I AM SPECIAL INDIGO

I AM SPECIAL INDIGO
Bab 93


__ADS_3

" kamu siapa... Ucap pak ridwan pada lena


Bu sinta kaget melihat pak ridwan bisa melihat lena dan bu sinta melihat ke arah sie.


" kamu bisa membuka mata batin seseorang sie...


" alhamdulillah bisa bu.. Bu sinta menggeleng-gelengkan kepalanya kagum pada sie kemudian mereka mendengarkan lena yang berbicara dengan pak ridwan.


" saya lena pak, saya melahirkan di sebuah gudang tua daerah bekasi yang jauh dari perumahan warga. Saya melahirkan sendiri tanpa ada bantuan tetapi di tinggal oleh suami saya, setelah bayi saya lahir saya kemudian pingsan dan tiba-tiba arwah saya sudah keluar dari tubuh saya.


" ada kemungkinan yang melakukan semua itu adalah suami kamu dan juga suami kamulah yang mungkin membawa pergi bayi kamu.


" entahlah saya sendiri tidak tahu pak, selama saya hamil, suami saya berubah pak entah Karena apa saya sendiri tak tahu hingga sebelum saya melahirkan suami saya mengajak saya jalan-jalan. Lena menceritakan semua yang terjadi padanya kepada polisi.


" siapa nama suami kamu, dan rumah kamu ada di mana


" namanya yudi anggoro pak, rumah kami di jalan kemerdekaan


" baik, saya dan team akan langsung menuju rumah kamu untuk mencari foto kamu dan suami kamu, lewat foto itu kami akan melacak keberadaan suami kamu.


Setelah itu sie menutup kembali mata batin pak ridwan kemudian mereka semua segera beranjak menuju rumah lena atas petunjuk lena.


30 menit kemudian, mereka sudah sampai di rumah lena dan anak buah pak ridwan segera membuka rumah lena untuk mencari foto dan mencari informasi kepada tetangga sekitar tentang yudi


" permisi pak polisi ada apa ini ya kok datang ke rumah lena, disini nggak ada orang pak sejak kemarin yudi pergi dari sini dengan membawa koper. Sedangkan sudah 2 hari saya tidak melihat lena kasihan dia pak selalu kesepian karena ditinggal terus sama yudi.


" jadi sejak kemarin saudara yudi pergi dari rumah ini.


" iya pak, dia terlihat buru-buru dan saya melihat didalam mobil ada seorang wanita cantik menggendong bayi yang menunggu yudi datang membawa koper setelah itu mereka pergi pak.


" maaf ini dengan ibu siapa..


" saya romlah pak. Pak ridwan nampak memperhatikan lingkungan sekitar rumah itu dan pak ridwan melihat sebuah cctv di rumah tetangga yang lain.

__ADS_1


" maaf bu romlah cctv itu milik siapa.


" ooooh itu milik pak soleh pak..


" apa bisa ibu mengantar kami ke rumah pak soleh untuk melihat rekaman cctv kemarin..


" boleh pak.. Tapi, memangnya ada apa pak dengan yudi dan lena.


Pak ridwan terlihat menghela nafas berat." begini bu... Kami mendapat laporan bahwa lena meninggal setelah melahirkan bayinya dan yudi meninggalkan lena pasca melahirkan seorang diri


" Ya Allah lena, kenapa nasibmu seperti itu. Lena wanita yang baik dan penyabar, walaupun sering tak dihiraukan suaminya dia selalu setia pada suaminya...ucap bu romlah meneteskan air mata." Baik pak mari saya antar ke rumah pak soleh.


" pak soleh... Assalamu'allaikum...


" wa'allaikumsalam... Bu romlah ada apa pakek bawa polisi segala. Ucap pak soleh kaget


" maaf pak soleh, pak polisi ini mau melihat rekaman cctv kemarin yang waktu yudi pergi dari rumahnya.


" ooooh, saya kira ada masalah apa bu.. Mari silahkan masuk.. Mari pak.


" tolong pak diperjelas lagi gambar perempuan itu.


Setelah mendapatkan bukti foto itu, pak ridwan segera berpamitan kepada pak soleh dan bu romlah.


Setelah itu sie, bu sinta dan teman-temannya serta pak polisi mendatangi gudang tua di daerah bekasi untuk menemukan jasad lena.


Berita kematian lena sudah santer terdengar hingga semua penduduk itu mengetahuinya. Semua orang memghujad atas tindakan yudi.


Setelah sampai di lokasi tempat meninggalnya lena sesuai petunjuk sie yang dituntut lena, semua tim forensik sudah mengidentifikasi jenazah lena dan sebuah mobil jenasah membawanya ke rumah sakit agar pihak keluarga mengetahui dan mengambil jasad lena untuk dikebumikan.


Setelah itu kina tinggal pihak kepolisian yang melacak keberadaan yudi dan mencari motif apa dibalik meninggalnya lena.


Lena tersenyum bahagia pada sie dan bu sinta.

__ADS_1


" terimakasih bu sinta dan kamu sie yang sudah bersedia menolongku dan menemukan jasadku


" iya sama-sama... Ucap bu sinta dan sie bersama


" tapi kamu kan belum tahu keberadaan anak kamu... Ucap sie


" iya nanti setelah keberadaan mas yudi ditemukan aku pasti bisa melihat kembali anakku dan tolong kamu bilang pada pak polisi jika bayiku ditemukan agar bayiku diserahkan kepada keluargaku.


" baik nanti akan aku sampaikan sekarang kamu sudah bisa pergi.


" baik sie sekali lagi terima kasih.. Setelah itu lena kemudian menghilang.


"alhamdulillah akhirnya selesai juga... Ucap sie pada bu si ta dan teman-temannya.


" iya sie... Tapi ibu masih penasaran loh sama kamu kenapa kamu bisa dengan mudah membuka dan menutup mata batin orang-orang awam..


" entahlah bu saya sendiri juga nggak tau kenapa itu bisa terjadi pada saya. Dan alhamdulillah walaupun saya indigo tapi mereka selalu ada buat saya... Ucap sie melihat ke arah aldo, dina, dafa, ria dan dito


Bu sinta tersenyum ke arah sie dan mereka," ibu selalu berharap kebersamaan kalian selalu ada dan tak pernah terputus sampai kapanpun. Dan sie, ibu berharap dengan kemampuan kamu, kamu bisa menjadi penolong mereka-meraka yang masalah dunianya belum selesai.


" baik ibu, saya akan membantu mereka sebisa dan semampu saya.


" baik kalo begitu mari kita pulang.


" he em... Maaf saya dengar ibu sinta mau pulang, boleh saya yang mengantar... Ucap pak ridwan yang masih belum menikah begitu juga dengan bu sinta.


" ehm.. Apa saya tidak merepotkan bapak..


" ehm... Tidak sama sekali...


" Kalo begitu baiklah... Ucap bu sinta sedikit malu.


" Kalo begitu kami permisi dulu bu sinta, pak ridwan... Ucap sie dan teman-temannya..

__ADS_1


" iya, hati-hati dijalan... Ucap bu sinta dan mereka berenam mengangguk kemudian beranjak ke kendaraan mereka.


__ADS_2