I AM SPECIAL INDIGO

I AM SPECIAL INDIGO
Bab 31


__ADS_3

Sahabat mereka yang melihat tingkah galih merasa heran tetapi mereka tetap cuek. Hingga setelah itu mereka mulai melajukan motornya. Pelan-pelan mereka melajukan motornya.


Galih dan Siera berada di depan disusul teman-temannya. Galih yang mengendarai motornya dengan senyuman tanpa dia sadari ada sebuah truk yang melaju dengan kecepatan tinggi karena rem bolong. Galih tidak bisa menguasai kemudi. Hingga kecelakaan tak bisa dihindari. Truk itu menabrak motor galih...


Benturan keras terdengar, galih dan Siera terpental jauh ke badan jalan, sie hanya mengalami luka-luka lecet sedangkan helm yang galih pakai pecah karena membentuk trotoar, darah segar mengalir di kepala galih,... Sahabat mereka yang melihat kejadian itu langsung turun dan berlari ke arah Siera dan galih.


Karena sie masih sadar dengan dibantu ria dan dina, sie ikut berlari ke arah galih. Dafa melepaskan helm galih dan memangku kepala galih. Sie datang dan dia mengambil alih memangku kepala galih.


" sayang ayok bangun,,,, galih... Lo dengerin gue kan, gal bangun gal... Galih... Lo harus kuat gal... Lo udah janji sama gue gal kita kan menua bersama, galih... Bangun gal, gue cinta sama lo gal, ucap galih berteriak dan mengguncang-guncangkan tubuh galih., air mata sudah mengalir deras membasahi pipi Siera begitu juga sahabat mereka yang lain


" ambulan... Cepat panggil ambulan...


Tak lama setelah itu galih membuka kedua matanya...

__ADS_1


" Siera sayang, gue minta maaf g bisa jagain lo lagi... Gue g bisa menuhin janji gue ke lo... Gue cinta sama lo sie... Selamanya lo akan ada di hati gue sie... Setelah itu galih melihat ke arah aldo." gue tau al, lo cinta sama Siera. Gue mohon sama lo, lo gantiin posisi gue buat jaga Siera... Gue tau lo cowok yang baik, jangan pernah sakiti siera... Buat kalian gue makasih banyak kalian mau berteman baik sama gue dan Siera,,, gue harap kalian akan selalu jadi sahabat Siera selamanya... Sie, gue akan selalu ada di hati lo sayang, I love u sie... Jaga diri lo baik-baik, terima al sebagai pengganti gue sie, Al... Gue titip Siera...


Setelah berpesan pada teman-temannya galih menghembuskan nafas terakhirnya di pangkuan Siera...


Siera me jerit sejadi-jadinya. Siera melihat arwah galih pergi meninggalkan jasadnya...


" gal, jangan pergi gal, gue masih butuh lo gal... Ucap Siera melihat galih yang menghilang, galih melambaikan tangannya kepada siera


Mereka semua menangis, mereka begitu kehilangan sosok galih yang baik dan supel. Siera hanya bisa pasrah dengan apa yang terjadi. Tak lama setelah itu mobil ambulan datang dan mengangkat tubuh galih ke dalam ambulan, sie dan dina ikut masuk ke dalam ambulan.


Di dalam ambulan, sie dikagetkan dengan sosok ocong dengan muka rusak dan bau yang menyengat..


" jangan ganggu gue... Pergi lo, gue lagi sedih... Jangan sampai gue musnahin lo... Setelah berbicara begitu sosok ocong itu langsung pergi

__ADS_1


" sie, sabar ya sayang....ada gue disini yang selalu ada buat lo... Yang lain juga sie...


" din, ternyata pelukan galih tadi pelukan terakhir dia yang dia minta ke gue din, kenapa gue begitu bodoh nggak bisa mengerti.


" udahlah sie... Sabar ya ini sudah takdir Allah.


Lima belas menit perjalanan menuju rumah sakit jenazah galih dibawa ke ruang otopsi dan Siera mendapat pertolongan untuk mengobati luka-lukanya. Tak lama setelah itu dafa dan yang lain juga sampai di rumah sakit.


" mana handphone galih gue mau ngabarin orang tuanya... Ucap aldo


Akhirnya aldo menelepon orang tua galih dan mengabarkan kalau galih mengalami kecelakaan. Mereka menunggu hampir 45 menit kedatangan orang tua galih..


Setelah sampai di rumah sakit terlihat ibu galih menangis histeris melihat jenazah galih... Begitu juga dengan kakak perempuan galih dan juga ayahnya...

__ADS_1


" Ya Allah, ternyata ini tandanya bahwa galih semalam meminta tidur denganku... Galih bilang bahwa ini pelukan terakhir dia karena dia sudah dewasa dan malu jika harus tidur meluk ibunya... Galih sayang kenapa kamu cepat ninggalin mama nak, kamu nggak sayang sama mama gal... Mama masih belum tau siapa cewek yang katanya kamu sayangi nak... Kamu belum kenalan sama mama... Kenapa kamu harus pergi dulu nak... Galih.... Isak tangis ibunda galih begitu menyayat hati hingga siapa yang mendengar pasti ikut menangis.


Begitu juga dengan kakak perempuan galih. Dia bercerita tadi pagi sebelum berangkat sekolah galih sempat bermanja-manja dengan kakaknya padahal selama ini dia tidak pernah seakrab ingin dengan kakanya


__ADS_2