I AM SPECIAL INDIGO

I AM SPECIAL INDIGO
Bab 143


__ADS_3

Bukannya prihatin mereka berdua malah menertawakan Roy..


" gimana rasa bibir pocong Roy...


" sialan kalian berdua bukannya bantuin gue malah ledekin gue.


" salah Lo sendiri kenapa tu otak pikirannya mesum...


" cara halus udah gue coba buat dapetin sie tapi nggak ada yang berhasil makanya gue pakek cara kotor... e... nggak taunya bukannya sie malah pocong...


" tu pocong cewek suka kali sama Lo Roy ..


" amit...amiiit... kalo tu pocong suka sama gue... mending gue beneran insyaf dari pada mesti dikejar-kejar pocong...


" itu tandanya Lo harus insyaf Roy .. Lo harus berubah jangan sampai Lo jadi penjahat kelamin lagi...


" beri gue satu kesempatan lagi buat nyatain perasaan gue ke Sie di depan semua orang


" Roy, ada apa sih sama Lo... Lo gila ato apa... Lo tau kan sie udah punya cowok... kenapa Lo mau permalukan diri Lo didepan semua orang ..


" gue janji kalo kali ini cinta gue di tolak gue bakalan insyaf dan berubah total...


" terserah Lo deh Roy .. apapun yang Lo lakuin gue dukung Lo asal Lo beneran insyaf...


" makasih kalian berdua emang yang terbaik dalam hidup gue...


" itulah gunanya sahabat Roy...


Roy, Rehan dan Rendi keluar dari kelas dan menuju ke tempat Sie yang sedang bersama teman-temannya.


Suasana kantin saat itu begitu ramai, Roy yang notabene cowok playboy di kampus benar-benar memberanikan dirinya untuk menyatakan cintanya kepada sie dihadapan teman-temannya yang ada di kantin itu.


Dengan penuh percaya diri Roy membawa setangkai bunga mawar merah yang dia petik dihalaman belakang kampus, Roy berjalan sendiri menuju ke tempat Sie yang sedang duduk membelakanginya sedangkan Rendi dan rehan hanya memandang dari kejauhan.


" Sie, kau adalah gadis tercantik yang pernah datang ke sini dan tanpa sengaja kau telah singgah di hatiku yang paling dalam. Kau bagaikan bunga mawar yang selalu menampakkan keindahan bila di pandang mata, senyummu bagai sinar mentari yang selalu menghangatkan diriku, di saat ini di detik ini aku nyatakan cintaku padamu... i love u sie... maukah kau menjadi pacarku... aku akan selalu membahagiakanmu...


Sie mendengarkan Roy tanpa menoleh. suasana di kantin menjadi hening karena ungkapan cinta Roy...

__ADS_1


Hinga ada suara yang mengatakan


terima


terima


terima


Aldo merasa kesal dia sudah mengeratkan buku-buku tangannya, tetapi sie meredam amarah Aldo.


Sie membalikkan badannya menghadap ke Roy yang jongkok dengan satu kaki sebagai tumpuan dan kedua tangannya mengulurkan mawar merah ke arah sie.


Sie menarik nafas dalam-dalam dengan kata yang sopan karena tak ingin menyinggung perasaan Roy..


" Roy, Lo itu cakep.. Lo itu tajir.. carilah wanita yang sepadan sama Lo Roy... dan maaf gue nggak bisa terima cinta Lo Roy... sekali lagi maaf...


" tapi sie apa alasan Lo nggak bisa terima cinta gue... gue sayang, gue cinta banget sama Lo sie...


" ehm... karena gue udah punya cowok Roy... dan ini cowok gue...


" sekali lagi sorry ya Roy...


sesuai janji Roy karena sie sudah menolak cinta Roy, mau tak mau roy harus insyaf dan bertobat untuk tak menjadi penjahat kelamin lagi.


" sie...sie... tolongin gue... ucap Delon yang berlari ketakutan


" Lo kenapa Del... ucap sie


" liat sie... itu... dia mau menyerang gue sie...


semua yang ada di kantin nampak bingung dengan tingkah Delon pasalnya dia bertingkah seperti dikejar hantu.


" kenapa sih...


" ada apa sih...


" si Delon kenapa ya...

__ADS_1


Delon nampak pucat pasi dan langsung duduk di sebelah sie...


" dia ganggu Lo lagi...


" iya sie... tolongin gue...


Sie beranjak dari tempat duduknya dan berdiri begitu juga Delon yang ada di belakang sie sedang yang lain hanya memperhatikan mereka berdua.


" L, kamu sama yang lain tunggu disini ya jangan ngikutin aku...


" ehm... maaf semuanya tolong kalian dengarkan gue dulu...


" ada apaan sih...


" jangan sekalipun kalian beranjak dari kantin ini... please dengerin gue...


" emang ada apa sih sie...


" ntar kalian juga tahu tapi tolong sekali ini dengerin gue jangan ada satu orangpun yang keluar dari kantin ini...


" sie Lo mau kemana... ucap Dafa...


" tenang daf, ada yang coba ganggu ketenangan nih kampus... jadi gue mohon sama Lo daf, Dito, L... tolong kalian bantu gue buat halangin mereka yang akan keluar dari kantin ini...


" emangnya ada apa Sie... sahut Dito..


" ntar gue ceritain kalo udah kelar...


" Delon, Lo juga jangan keluar dari kantin...


" Lo mau apa Sie apa yang akan Lo lakuin sama dia...


" Lo tenang aja Del, gue akan minta bantuan sama temen gue buat bantuin gue...


" dia... dia siapa maksud Lo Del... ucap salah satu mahasiswi...


" ntar kalian bakalan lihat... pokoknya kalian semua ingat kata-kata gue jangan sekalipun kalian keluar selangkah dari kantin ini..

__ADS_1


__ADS_2