
" mas...mas Hendro... ucap mas Fahmi menepuk pundak mas Hendro pelan..
" eh... iya ada apa mas Fahmi...
" jangan melamun mas... ya udah kalo begitu kita permisi dulu ya... assalamu'alaikum...
" oh iya mas... wa'allaikumsalam...
Mereka bertiga pergi dari rumah itu dan sie dengan cepat membuka mata batin mas Fahmi...
" mas... coba sekarang mas liat ada apa di sebelah jendela rumah mas Hendro...
" astaghfirullah hal'adzim... i... itu ... apaan... ucap mas Fahmi takut...
" itulah mas penampakan mbak Sukma... karena saya sudah mencabut jantung mbak Sukma dan membakarnya makanya mbak Sukma tidak bisa berubah lagi makanya maaf mbak sukmanya meninggal...
" Ya Allah... kenapa jadi seperti ini...
" sudah lah mas mungkin ini sudah jalan dari Allah dan mbak Sukma memilih takdir seperti itu... ya sudah mas ayok pulang kasian mbak Ginah nungguin mas.
" iya...
" eh tunggu dulu mas...
" apa...
" maaf mata batinnya sie tutup lagi ya...
" iya...iya sie tutup aja, mas takut sama yang begitu-begituan...
Sie kemudian menutup lagi mata batin mas Fahmi. Beberapa menit kemudian mereka bertiga sudah sampai di rumah mas Fahmi dan langsung masuk ke dalam.
" assalamu'alaikum...
" wa'allaikumsalam...
" mas.. gimana... beneran mbak Sukma mas...?
" sayangnya iya dek... Ya Allah kenapa mbak Sukma tega mau mencelakai kamu ya dek...
__ADS_1
" mas, ya memang begitulah kuyang... dia akan memakan darah bayi dan juga ibu-ibu hamil karena menurut mereka rasanya segar dan juga untuk menambah ilmu mereka. Tapi kalo kita tau kelemahan mereka insyaallah kita bisa musnahkan mereka dan mereka itu kalo di kejar mesti selalu menghindar mas... sebenarnya mereka itu manusia yang menganut ilmu hitam. Semoga setelah ini mbak Ginah dan mas Fahmi nggak pernah diganggu oleh makhluk gaib lagi.
" amiiin... ucap mas Fahmi dan mbak Ginah...
" soalnya jalan di sini masih terbilang angker mas...
" iya sie bener apa kata kamu... di jalan sebelah sana para warga sering melihat penampakan pocong yang mengganggu...
" beneran mas... jail banget tu si pocong...
" iya nanti mas ajak kamu ke tempat pak RT biar pak RT yang menjelaskan.
Sesuai janji mas Fahmi, mereka sama-sama ke tempat pak RT untuk menanyakan perihal pocong itu.
" assalamu'alaikum pak RT... ucap mas Fahmi
" wa'allaikumsalam... eh mas Fahmi... ada apa kok rame-rame dan mereka semua ini siapa...
" sebelumnya perkenalkan pak RT, mereka ini dari kota dan menempati villa yang ada di ujung jalan sebelah barat...
" oooooh.... villa yang besar itu ya...
" benar sekali apa yang dikatakan mas Fahmi nak sie... makhluk itu berupa pocong dan sering menjahili para warga hingga kalo sudah Maghrib tiba nggak ada yang berani keluar...
" waduh ... sepi dong pak RT kalo malam... ucap Dito menyahut.
" iya sepi... jadi kalo mau keluar mesti rame-rame... biar nggak takut.
" sie... gimana... Lo bisa bantu kan... ucap Dafa.
" insyaallah daf... gue akan bantu...
" waaaah terima kasih banyak loh nak sie ...
" sama-sama pak...
" baik pak RT kalo begitu kita permisi pulang dulu... ucap mas Fahmi
" Oia pak nanti malam saya akan ke sini dengan teman-teman saya ini...
__ADS_1
" baik kalo begitu saya tunggu di rumah...
" ya udah pak kami permisi dulu... assalamu'alaikum...
" wa'allaikumsalam...
Malam pun tiba selepas sholat Isyak mereka berenam berjalan kaki menuju rumah mas Fahmi dan ke rumah pak RT.
Selama perjalanan memang benar tak satupun ada warga yang terlihat mengobrol di luar.
" gila... ini kampung sepi banget kayak desa mati... nggak ada satu orangpun yang berani keluar... ucap Dito
" ya Lo tadi denger penjelasan pak RT kan kalo mereka pada takut mau keluar.... ucap Aldo
" ya Allah... kalo gue hidup disini nggak bakalan betah... ucap ria.
" bener kata Lo ri... gue juga nggak bakalan betah.
" udah ah... pada diem... ucap sie.
" kenapa sie...
" nggak papa sih soalnya dari tadi berisik...
" yeeee.... gue kira apaan sie... ucap Dafa.
" hehehehe... pease... ucap sie dengan mengangkat jari membentuk huruf v dengan tersenyum manis menyenggol lengan dafa
" ehem...ehem... ucap Aldo.
" Lo kenapa Al... ucap Dina...
Sie yang yang melihat Aldo hanya tersenyum.
" jangan marah, Dafa sahabat aku L... bisik sie
" iya gue tau meskipun sahabat juga harus jaga jarak...
"siap bos ku yang super duper tamfan... ucap sie dengan tersenyum manis...
__ADS_1
" nggak lagi gatal aja nih tenggorokan