I AM SPECIAL INDIGO

I AM SPECIAL INDIGO
Bab 39


__ADS_3

" semua ini sudah takdir dari Allah... Jadi mulai sekarang kalian berdua harus saling menyayangi.. Ucap ayah pada sie dan istrinya


Sie dan bu rosmala saling memandang dan melempar senyum dan mengangguk kepada ayahnya. Dan ayahnya hanya tersenyum. Setelah itu ayahnya menghilang... Ibu rosmala masih mencari keberadaan suaminya.


" ibuk, ayah sudah pergi dan ayah sudah bahagia melihat kita sudah bersama..


" iya sie... Makasih ya...


" sama-sama buk... Ayok kita masuk ke dalam... Sebenernya sie kesini mau kerja kelompok, akan tetapi hal tak terduga malah terjadi... Buk, apa ibuk mau membantu sie mencari orang tua Siera...


" iya sie, ibuk akan bantu kamu... Oia sie sekarang kamu tinggal dimana...


" sie tinggal sama dina buk, gadis yang sie tolong waktu kecelakaan itu bahkan sie diangkat anak oleh kedua orang tua dina buk...


" wah mereka baik ya sie... Ibuk minta maaf sekali lagi sama kamu sie karena ibuk sudah menjual rumah peninggalan nenek,,, tapi hasil penjualan rumah nenek itu hilang sie diambil pencuri... Makanya ibu mendaftar di agen penyalur tenaga kerja hingga sebulan yang lalu ibuk di ambil untuk dijadikan asisten di rumah ini. Ibuk beruntung sie tinggal di sini, meskipun orang tua den aldo sibuk tapi mereka orangnya baik. Den aldo juga...


" Ya udah deh ibuk mau bantu mbak ani dulu siapin makan buat kalian semua...


" mau sie bantu buk...


" nggak usah katanya kamu tadi mau belajar kelompok...


Lagian kamu di sini tamu... Udah sono ke depan belajar yang rajin...


" siap... Ibu ratu... Bu rosmala tersenyum sambil mengacak rambut Siera. Setelah itu Siera menuju ke ruang tamu di mana teman-temannya sedang belajar. Sie langsung bergabung dengan mereka.


Mereka sedang asyik tanya jawab... Tiba-tiba Siera melihat makhluk yang sedang menurun anak tangga


" al, itu kakak lo... Ucap sie sambil menunjuk ke arah tangga


" mana sie... Ucap aldo sambil melihat ke arah yang sie tunjuk

__ADS_1


" ah udah biarin aja... Nggak ganggu kok. Tapi bentar ya gue mau tanya dia dulu kayaknya ada yang mau dia sampaiin... Ucap sie sambil berdiri dan berjalan ke arah tangga


" kamu siapa... Ucap sie pada makhluk itu


" gue andin


" lo kakaknya aldo ya soalnya lo kayak yang difoto itu


" iya gue kakak aldo


" kak andin lo masih ada urusan yang belum selesai di dunia ini...


" gue belum bisa ninggalin dunia ini karena mama gue belum ngikhlasin kepergian gue... Makanya mama menyibukkan diri dengan jarang pulang ke rumah ini agar nggak inget kenangan tentang gue di rumah ini...


" lo cewek aldo...


" ehm... Bukan..


" mungkin karena dia selalu ngasih perhatian lebih ke gue


" gue harap lo mau terima cinta adek gue... Gue belum pernah liat aldo begitu perhatian sama cewek... Gue perhatiin dari tadi saat lo di belakang... Gue seneng akhirnya adek gue bisa senyum dan ceria lagi...


" iya kak, gue akan coba mengisi hati gue dengan aldo


Setelah berbincang-bincang, andin menghilang dan sie kembali menuju teman-temannya.


" beneran kakak gue sie... Sie menjawab dengan mengangguk


" mama lo belum ikhlas ya atas kepergian kakak lo....


" iya sie, makanya mama menyibukkan diri kerja jarang pulang agar nggak inget kenangan tentang kakak gue dirumah ini...

__ADS_1


" tapi kasihan kakak lo al, harusnya kakak lo udah damai di alamnya...


" al,...


" hem... Apa


" ehm nyokap bokap lo kapan pulang....


" seminggu lagi...


" gue boleh ketemu sama nyokap lo al...


" boleh banget sie kenal sebagai calon istri juga gue mau banget sie...


" aldo... Gue serius...


" gue malah 2 rius sie... Ucap aldo sambil mengedipkan sebelah matanya... Siera hanya tersipu malu dalam senyumannya...


" cie... Cie... Tanda-tanda nih... Bentar lagi kecium aroma orang jadian nih...


Eya... Eya... Eya...


Ah... So sweet... Sayang lo kapan lamar gue jadi istri lo.... Ucap dina mengedipkan kedua matanya... Dafa yang melihat tingkah Siera tertawa begitu juga dengan dito dan ria...


" gue belum kerja sayang... Entar kalo udah lulus kuliah dan udah dapet kerja yang mapan... Mau nikah langsung ok... Gue siap..


" kelamaan sayang.. Ntar gue keburu diembat orang... Ucap dina sambil menyenggol lengan dafa


" jangan mau dong sayang... Gue cinta mati sama lo sayang... Hahahahahahahhaahaha... Suara tawa mereka bersama-sama


Dari arah dapur ibu rosmala tersenyum bahagia melihat kedekatan Siera dan teman-temannya, dia menyesal karena selama ini sudah menyakiti Siera. Bulir bening mengalir di kedua matanya, buru-buru dia mengusapnya agar tak terlihat bik ani.

__ADS_1


__ADS_2