I AM SPECIAL INDIGO

I AM SPECIAL INDIGO
Bab 90


__ADS_3

" Ya juga kali L...


" sudah ya mungkin cuma perasaan kamu aja kali.. Jangan terlalu dipikirkan ya... Ucap aldo tersenyum mengelus rambut sie lembut..


" iya.. Makasih ya L..


Tak lama kemudian dari arah belakang ada seorang siswa yang berteriak-teriak...


" Aaaaaaaaaaaa....anakku dimana anakku...


Semua murid yang ada disebelah anak yang berteriak itu ketakutan dan menjauh dari gadis itu, tak lama kemudian banyak murid perempuan dan laki-laki yang berteriak bersama-sama...


" Aaaaaaaaaaaa.....


Mereka semua kerasukan sosok-sosok yang sie lihat tadi.. Semua yang masih tersadar yang ada di aula itu berhamburan keluar. Tapi masih melihat dari luar aula apa yang sebenarnya terjadi.


" tuh kan L bener apa kata aku.. Kenapa sih mereka mengganggu... Ucap sie.. Sedangkan aldo langsung menarik tangan sie agar keluar juga dari aula.. Dito, ria, dina dan dafa segera menghampiri siera dan aldo.


" kenapa kok tiba tiba jadi begini.. Ucap dafa


Guru agama yang ada di ruang guru segera berlari menuju ke aula dimana banyak siswa yang keaurupan, tiga orang guru agama itu berusaha menyadarkan mereka yang kerasukan dengan membacakan do'a-do'a.. Tapi karena terlalu banyaknya murid yang keaurupan jadi ke tiga guru agama itu kesulitan menyadarkan semuanya. Guru yang lain meminta kepada murid yang sadar untuk meninggalkan aula tapi karena rasa penasaran mereka. Mereka masih terus berada di luar aula.


" L, aku mau masuk.. Aku akan berusaha berdialog dengan mereka apa yang mereka inginkan... Ucap sie pada aldo


" tapi... Mereka terlalu banyak, cinta..


" nggak papa aku bisa mengatasi.


Sie kemudian berjalan masuk ke aula tapi dia di cegah oleh salah seorang guru yang ada di aula.


" hei... Kamu ngapain mau masuk ke aula.


" maaf pak, saya ingin membantu mereka yang ada di dalam.


" yang bener, apa kamu bisa...


" saya akan mencobanya pak... Ucap sie tenang sambil tersenyum


Suasana di aula begitu mencegah, semua yang kerasukan berteriak-teriak hingga sulit jika harus mendengarkan apa yang mereka ucapkan.


Sie kemudian melangkah masuk setelah mendapat ijin dari guru yang menjaga di pintu. Sie melihat ke tiga guru agama itu kewalahan menyadarkan murid yang kerasukan.


Semua murid yang melihat sie yang masuk ke aula hanya diam melongo.


Sie nampak berfikir sejenak. Kemudian dia berteriak.


" diaaaaaaaam... Teriak sie lantang seketika itu para murid yang kerasukan langsung terdiam. Semua murid yang ada di aula nampak heran dan kaget dengan apa yang sie lakukan


" Kalo kalian nggak mau diam, akan aku musnahkan kalian satu persatu... Ucap sie tegas tanpa ada rasa takut.


Ketiga guru agama itu heran melihat sie yang berteriak dan mereka langsung terdiam semua. Setelah itu guru agama itu berdiri dan berjalan ke arah siera.


" maaf, pak bu... Sie mengganggu..


" nggak papa.. Memang apa yang akan kamu lakukan untuk menyadarkan mereka.. Ucap pak amin guru agama kelas x

__ADS_1


"entahlah pak, sie akan mencoba berdialog dengan mereka.


Sie kemudian sedikit maju sedangkan mereka yang kesurupan nampak berdiri semua melihat ke arah sie, diantara mereka ada yang takut dengan sie maka mereka mundur.


" apa yang kalian inginkan, kenapa kalian mengganggu teman-temanku... ?


" eh... Siapa kamu... Kenapa kamu menghalangi kami yang mengganggu anak-anak ini.


" oh..jadi kamu pemimpin yang ada di sini...


" Kalo iya kenapa... Kamu mau apa...


" aku tanya sama kamu kenapa kamu mengganggu teman-temanku...


" laki-laki ini yang menggangguku..


" mana mungkin dia mengganggumu sedangkan dia aja nggak bisa lihat kamu...


" dia memang tidak menggangguku tapi dia sudah mengencingiku...


" mana dia tahu kalo kamu ada di situ...


" dia mengencingi tempat tinggalku..


" ok, atas nama anak laki- laki itu aku ucapin minta maaf...


" nggak bisa, dia harus ikut denganku...


" emang dia mau kamu ajak kemana...


" emang kamu Allah yang bisa seenaknya ngambil anak orang...


" kenapa kamu ikut campur... Ucap kunti itu marah


" jelas aku ikut campur karena mereka semua temanku...


" berani juga kamu ya... Kalo kamu bisa ngalahin aku, aku bakalan lepasin anak ini...


" boleh...


anak laki-laki itu maju akan mencekit sie tapi sie bisa mengelak sedangkan aldo dan yang lainnya berteriak" awas sie....


" segitu aja kemampuan kamu... Ucap sie mengejek makhluk itu


" sombong kamu...


" aku nggak sombong, sini..sini.. Kamu sudah siap aku musnahin ha...


" aku nggak akan bisa mati...


" iya kamu nggak bakalan mati tapi cuma musnah..


Sie kemudian meletakkan telapak tangannya ke kepala laki-laki itu, kemudian laki-laki itu berteriak" ampun...ampun..aku mengaku kalah jangan musnahin aku... Aku akan melepaskan anak ini dan aku juga akan pergi dari tempat itu..


" beneran, kamu nggak bohong...

__ADS_1


" iya... Suer aku nggak bohong...


"ok, kalo kamu nggak bohong, aku bakalan lepasin kamu dan aku minta sam kamu dan anak buahmu untuk meninggalkan tempat ini.


" tapi, aku mesti pergi kemana...


" ehm, aku akan meminta temanku untuk membawa kalian.


" teman...


" iya... Kamu diam di sini.. Jangan mengelabuhiku.. Aku pasti tau dan kalo sampai itu terjadi detik itu kamu musnah.


" baik... Aku janji...


Sie kemudian memejamkan mata, berdo'a dan memanggil satria.


Satria datang di hadapan sie tanpa di ketahui oleh manusia awam kecuali salah satu dari guru agama itu yang juga memiliki indra keenam. Bu guru sinta begitu terpesona dengan satria, tapi beliau hanya diam dan mengagumi satria dalam hati. "Ya Allah ternyata ada ya makhluk gaib yang gantengnya nggak ketulungan dan bisa berteman dengan gadis itu lagi...


" ada apa sie kamu memanggilku


" maaf sat, aku mengganggumu lagi...


" nggak papa asal itu kamu aku akan selalu siap membantumu.


Makhluk astral yang kebanyakan kunti itu terkagum-kagum melihat satria..


" kamu lihat sat, mereka mengganggu teman-temanku... Apa bisa aku minta tolong ke kamu


"tolong apa...


" ehm, tolong kamu bawa mereka semua pergi dari sini agar mereka tidak mengganggu di sini..


" hanya itu tuan putri... Ucap satria sedikit membungkuk pada sie..


" ish... Apa-apaan sih lo sat...


" baik, tuan putri perintah paduka akan hamba laksanakan dan hamba akan membawa mereka semua ke tempat hamba... Ucap satria masih membungkuk dan tersenyum


" terima kasih pangeran satria, kamu selalu bisa aku andalkan... Ucap sie juga membungkuk dan tersenyum...


Semua murid, Guru yang ada di luar aula merasa heran karena melihat sie berbicara tetapi tidak ada orang. Kecuali bu sinta guru agama yang tersenyum melihat tingkah sie dan makhluk gaib yang barusan datang.


" kalau begitu hamba permisi dulu tuan putri dan sampaikan salam. Hamba untuk pangeran aldo.. Ucap satria kemudian pergi dengan membawa makhluk yang merasuki murid-murid yang ada di aula. Sie nampak tersenyum dan melambaikan tangan kepada Satria yang kemudian menghilang..


" alhamdulillah akhirnya selesai juga, semua murid yang kerasukan jatuh pingsan semua akan tetapi masih tinggal satu yang tetap kerasukan.


Mereka yang pingsan kemudian sadar dengan kepala yang pusing kemudian mereka diberi minum,


" eh.. Kenapa kamu nggak ikut pangeran satria...


" nggak... Aku mencari anakku..


" anakmu...


" hu..hu..hu.. Anakku dimana anakku... Ucapan kunti itu begitu pilu hingga siapa yang mendengar merasa sedih

__ADS_1


__ADS_2