama Aden kemari... dan Alhamdulillah hari inilah kita berjodoh neng...
" maksud kakek apa ya...
" maaf ya neng sebelumnya... saya tau siapa neng... neng adalah cucu dari Nurmala
" iya kek, itu Nurmala adalah uti saya... dan kakek kenal dengan itu saya... ucap sie kaget dan juga masih bingung
" bukan kenal lagi, dia adalah teman seperguruanku
" siapa yang tidak tau kalo kamu cucu Nurmala, wajah kamu itu bagai pinang dibelah dua dengan utimu waktu masih muda. dan aku sudah janji pada utimu akan memberikan gelang sepasang ini buat cucu utimu kelak dan Alhamdulillah hati ini kamu datang
" ya Allah kek... maaf saya tidak tahu...
" Ndak apa-apa ... jaga selalu gelang ini sepasang dengan pasanganmu. simpan dan pakailah gelang ini sebagai kenang-kenangan dariku...
" terima kasih kek... ucap sie
" iya... terima kasih kek... ucap aldo
" Aden, jaga selalu cucu Nurmala ini... jangan sekali-kali kamu menyakiti hatinya...
__ADS_1
" iya kek, saya akan selalu ingat pesan kakek...
tak lama kemudian Ria, Dina, Dito dan Dafa datang menghampiri sie dan Aldo
" widih... bagus bener tu gelang beli dimana... ucap Dito
" itu... ucap sie dan Aldo kompak menjawab...
" masih ada nggak yang kayak gini... ucap ria...
" iya kak, masih ada nggak... ucap Dina
" kalo yang kayak gini nggak ada tinggal ini doang... tapi kalo yang lain banyak... tu kalian beli di kakek yang sebelah situ...
" kakek... kakek yang mana...ucap Dafa bingung
" ya yang jual lapak aksesoris disitu kan kakek-kakek... ucap aldo
" becanda Lo nggak lucu Al... orang yang jual ibuk-ibuk Lo bilang kakek-kakek... ngaco Lo ...ucap Dito
" Lo yang ngaco orang gue sama sie tari yang layani kakek-kakek kok. ya nggak cin....
" iya dit, malah ini gue dikasih gratisan ... ucap sie sambil menunjukkan gelang yang dia pakek ke Dito
" kalo kalian berdua g percaya coba Lo liat sendiri deh... ucap Dito
akhirnya sie dan Aldo melihat kembali ke stand penjual aksesoris. dan ternyata apa yang Dito bilang bener penjualnya seorang ibuk-ibuk...
" loh cin, kok ibuk-ibuk yang jual terus kakek tadi mana...
__ADS_1
" ya udah lah L biarin aja mungkin ini rezeki kita... ucap sie sambil tersenyum ke arah kakek yang sedang berdiri di sebelah stand aksesoris itu kemudian sang kakek menghilang.