I AM SPECIAL INDIGO

I AM SPECIAL INDIGO
Bab 188


__ADS_3

Setelah melihat hasil testpack dan keadaan Sie yang lemas hingga membuat Aldo, mama Yunita dan Dina membawa Siera ke rumah sakit.


Setelah sampai di lantai bawah Aldo kelupaan membawa kunci mobil hingga dia pamit mengambil kunci di dalam kamar.


" ma, Aldo ke kamar sebentar ya... kuncinya kelupaan...


" ya udah sana buruan... kasian Siera ini...


" iya ma... ucap Aldo berbalik menuju ke kamarnya.


Setelah mengambil kunci Aldo segera berlari keluar dan tepat saat mama Yunita membuka pintu depan, Aldo sudah ada di lantai bawah masih dekat tangga dan mau berjalan ke arah Siera.


Pintu dibuka, Siera yang posisinya ada di tengah setelah pintu terbuka terpental ke belakang dan untung ada Aldo di belakang Siera yang menangkap Siera.


" astaghfirullah hal'adzim... cinta... kamu kenapa... ucap Aldo sambil memeluk siera yang tiba-tiba terpental...


" Auh.... sakit... Ya Allah... perutku sakit.... ucap Siera sambil memegangi perutnya.


Mama Yunita dan Dina yang terkejut langsung berlari ke arah Siera.


" sayang kenapa...


" kakak... kenapa perut kakak...


" pergi... kamu jangan ganggu aku... ucap Sie hingga membuat mama Yunita dan Dina kaget dan saling memandang.


" sayang ini mama nak...


" bukan ma... bukan mama tapi ada sosok di depan pintu... dia mau mencelakai siera dan bayi siera ma...


" astaghfirullah hal'adzim... heh kamu makhluk astral jangan kamu ganggu anak dan calon cucuku... pergi kamu dari sini... ucap mama Yunita menghadap ke pintu dengan berteriak.


" hahahahahaha.... dasar manusia bodoh... kamu itu cuma manusia biasa mana bisa melawan aku... hahahahahahaha....


" cinta kamu nggak papa...


" sakit L... perutku sakit... tapi aku harus melawan makhluk itu...


" nggak cinta... kondisi kamu sangat lemah...


" tapi L... dia mau menyakiti aku dan calon bayi kita...


" tapi cinta nggak mungkinkan kamu melawan dia sendirian...


" aku harus bisa L... harus... demi calon bayi kita...


Sie berusaha berdiri dan melawan sosok perempuan yang ada di depan pintu.


" hahahahahaha... kamu sekarang nggak akan bisa melawanku... karena kondisi kamu yang lemah... hahahahahahaha.... tawa sosok itu.


" aku nggak perduli mau selemah apa aku.... aku akan tetap melawanmu...


Sosok itu mengeluarkan tenaga dalamnya untuk menumbangkan Siera dan benar saja karena kondisi Siera yang lemah hingga membuat dia pingsan. Aldo, mama Yunita dan juga Dina kebingungan, Aldo segera mengangkat tubuh Siera dan membawanya ke rumah sakit.

__ADS_1


Sosok perempuan itu tertawa puas karena berhasil mengalahkan Siera dan berlalu pergi membawa raga Siera.


Tak butuh waktu lama akhirnya mereka sampai di rumah sakit. Siera dalam kondisi yang sangat kritis dan di larikan ke IGD.


Aldo panik dan berteriak memanggil perawat penjaga dan segera meletakkan tubuh Siera di brankar dan di dorong ke ruang IGD.


Setelah agak lama di tangani dokter akhirnya dokter keluar.


" dimana keluarga pasien... ? tanya dokter


" kami dokter...


" mohon maaf kondisi pasien sangat kritis jadi pasien harus ditangani secara intensif dulu... apa pasien tadi terjatuh...


" iya dokter tapi sempat saya tangkap... bagaimana kondisi janinnya... ucap Aldo


" Alhamdulillah janinnya baik-baik saja cuma ibu dalam kondisi kritis... banyak berdo'a saja semoga ada keajaiban dari Allah...


Aldo, mama Yunita dan Dina yang mendengar langsung lemas seketika.


Aldo menghubungi mama dan papanya, mama Yunita menghubungi papa Ronal dan Dina menghubungi sahabat mereka.


Selang beberapa waktu bergantian mereka datang ke rumah sakit. Setelah sampai di rumah sakit semua barulah Aldo menceritakan kejadiannya kepada semuanya.


" ya Allah kenapa jadi seperti ini... siapa yang bisa menolong putriku... tangis papa Ronal pecah hingga semua tak kuasa membendung air mata mereka.


" pa.... kita cari ustad untuk menolong siera... ucap mama Fitri.


" iya ma...


" tunggu... kasihan gadis ini... jiwanya di bawa sosok yang jahat... ucap seorang perempuan.


Mereka yang ada di situ tampak memandang perempuan itu.


" apakah kamu bisa menolong istriku... ucap Aldo.


Perempuan itu memandang Aldo kemudian memandang kembali Siera yang tengah tertidur.


" insyaallah saya akan berusaha membantu gadis ini... tapi dengan bantuan kamu juga... ucap perempuan itu menunjuk Aldo.


" saya...


" iya... karena darah kamu sudah mengalir ditubuh gadis ini dan menumbuhkan benih cinta di rahim gadis ini, maka hanya kamu yang bisa menolong gadis ini. Tapi ingat bau darah kamu disukai sosok makhluk astral perempuan... makanya selama mengobati istrimu kamu jangan pergi jauh dariku...


" baik... aku akan mengingatnya.


" nanti malam selesai sholat tahajud kita akan menolong istrimu...


" baik... siapa nama anda...?


" namaku Rumi...


" aku Aldo dan dia Siera...

__ADS_1


Siera dibawa lagi oleh perawat menuju ke ruangannya. Setelah di tempatkan di ruangannya kedua perawat itu keluar.


" kasihan ya cantik lagi hamil jiwanya harus dibawa sosok makhluk astral...


" kami tahu nggak suaminya cakep banget makanya sosok Kunti suka sama dia... emang bau darahnya beda ya sama kita.... percakapan kedua perawat tersebut.


" huuust... jangan mikir yang aneh-aneh... kasian istrinya... udah yuk kita kembali...


Malam berganti... Aldo, mama Yunita, Dina dan papa Ronal yang menemani Siera dan juga ikut ritual do'a bersama untuk mengambil kembali jiwa Siera yang di bawa sosok perempuan.


" nanti tolong buat lingkaran ya dan selama ritual baca do'a jangan berhenti membawa sholawat dan juga do'a... banyak gangguan yang akan kalian dapatkan tapi tolong demi membawa kembali jiwa Siera kalian bertahan ya... jangan membuka mata dan jangan tergoda oleh apapun... teman saya ini yang akan melindungi kalian.


" tunggu... ucap Aldo


" Siera punya teman raja ular namanya Satria tapi aku tidak bisa memanggilnya yang bisa hanya Siera dan juga ada Romy teman pocong Siera....


" seharusnya Satria bisa menolong Siera tapi aku sendiri tidak bisa memanggilnya... kita pasrahkan semuanya sama Allah...


" baik...


" ingat perkataan ku tadi... jangan jauh dariku...


" iya...


Mereka mulai duduk bersila dan membaca do'a, gerbang ajaib mulai terbuka.. jiwa Rumi dan Aldo keluar dari raganya mengikuti cahaya yang menuju ke tempat Siera berada.


Mereka berdua sampai di sebuah rumah, gubug tua di tengah-tengah hutan. Sosok yang menculik Siera baru saja pergi dari rumah itu dan tinggal seorang laki-laki tua yang sedang duduk bersila dengan membakar kemenyan dan juga ada segala macam bunga untuk sebuah ritual.


Rumi menggunakan ajian agar dia dan Aldo tidak terlihat oleh sosok laki-laki tua itu. Aldo melihat siera diikat dalam tempat tidur terbuat dari bambu.


Rumi dan Aldo mendekati Siera dan berusaha melepaskan ikatan tali yang mengikat Siera. Tapi sosok perempuan yang menculik Siera kembali l, dia melihat Rumi dan Aldo di dekat Siera yang berusaha melepaskan ikatan Siera.


Sosok itu marah dan bertarung dengan Rumi.


" Al, buruan kamu lepaskan ikatan Siera...


" iya... tapi ikatannya susah tidak bisa dipotong...


" gawat ikatannya sudah diberi kekuatan...


" hahahahahahaha... kalian tidak akan begitu mudah melepaskan ikatan itu... karena ikatan itu tidak semua orang bisa membukanya....


Sosok laki-laki itu tersenyum karena melihat Aldo yang ada di dekat Siera.


" ternyata 2 ikan besar sudah aku dapatkan... tidak usah repot-repot aku menculik yang satunya...


" cinta... bangun sayang ... bangun... ucap Aldo menepuk pipi siera pelan.


Siera tersadar dan kaget karena dia diikat di tempat tidur.


" L... apa yang terjadi...


" kamu diculik cinta... aku dan Rumi berusaha melepaskan kamu tapi tali ini tidak bisa aku lepas... cinta, cepat kamu panggil satria agar datang ke sini menolong kamu...

__ADS_1


" Satria... iya sebentar... Siera kemudian memanggil nama Satria.


__ADS_2