I AM SPECIAL INDIGO

I AM SPECIAL INDIGO
Bab 131


__ADS_3

Setelah puas berjalan-jalan di Malioboro mereka kembali ke hotel untuk membersihkan diri dan makan malam. selesai semuanya mereka kembali ke kamar masing-masing untuk beristirahat.


Pagi menjelang selesai bebersih, berbenah dan sarapan mereka semua melanjutkan perjalanan menuju keraton Yogyakarta. Disana mereka dipersilahkan masuk dan melihat-lihat seluruh kawasan yang ada di keraton itu. puas dari keraton mereka melanjutkan perjalanan lagi menuju candi Prambanan dan candi Borobudur. mereka memanfaatkannya dengan berjalan mengelilingi candi dan berfoto-foto sebagai kenang-kenangan.


waktu menunjukkan pukul 2 siang mereka melanjutkan perjalanan menuju pantai parang Tritis. pantai yang terkenal dengan kediaman nyai ratu pantai selatan.


Tak butuh waktu lama perjalanan mereka sudah sampai di pantai.


Pemandangan sore nan indah dengan deru ombak yang tidak terlalu besar karena air laut sedang surut dan angin yang sepoi-sepoi membuat kesejukan tersendiri saat melihat suasana pantai.


Mereka semua sedang asyik menikmati pemandangan pantai begitu juga dengan kelompok Sie dan Aldo, tetapi tak lama setelah itu firman teman sekelas Dina mengalami kesurupan. Teman-teman firman yang berada di dekat firman teriak-teriak.


Sie yang melihat itu langsung berlari diikuti oleh yang lain mendekat ke arah firman...


Pak Sholeh guru agama mendatangi firman berusaha membantu firman tapi sepertinya kesulitan menyadarkan firman.


Sie mendekat dan memegang pergelangan tangan firman... " assalamu'allaikum... maaf ini dengan siapa... ucap sie berusaha berkomunikasi dengan sosok yang merasuki firman.


" erhmmmm...


" kamu siapa... kenapa kamu merasuki teman saya... tolong jangan ganggu teman saya ini ataupun teman saya yang lain... saya tahu kamu atasan dari mereka semua... ucap sie sambil melihat ke sekeliling


" erhmmmm... aku aki Darso penunggu hutan ini...


" kenapa aki merasuki teman saya... apa teman saya ada salah sama aki...


" iya.... ucap aki Darso teriak keras


" ooh... maaf aki kalau teman saya nggak sengaja melakukan kesalahan. tapi kalau boleh saya tahu apa kesalahan teman saya ini hingga aki harus merasuki teman saya ini...


" teman kamu ini sudah mengotori tempat tinggal salah satu bawahanku... dan dia juga sudah berkata kotor dan bersikap tidak sopan disini... jadi sebagai gantinya saya akan mengajak teman kamu...


" maaf aki sebelumnya, teman saya ini manusia awam jadi dia tidak tau kalo dia sudah mengotori tempat tinggal bawahan aki... jadi saya mohon aki maafkan teman saya ini.


" apa kamu bisa menggantikan teman kamu ini sebagai ganti dari dia...


" maksud aki apa


" ya kamu ikut saya, kamu bisa jadi selir saya...


" maaf aki, itu tidak mungkin karena alam kita berbeda aki...

__ADS_1


" kenapa tidak, aku bisa membawa kamu ke duniaku...


" tapi maaf aki itu tidak mungkin dan tidak akan pernah terjadi... ucap aldo menyela


" siapa kamu pemuda kenapa kamu seperti membela gadis ini...


" tentu saya akan membela karena dia adalah kekasih saya...


" hahahaha... kekasih... aku tahu hubungan kamu bukan hanya sekedar kekasih dengan gadis ini...


" maaf aki itu bukan urusan aki...


" hai gadis, saya tau dia tampan tapi aku juga tak kalah tampan dengan dia...


Aldo hendak berucap tapi disela oleh sie dan sie memegang pergelangan tangan Aldo agar diam


" maaf aki, kita membahas teman saya aki tidak membahas saya...


" baiklah kalau begitu akan aku bawa teman kamu saja...


Tak lama setelah itu sie pun mulai menutup mata kemudian tangannya mulai diangkat bak ingin menari...


" Darso, apa yang akan kamu lakukan... ucap sie dengan suara yang sangat lembut


" itu tidak menghukum Darso...kenapa kamu harus keterlaluan ... kalau mau menghukum kasih sesuatu yang tidak menyulitkan mereka...


" baik nyai saya akan menghukum anak ini dengan tidak bisa bicara selama satu Minggu nyai...


" itu lebih baik Darso karena kamu tidak berhak mengambil nyawa manusia karena dia tidak sengaja melakukan itu Darso


" baik nyai...


setelah itu aki Darso keluar dari tubuh firman


" hai kalian manusia ingatlah selalu pesanku... dimana pun kalian berada jangan pernah bertindak kurang sopan, jaga ucapan, jaga perbuatan, hormatilah makhluk lain yang hidup berdampingan dengan kalian,...


Setelah berucap seperti itu, secara perlahan sie pun mulai sadar dan memandang ke arah laut dengan tersenyum dan menundukkan kepala.


semua yang ada di situ merasa lega dan bersyukur tidak terjadi apa-apa dengan firman. firman seperti orang bingung dia tidak dapat berbicara tetapi setelah diceritakan apa yang terjadi firman menangis dan bersyukur hanya diberi hukuman ringan.


Setelah kejadian itu, mereka memutuskan untuk kembali ke bus.

__ADS_1


Di dalam bus semua murid di absen satu persatu, sebelum masuk bus sie meminta ijin kepada guru pengawas untuk ke toilet... Tak lama setelah itu Bagas juga pergi ke toilet karena dia ingin berbicara dengan sie..


Setelah keluar dari toilet, Bagas menghentikan sie dengan berdiri didepan sie yang sedang berjalan.


" Bagas, Lo kenapa...


" Sie, boleh gue bicara sebentar...


" Tapi, kita akan berangkat...


" Sebentar aja kok...


" ok... Lo mau ngomong apa...


" sie, gue.... gue... cinta sama Lo sie...


" apa maksud Lo gas... Lo kan tau gue sama Aldo...


" gue tau sie... tapi gue g bisa buang rasa di hati gue sie... Lo cinta pertama gue sie dan gue harap Lo bisa pisah sama Aldo


" sorry gas, nggak segampang itu gas... gue cinta sama Aldo... ucap sie sambil melangkah pergi tapi Bagas memegang pergelangan tangan sie.


Tak lama Aldo datang, ... " lepasin tangan Lo gas... sie milik gue dan sampai kapanpun akan tetap jadi milik gue jadi gue harap buang jauh-jauh perasaan Lo buat sie...


" sie.. apa hebatnya Aldo daripada gue... gue g kalah tampan dari Aldo, gue juga kaya... kenapa Lo nggak milih gue...


" gas, cinta nggak bisa di paksa gas...


" iya gas dan asal Lo tahu gue sama sie bukan sekedar kekasih...


" apa maksud Lo Al...


" belum saatnya Lo tahu ...


" nggak gue harus tahu apa maksud Lo Al


" Heh... Aldo menarik nafas ... sie, istri gue gas dan kita udah nikah udah 2 tahun lebih... asal Lo tahu...


ayok cin, kita ke bus karena busnya udah mau berangkat... ucap Aldo menarik tangan sie menuju bus


" nggak... nggak mungkin kalian suami istri tapi... kenapa nggak ada yang tahu dan kapan kalian menikah... ucap Bagas sock dan mengusap rambutnya kasar...

__ADS_1


" gue nggak perduli sie, gue do'ain Lo nggak berjodoh sama Al... teriak bagas...gue akan selalu menunggu janda Lo sie... gue cinta mati sama Lo sie... gumam Bagas... setelah itu dengan langkah lunglai Bagas juga kembali ke dalam bus.


Di dalam bus, Bagas hanya bisa menatap sie dengan rasa cinta


__ADS_2