I AM SPECIAL INDIGO

I AM SPECIAL INDIGO
Bab 115


__ADS_3

" mereka bukan cuman temen gue kak, mereka sahabat dan adek gue...


" ups... Sorry gue lupa...


" emang kakak mau ngomong apaan sih...


" nggak jadi deh kapan-kapan aja...


" loh kok gitu kak apa karena ada kita berdua... Ucap dina menyela... Kalo emang karena kita berdua, kita pergi dulu deh... Yok ri, anterin gue ke toilet...


" tapi din,...


" udah ayok... Ucap dina beranjak pergi dan menggandeng tangan ria...


" kak, kita ke toilet dulu ya...


" ok... Cepetan balik ya...


" kenapa sih sie, kayaknya takut banget sama gue...


" ehm... Nggak papa kok kak... Kakak mau ngomong apa...


" sie, kenapa sih lo nggak bisa terima cinta gue, kalo masalah tampan gue juga tampan nggak kalah sama aldo, gue juga lebih dewasa dari pada aldo, gue juga udah kerja... Kenapa lo masih mau sama aldo ketimbang sama gue...


" sorry ya kak sebelumnya, masalah hati nggak bisa dipaksa kak... Hati gue udah tertambat di aldo...


" bukannya lo dulu sama galih ya...


" iya emang gue dulu pacaran sama galih, semenjak galih meninggal dan menitipkan gue sama aldo dan menyuruh gue terima cinta aldo, sejak saat itu gue ngebuka hati gue buat aldo kak.


" kalo misalkan nih aldo pergi dari lo duluan apa lo bisa terima cinta gue...


" maksud kakak apa...


" sorry... Sorry... Gue nggak ada maksud apa-apa sih cuma misalkan ini, aldo ninggalin lo dalam artian meninggal... Apa hati lo bisa terima cinta gue...


" ehm... Gue nggak tau kak, soalnya cinta gue ke aldo lebih besar dari cinta gue ke galih dulu... Jika seandainya aldo ninggalin gue, gue nggak tau apa hati gue bisa nerima cinta cowok lain lagi apa nggak... Ucap sie sedih dan menunduk


" udah dong jangan sedih lagi... Gue kan cuma ngomong seandainya aja, nggak akan kejadian kok... Ucap rizky mencari kesempatan dengan akan memeluk siera


Tapi sebelum kejadian aldo, dito dan dafa sudah sampai di cafe.


" cinta, kak rizky apa yang kalian lakukan.


" L, kita nggak ngapa-ngapain kok L...

__ADS_1


" iya al, lo jangan salah sangka, gue tadi cuma nenangin sie yang lagi sedih aja... Karena lo udah balik, gue pergi dulu ya... Ucap rizky berlalu pergi dan tersenyum miring ke arah aldo


" cinta, kamu nggak papakan.. Kak rizky nggak ngapa-ngapain kamu kan


" L, kamu tenang ya... Kak rizky nggak ngapa-ngapain aku kok...


" lagian dina sama ria mana sih kok ngebiarin kamu disini sendirian...


" mereka ke toilet L,


Tak lama dina dan ria menuju ke sie yang sudah ditemani aldo, dito dan dafa


" kalian udah selesai... Ucap dina


" udah... Cabut yok... Kita pulang... Ucap aldo yang masih sedikit marah dan berlalu pergi terlebih dahulu meninggalkan mereka berlima menuju parkiran.


" kak al, kenapa sih kak...


" marah, salah paham sama gue dan kak rizky...


" ish... Kak al, kenapa nggak percaya sama lo sih kak...


" udah biarin aja ntar di rumah kakak tenangin.. Ya udah kakak menyusul al duluan ya dan sekalian kaka nginep dirumah mama fitri bilangin mama ya dek...


Saat aldo menunggu sie di depan cafe dan sie yang menuju ke tempat aldo tanpa mereka sadari ada sebuah mobil yang melaju dengan kencang dengan mobil yang oleng dan menabrak aldo yang sedang menunggu sie di depan cafe...


Dari arah belakang mobil itu menabrak aldo.


" bruak... Suara benturan mobil itu dan motor aldo sangat keras hingga aldo terpental jauh ke depan dan tubuhnya menabrak badan trotoar.


" aldoooooo..... Tidaaaaaaak.... Aldoooo.... Ucap sie berlari ke arah aldo yang sudah twrkapar bersimbah darah.... Sie memeluk tubuh aldo yang masih tersadar... Dan menopang kepala aldo di kakinya...


" nggak... Al, bangun al, kamu jangan tinggalin aku al... Ucap sie berteriak dan menangis histeris.


Dina, ria, dito dan dafa juga berlari menghampiri sie dan aldo yang sudah bersimbah darah.


" telphone ambulan cepat.... Ucap dina


Dafa kemudian segera menelephon ambulan


" al, jangan tinggalin aku al...


" cin..ta.. Maafin aku ya yang belum bisa bahagiain kamu... Maafkan aku tadi udah marah sama kamu... Aku sayang dan cinta sama kamu sie, kamu belahan jiwaku sie...


" iya... Iya L, aku paham... Aku mengerti dan aku juga minta maaf tadi buat kamu marah...

__ADS_1


Penabrak yang menabrak aldo langsung pergi dan banyak saksi mata yang meneriaki mobil itu agar berhenti. Di ujung jalan ada seseorang yang tersenyum disudut bibirnya melihat aldo terkapar...


" sorry cuma gini cara gue buat misahin lo sama aldo, setelah aldo pergi... Lo bakalan jadi milik gue sie, gumam orang itu dan berlalu pergi.


Tak lama kemudian ambulan datang karena rumah sakit terletak tak jauh dari cafe itu.


Sie naik ke ambulan bersama aldo dan ada seorang perawat yang sudah memasang alat bantu pernapasan pada aldo. Di dalam ambulan itu sie, melihat ada sosok pocong yang sedang melihat ke arah sie. Sie tak menghiraukan sosok itu karena sie sedang menangis melihat kondisi aldo


Sesampainya di rumah sakit, aldo segera dibawa ke ruang icu. Tak lama kemudian datang dina, dafa, ria dan dito...


" gimana kondisi aldo, sie...


" gue nggak tau daf


" kak, lo hubungi mertua lo gue hubungi mama...


" ok, dek...


Setelah mereka berdua menghubungi orang tua mereka, tak berapa lama orang tua sie dan aldo datang...


" sayang apa yang sebenarnya terjadi... Ucap mama fitri...


" sie juga nggak tau ma, tiba-tiba dari arah belakang al... Ada sebuah mobil yang menabrak al ma...


" Ya Allah siapa yang sudah tega mencelakai anak mama... Ucap mama fitri mulai menangis.


" sabar jeng, aldo anak yang kuat pasti dia baik-baik aja...


" iya, makasih ya jeng...


Tak lama salah seorang perawat diruang icu keluar


" keluarga pasien,...


" iya... Saya ibunya... Ada apa sus...


" maaf ibuk, pasien kehilangan banyak darah dan golongan darah pasien 0, stok darah 0 dirumah sakit ini kosong.. Pasien memerlukan 3 kantong darah...


" golongan darah saya 0 sus, suster bisa ambil darah saya. Ucap dafa...


" saya juga sus.... Ucap ria.


" suster juga bisa ambil darah saya, saya juga 0...ucap mama fitri


" baik kalo begitu mari ikut saya.

__ADS_1


__ADS_2