I AM SPECIAL INDIGO

I AM SPECIAL INDIGO
Bab 193


__ADS_3

Sasti pergi dan melambaikan tangan pada Siera.


" terima kasih Sie...


Sie menganggukkan kepala seraya tersenyum kepada Sasti setelah itu Sasti menghilang menuju cahaya putih.


" Siera terima kasih kamu telah membantu putri ibuk...


" sama-sama buk... sekarang tinggal mbak tari yang melaporkan kejahatan mas Priyo...?


" iya Sie kamu benar... walaupun mbak cinta sama mas Priyo dan dia adalah tunangan mbak tapi kejahatan dia tidak bisa di tolerir lagi...


" iya, mbak tari harus ikhlas dan kuat... kalo sewaktu-waktu mbak butuh Sie... ini Sie kasih nomor hp Siera...


" terima kasih Siera...


" sama-sama mbak...


" terima kasih...


" iya buk... kalo begitu kami permisi dulu...


" baik nak... hati-hati di jalan....


Mereka berempat meninggalkan rumah keluarga Sasti, saat hendak melangkah dan masuk ke dalam mobil... Sie melihat di seberang jalan dari rumah Sasti ada seorang ibu yang menangis merintih kesakitan, Sie mendekati ibuk itu.


" astaghfirullah hal'adzim.... ucap Sie saat sudah di dekat ibuk tersebut.


" ada apa kak... ucap Dina


" iya cin ada apa... ucap Aldo


" kasihan ibuk itu dia sakit tapi bukan medis.... kakak akan membantu ibuk itu...


" assalamu'allaikum buk... mbak...


" wa'allaikum salam... ucap seorang perempuan yang duduk di dekat ibunya.


" maaf mbak, boleh saya masuk...

__ADS_1


" silahkan...


" ibuk... ibuk... kenapa... jangan melamun ibuk... istighfar... astaghfirullah hal'adzim.... ibuk .. ucap salah satu perempuan yang ada di sisi ibuk itu sambil menepuk pipi ibuk tersebut


" Mbak maaf boleh saya lihat ibunya....


" silahkan...


" astaghfirullah hal'adzim... ini bukan ibuk mbak... banyak bayi bajang yang masuk ke dalam tubuh ibuk mbak... ada yang menggelayut di kaki ibuk mbak...


" astaghfirullah hal'adzim... kenapa jadi seperti ini... memang sekitar 2 bulan yang lalu ibuk sering melamun dan menangis sendiri...


" saya akan membantu berkomunikasi dengan mereka apa bisa mereka saya pindahkan...


Sie duduk bersila di depan ibuk tadi.


" maaf siapa nama ibuk mbak...


" ibuk sumiani...


Sie mulai memejamkan mata dan membisikkan do'a-do'a di telinga ibuk itu hingga ibuk itu berteriak seperti orang kesakitan. Sie membuang semua bajang yang ada di kaki ibu sumiani.


" Alhamdulillah....


" maaf mbak masih ada satu yang sulit di ambil dan itu sudah menyatu dengan tubuh ibuk sumiani...


" terus mbak bagaimana solusinya...


" ehm... saya akan bermediasi dengan sosok ini...


Sie kembali bersila dan memasuki alam bawah sadar ibu sumiani.


" assalamu'allaikum...


" wa'allaikumsalam...


" siapa nama kamu gadis cantik....


Sosok itu tak menjawab dia hanya tersenyum...

__ADS_1


" apa yang kamu inginkan dari ibuk sumiani...


" aku ingin dibelikan gamis


" gamis...


" iya... warna pink dusty....


" terus aku juga pengen boneka yang ada gambar i love u... aku ingin nasi dendeng ragi, sama bubur sum-sum...


" baik... aku akan menuruti semua keinginan kamu...


Setelah bermediasi Sie bangun dan tersenyum...


" mbak... tolong mbak Carikan baju gamis warna pink dusty, Carikan juga bubur sum-sum, dendeng ragi, sama boneka beruang yang warna pink ada tulisan i love u...


" sekarang mbak....


" iya mbak sekarang


" baik kalo begitu saya akan ke pasar mencari bahan nya biarkan adek saya disini menemani kalian...


" baiklah.... terserah mbak saja...


Kurang lebih hampir 1,5 jam Anisa mencari yang diminta hingga dia dapatkan. Tak berapa lama Anisa datang dengan membawa yang Sie minta.


Sie melakukan mediasi lagi untuk menyerahkan apa yang gadis itu minta.


" Oia mbak Anisa tolong siapkan kopi hitam sama teh juga


" baik mbak Sie


Setelah semua disiapkan Sie baru memulainya. Kurang lebih 1/4 jam Sie sudah selesai dan mendekati ibuk sumiani berusaha menghilangkan gadis itu.


" Alhamdulillah....


" gimana mbak sie...


" Alhamdulillah dia sudah ikhlas pergi...

__ADS_1


" Alhamdulillah....


__ADS_2