I AM SPECIAL INDIGO

I AM SPECIAL INDIGO
Bab 189


__ADS_3

Tak lama Satri muncul tapi di rumah sakit tempat siera di rawat.


Teman Rumi, Angga melihat kedatangan Satria tampak heran karena yang datang bukan sosok-sosok yang buruk rupa atau sebagainya malah tampan dan berpakaian layaknya raja.


" siapa kamu... ucap Angga.


" namaku satria... Ada apa dengan Siera...?


" jiwanya di culik dan sekarang suami serta temanku yang sedang menyelamatkan dia...


" Siera dalam bahaya makanya dia memanggilku... kalo begitu aku pergi dulu... kamu tolong jaga mereka semuanya...


" baik...


Satria segera menghilang dan mencari keberadaan Siera dan akhirnya ketemu. Satria berdiri di sebelah Siera dan Aldo yang sudah diikat juga oleh seorang lelaki tua.


Lelaki itu tampak kaget karena melihat sosok Satria yang berpakaian seperti seorang raja ada di hadapannya.


" si...si...siapa kamu... ada keperluan apa kamu kemari... ucap lelaki tua itu.


" tentu aku ada perlu karena kamu sudah menculik kedua temanku...


" teman... apa mereka teman kamu...


" iya... mereka berdua temanku... jadi cepat lepaskan mereka...


" hahahahaha... hebat juga ternyata gadis ini punya teman seorang raja siluman ular seperti kamu...


" tentu gadis ini memang hebat...


" sayang karena dia mengandung, makanya dia jadi lemah dan gampang sekali aku culik... hahahahaha...


" apa tujuan kamu menculik gadis ini...


" dia sudah menghancurkan Bisnisku... dia sudah menyembuhkan orang yang aku guna-guna.. makanya aku membalas dendam pada gadis ini...


" dasar lelaki tua Bangka... kamu itu sudah tua tobat... jangan jadi sukun terus ...


" itu pekerjaanku... dan aku senang menjadi dukun...


" senang membunuh orang begitu... jangan lupa bakalan kena azab kamu nanti...


" ck...ck...ck... kamu berani bilang azab sama aku... hahahahahahaha....


" lah... dibilangin kok malah tertawa dasar dukun gendeng kamu itu ... udah cepat lepasin kedua temanku itu... aku akan menunggu dan duduk santai dulu...


" enak aja... lawan aku dulu, kalo aku kalah bakal tak lepasin itu talinya dan aku bakalan tobat...


" alah... lagak kamu suka bilang mau tobat ... awas ya kalo aku bisa ngalahin kamu terus kamu nggak mau tobat tak cabut nyawa kamu tak jadikan budak kamu di kerajaanku... mau kamu...


" walaaaah... ya jangan to... la wong aku disini piaraanku banyak masak aku mau dijadikan budak... Yo wes ayo bertarung dulu kalo kamu menang aku tobat... beneran... aku g ingkar janji...


" ok... siapa takut...


Mereka berdua duel menggunakan tenaga dalam sama halnya dengan Rumi dan sosok Kunti, mereka sama-sama bertarung menggunakan tenaga dalam.


Sosok Kunti itu kalah oleh Rumi dan Rumi menghancurkan sosok Kunti itu, sedangkan Aldo sudah digoda oleh sosok 2 Kunti yang memang sedari awal sudah jatuh hati pada Aldo.


" Ginah, cepat lepasin tali yang mengikat laki-laki itu...


" susah sari... ini aki ngikat pakek tali apa sih kok sudah banget...


" heh....jangan pegang-pegang kalian berdua.... ucap Aldo risih.


" ganteng... kamu ikut kita ya .. darah kamu baunya seger banget, kamu juga ganteng lagi... kamu ikut kami ya... kita menikah... kita berdua rela kok jadi istri ke dua dan ketiga kamu... berbagi suami mau kok....ucap Ginah


" aku yang ogah... istriku cuma satu... dia yang disamping aku ini...


" eleh... istri kamu kelak gitu cakepan kita... ya nggah Ginah...


" cakep dari Hongkong...


Siera yang dari tadi hanya tertawa melihat suaminya digoda 2 sosok Kunti jahil.


" cinta kok kamu malah ketawa sih, seneng ya kalo aku tersiksa...


" nggak kok... mereka berdua tuh lucu... manfaatin L... buat lepasin tali...

__ADS_1


Aldo nampak berfikir...


" kalian berdua... beneran mau jadi istri-istri aku...


" mau dong... kamu beneran mau jadi suami kita...


" mau... asal kalian mau menolongku dulu...


" apa...


" lepasin tali ini... aku nggak bisa gerak...


" dari tadi kita berdua udah berusaha lepasin tali kamu tapi nggak berhasil... tali ini sudah dikasih ajian sama aki jadi cuma aki yang bisa buka tali ini...


" yaaaah kalo gitu nggak jadi deh kalian jadi istri-istri aku...


" jangan gitu dong... ya... kita akan berusaha...


" sar, ayo cari buku mantra aki...


" ayo...


Mereka.berdua pergi mencari buku milik aki dukun.


Rumi datang berusaha membuka tali yang mengikat Aldo dan Siera, tapi berbagai cara Rumi tidak bisa membuka tali itu...


" susah...


" aku sudah menyuruh 2 Kunti untuk mencari buku mantra milik laki-laki itu...


" bagus aku akan membuntuti mereka dan juga mencari buku itu.


Tak lama sosok Kunti itu datang dengan membawa buku mantra.


" ketemu... ucap sari


" cepetan kalian buka dan cari tulisan tentang cara membuka tali.... ucap Aldo.


Sari dan Ginah membuka satu persatu buku itu dan hampir habis membaca buku tapi tidak ada mantra yang mereka bisa temukan.


" cara membuka tali yang sudah diberi mantra yaitu dengan cara menggunakan kekuatan ciuman dari orang yang saling mencintai... ucap ginah


" sar, kamu tahu nggak arti tulisan ini...


" nggak ginah kan aku nggak pernah pacaran...


" heh, kamu tahu nggak apa artinya ini...


" emang buku itu bilang apa... ucap siera.


" menggunakan kekuatan ciuman dari orang yang saling mencintai... ucap ginah.


" oooh... itu aku tahu caranya... ucap Aldo tersenyum pada siera.


" apaan... ucap sari.


" kalian berdua mau tahu...


" iya dong... kami ingin bisa menolong kamu agar kami bisa menjadi istri kamu...


" tapi kalo kalian tetap nggak bisa buka berarti perjanjian batal dong...


" lah kok gitu...


" lah kalian berdua kan gagal...


" iya...ya...


" aku punya itu... coba kalian berdua saling berhadapan dan saling memandang....


" begini... ucap sari dan ginah...


" iya begitu... terus mata kalian saling menatap... jangan berkedip terus majukan muka kalian sedekat mungkin... lebih dekat... ya betul... dekat lagi... tempelkan bibir kalian berdua... iya betul seperti itu...


Ginah dan Sari mempraktekkan apa yang Aldo perintahkan.


" huek... ucap sari dan ginah..

__ADS_1


" kok nggak enak...


" nggak enak ya... berarti kalian berdua gagal membantu aku...


Rumi dan Siera saling tertawa begitu juga Aldo.


" yah... gagal sar... hiks...hiks...


" iya ginah... gagal kita jadi istri dari dia... hiks...hiks...


" coba kalian lihat aku dan siera akan melakukan seperti yang aku contohkan pada kalian tadi.. kalo berhasil berarti istri aku cuma siera seorang... kalian paham dan g bakal mengganggu aku lagi kan...


" iya... boleh... coba kamu praktekkan kalo gagal terus gimana...


" ya kan belum di coba... tapi kalo berhasil kalian pergi dari sini jangan ganggu aku lagi... gimana kalian setuju...


" ok... kami setuju...


" jangan ingkar janji...


" iya... kami nggak akan ingkar janji...


" kalian berdua lihat baik-baik ya... aku dan siera saling menatap... mata kami berdua tak berkedip, kami memajukan wajah kami lebih dekat, lebih dekat dan Hem.... Aldo ******* bibir siera dengan lembut.


Tali yang mengikat mereka berdua segera terlepas dari tubuh mereka.


" gimana... berhasil kan...


" eh... iya... kalian berdua memang hebat... jadi beneran kita gagal jadi istri-istri kamu...


" ya... iyalah... kan kalian berdua gagal...


" ya sudah kami mengalah... kami pergi dulu...


" hahahahahaha... Siera, Aldo dan Rumi tertawa melihat kedua sosok Kunti yang sudah di bodohi Aldo.


Tak lama terlihat laki-laki tua dan Satria sudah berhenti saling mengeluarkan tenaga dalam.


" hah...hah...hah... sudah stop... aku mengaku kalah ... kamu memang hebat... mungkin karena aku sudah tua jadi cepet capek...


" ok... sesuai janji kamu mesti tobat...


". iya... aku bakalan tobat...


" kamu harus minta maaf pada sahabat ku...


" iya... aku akan meminta maaf...


" maafkan kesalahan kakek ya... karena sudah menculik kamu...


" iya kakek... siera maafin... tapi ingat kakek mesti tobat... jangan tinggal disini lagi kakek...


" tunggu... maaf aki... ilmu aki akan aku cabut agar aki tidak mengulangi kesalahan lagi...


" baik raja... aku ikhlas ilmuku kau cabut... aku juga benar-benar mau bertobat...


" sie... itu sahabat kamu... ucap Rumi


" iya... dia raja Satria suami dari ratu Gayatri..


" siera selamat ya... kamu akan menjadi seorang itu... jaga kandungan kamu... nanti kalo sudah lahir, samudra yang akan melindungi anak kamu...ayo... aku antar kalian kembali ke tempat kalian.


Saat sudah sampai di rumah sakit.


" Aldo, jaga istri kamu baik-baik... mulai hari ini aku akan memberi kamu kuasa untuk memanggil ku jika terjadi bahaya seperti tadi...


" terima kasih banyak raja...


" siera... aku pamit dulu...


" terima kasih banyak raja Satria, salam untuk yang mulia ratu dan pangeran kecilku Samudra.


" iya... kamu hati-hati...


" terima kasih karena sudah menolong sahabatku... ucap Satria pada Rumi.


" iya yang mulia...

__ADS_1


__ADS_2