
setelah selesai Dina turun menemui sie dan aldo yang sudah menunggu di depan rumah..
" ayok kak...
" ayok...
mereka bertiga keluar dari rumah dan berlari kecil disekitaran kompleks rumah mereka. banyak para ibu-ibu yang sedang belanja di penjual sayur keliling...
" selamat pagi buk...
" selamat pagi neng sie, neng Dina dan Aden Aldo... ucap ibu-ibuk itu kompak
" lagi belanja ya buk... ucap sie dengan senyumannya
" iya neng... ucap salah satu ibu ...
" kalo begitu kita permisi ya buk... mau lanjut lari
" iya neng, Aden...
" eh... bening banget ya muka anak-anak Bu Yunita apalagi neng sie cantik banget... cowok yang sebelah neng sie itu apa pacarnya ya ganteng banget ...cocok mereka berdua...
" iya... neng Dina juga cantik sama kayak kakanya. sayang anak aku cewek kalo cowok ehm... udah naksir pasti sama salah satu dari mereka.
" tapi buk kita nggak selevel sama mereka... bagaikan langit dan bumi...
" iya juga sih... tapi saya senengnya apa sama keluarga Bu Yunita, meskipun kaya tapi tidak sombong karena masih mau menyapa kita yang beda level sama mereka ...
" betul buk, selain itu mereka keluarga yang dermawan...
itulah cuitan pagi para ibuk-ibuk kompleks.
mereka bertiga berhenti di sebuah taman di sekitaran kompleks itu dan membeli bubur ayam untuk sarapan mereka bertiga...
__ADS_1
seperti biasa Aldo menjadi pusat perhatian para cewek-cewek yang sedang membeli bubur ayam karena suasana pagi itu sangat ramai.
sie dan Dina duduk di sebuah bangku tak jauh dari penjual bubur ayam dan Aldo yang membeli bubur ayamnya.
" cowok, sendirian aja mau dong ditemenin... ucap cewek yang lagi mengantri seperti Aldo.
Aldo tetap aja cuek tanpa memperhatikan cewek itu..
" ih, ganteng-ganteng kok dingin banget sih... makin penasaran deh...
" ris, tu cowok sendirian aja godain Napa Lo kan hebat banget luluhin hati cowok...
" cowok itu... gampang... apalagi tampangnya ganteng banget... kalo sampai dapet, gue janji bakal berhenti jadi petualang cinta secara gue cantik dia ganteng... gimana cocokkan kita berdua.
" ok, taruhan kalo Lo bisa dapetin dia gue traktir Lo selama seminggu tapi kalo Lo kalah Lo yang mesti traktir gue...
" Lo tenang aja, nggak akan ada cowok yang bakalan nolak pesona gue secara gue kan cantik bingiiiit....
tak lama Risma segera jalan menemui Aldo yang sedang antri bubur ayam.
" hai ganteng, sendirian aja nih... boleh nggak gue nemenin... gue juga sendirian nih...
Aldo menoleh ke suara cewek itu setelah itu kembali menatap ke tukang bubur ayam...
" sombong banget sih... masak cewek cantik kayak gue dianggurin sih... nggak bakal sia-sia loh kalo Lo kenal gue...
Aldo masih saja tak bergeming dengan rayuan Risma
" sombong banget sih ni cowok... makin bikin gue penasaran nih... tampangnya ganteng banget dan keliatan kayak orang tajir... kalo sampai gue dapetin bakal gue pamerin ke temen-temen sekolah gue... batin Risma...
Risma sengaja menempelkan badannya di belakang Aldo dengan tujuan agar Aldo terganggu. tapi Aldo tetep aja tidak merespon Risma.
" bang, bubur ayamnya 3 ya... ehm... tolong dianter ke sana ya bang... ucap Aldo sambil menunjuk ke arah sie dan Dina yang sedang asyik tertawa berdua...
__ADS_1
" iya den, ditunggu ya...
" ok, bang... gue tunggu disana ya bang...
" siap den....
tak lama setelah itu, Aldo pergi menuju ke Sie dan Dina ... Risma yang penasaran mengikuti Aldo...
" seru banget sih cin, Din... lagi bahas apaan..
" oh ini loh L, kita lagi liat Vidio lucu... ucap sie menunjukkan sebuah Vidio ke Aldo...
" ooooh... kirain bahas apaan...
Risma yang membuntuti Aldo masih berusaha mendekati Aldo...
" mereka berdua cantik banget makanya tu cowok nggak ngelirik gue... ucap Risma dalam hati... tapi.. no problem sebelum janur kuning melengkung gue bisa tikung... yang udah nikah aja bisa belok apalagi masih pacaran.
Risma berusaha untuk tetap mendekati Aldo karena Risma merasa yakin bisa mendapatkan hati Aldo...
" hai... gue Risma... ucap Risma mengulurkan tangannya ke Sie... sie yang merasa tak mengenal hanya tersenyum dan juga membalas uluran tangan Risma...
" hai,...gue si dan ini adek gue Dina dan ini Aldo...
" jadi namanya Aldo... gerutu Risma pelan.
" hai Dina... hai Aldo... salam kenal...ehm.. rumah kalian dekat sini...
" iya rumah kita dekat kompleks ini... ucap Dina
" oh... kalo rumah gue juga Deket kok dari sini... tapi kok gue jarang liat kalian main ke sini ya...
" ehm... itu kita emang jarang main di sini...
__ADS_1