I AM SPECIAL INDIGO

I AM SPECIAL INDIGO
Bab 63


__ADS_3

Indro segera melepas semua bajunya, benar saja milik indro di bawah sana sudah menegang... Asih kembali berteriak


" jangan... Jangan lagi,.. Sakit.. Tolong...


Indro tak perduli, kali ini indro lebih lihai dari dirman karena indro sudah beristri. Dia mulai menj***ti milik asih... Asih kembali mengerang merasakan kenikmatan di daerah miliknya. Indro benar-benar memanjakan asih... Erangan demi Erangan keluar dari mulut asih membuat indro semakin bernafsu... Dan dia segera memasukkan miliknya ke milik asih... Asih kembali berteriak merasakan sakit. Tetapi karena indro lebih paham dalam berhubungan maka indro segera melu**t bibir asih dan membuat asih tidak bisa teriak. Asih hanya memejamkan matanya. Dirman yang melihat aksi indro kembali miliknya berdiri dan ikut melakukan itu bersama dengan indro. Mereka berdua bergantian menikmati tubuh asih mereka sama-sama ganti berteriak saat cairan ditubuh mereka akan keluar... Asih tak sadarkan diri dia pendarahan karena terus digilir oleh 2 pemuda itu.


Mereka yang melihat asih pingsan panik dan segera membersihkan tempat itu. Indro melepas ikatan tali di tangan dan kaki asih, dirman mengambil sarung di bawah asih.. Mereka segera berpakaian dan menutupi tubuh asih dengan baju luar asih. Mereka segera pergi dari lokasi itu meninggalkan asih sendiri. Motor dan benda berharga asih mereka bawa kabur. Asih masih pingsan dan pendarahan hebat di kemal**nnya. Karena tak adanya pertolongan, asih akhirnya meninggal.


Sementara itu waktu sudah menunjukkan pukul 10 malam, kono yang sedari tadi menanti asih yang kunjung datang, dia sudah menghubungi asih berkali-kali tapi tak ada jawaban. Akhirnya sdia memutuskan pulang.


2 hari berlalu kedua orang tua asih mendatangi rumah kono dan menuduh kono membawa kabur sang putri, tetapi jono tetep kekek menolak tuduhan itu. Dia menceritakan kepada orang tua asih, mereka memang janji bertemu tapi asih tidak datang. Hingga saat ini ponsel asih tidak bisa dihubungi.


Orang tua asih sudah melapor ke polisi, jono dijadikan saksi dan dimintai keterangan, orang tua asih tetap kekeh menuduh jono yang menculik asih karena selama ini yang dekat dengan asih hanya jono. Akhirnya polisi memberitahukan ke orang tua asih bahwa jono tidak terbukti bersalah dalam hal ini


Flashback off


" Ya Allah asih, kenapa nasibmu setragis ini sih... Ucap sie dengan menangis. Teman-teman sie hanya diam, bingung dan masih melihat interaksi sie dan makhluk itu. Baik, aku dan teman-teman ku akan menolong U tapi kami mau sarapan dulu ya setelah itu kita datangi kantor polisi.


" dek, kamu hubungi mama kita sarapan di luar habis itu kita nggak pulang harus selesaiin misi dulu.


Dina segera menelepon mamanya dan memberitahukan mamanya.

__ADS_1


Setelah sampai dipasar sie, aldo dan dafa mulai mencari jajanan pasar setelah dapat mereka menghampiri dito, dina dan ria kemudian mencari warung makan. Setelah selesai semuanya. Sie dan teman-temannya menuju kantor polisi, mereka naik angkot ke kantor polisi dengan diikuti asih.


Setibanya di kantor polisi, sie segera melapor kepada polisi yang berjaya di kantor itu karena ini hari minggu kantor polisi tidak banyak orang yang berjaya hanya terlihat beberapa saja.


" selamat pagi pak polisi...


" selamat pagi adek-adek... Waaah ada apa ini kok sudah rame-rame berkunjung ke kantor polisi lagi... Harusnya anak-anak muda seperti kalian ini kalo hari minggu jalan-jalan ke mall kek ato ke puncak kek ini malah jalan-jalan kok ke kantor polisi.


" hehehe... Maaf pak kami disini ada perlu sama bapak...


" ada perlu apa... Ayo katakan. Ucap polisi rangga terlihat dari nametagnya


" ini pak saya mau tanya, apa 3 hari kemarin ada laporan tentang orang hilang...


" iya betul ada, namanya asih kumala dewi putri dari pasangan pak soleh dan bu evi.. Terus hubungannya sama kalian apa... Kalian siapa ya asih


" maaf pak, apa asih sudah dicari...


" sudah 3 hari kami sudah mencari asih.. Orang-orang terdekat ya juga sudah kami minta keterangan tapi hasilnya nihil. Asih hilang bak di telan bumi...


" jelas lah pak wong asih sudah meninggal... Ucap dito keceplosan

__ADS_1


" loh...loh... Dari mana kalian tau kalo asih sudah meninggal jangan-jangan kalian ini ada hubungannya dengan menghilangnya asih.


" pak... Jangan asal tuduh dong kita ke sini malah ingin kasih tau... Bapak kan polisi masak iya asal nuduh kami tanpa bukti. Ucap dafa


" maaf bukannya bapak nuduh kalian tapi kalian datang-datang langsung bilang asih mati. Tapi tunggu keliatan ya kalian bukan orang sini.


" memang pak kita dari jakarta... Ucap aldo


" ooooh... Kalian dari jakarta tinggal dimana kenapa bisa kenal asih sedangkan yang bapak lihat kalian ini kayak masih sekolah.


" kita tinggal di villa xx pak...


" ooooh villa yang terkenal angker itu ya... Kok kalian berani tinggal disitu


Ya jelas berani lah pak, wong itu villa milik keluarga saya... Ucap dina menimpali.


" ooooh jadi begitu... Trus hubungan kalian sama asih ini apa...


" nggak ada pak kita aja nggak kenal siapa asih... Ucap dit


" nggak kenal kenapa kalian bisa ngomong kalo asih sudah mati...

__ADS_1


" gaes kalian tenang dulu ya biar gue yang jelasin ke bapak rangga yang super duper ganteng ini ya... Ucap sie dan teman-temannya tersenyum..


__ADS_2