
Dua bulan lamanya Siera masih tertidur... Hingga siang itu saat yunita dan dina sedang ada di kamar rawat Siera...
" ma, Siera kok belum bangun ya ma...
" entahlah nak, kita berdo'a saja semoga dia cepat sadar
Pergerakan jari yang terlihat pelan itu mengagetkan dina yang sedang duduk di sebelah brankar Siera....
" ma, ma, ma,.... Liat ma jari Siera bergerak ma....
" iya sayang mama panggilan dokter sebentar ya...
Tak lama setelah yunita memangilkan dokter, dokter itu datang dan mengecek keadaan Siera...
" alhamdulillah Siera sudah mulai sadar...
" alhamdulillah... Jawab yunita dan dina bersama
Siera mulai membuka matanya secara perlahan lahan karena merasa asing dengan ruangannya... Diapun menoleh ke kiri dan ke kanan...
" saya ada dimana dan si... siapa kalian... Tanya Siera sambil memegangi kepalanya yang sedikit pusing...
" Siera,.. Kamu ada di rumah sakit dan kamu koma selama 2 bulan... Kata dokter fandi...
" sa... Saya koma 2 bulan... Ada apa dengan saya... ?
" iya Siera... Sahut yunita
" apa kamu tidak ingat kejadian yang menimpamu nak.... ?
" kejadian yang menimpaku... Siera tampak berfikir
" kejadian apa maksud tante...
" kamu kecelakaan nak 2 bulan yang lalu waktu kamu menyelamatkan dina anak tante...
Siera masih tampak berfikir dan mengingat kejadian apa yang menimpanya hingga dia harus koma selama 2 bulan.
" oooooh... Iya tante saya ingat waktu itu saya mau menolong anak tante yang mau menyeberang jalan....
" iya sie, waktu itu kamu menolong aku... Makasih ya sie kamu sudah menolong nyawaku...
__ADS_1
" iya sama sama.... Ehm
" Dina... Aku dina dan ini mamaku yunita...
" ooooh...
" ehm... Tante gimana kondisi nenek saya... ?
" ehm.... Nenek kamu ya.... Yunita terlihat me jeda kata katanya...
" maaf sie nenek kamu meninggal di tempat...
" Ya Allah, nenek... Kenapa nenek pergi ninggalin Siera nek... Sekarang Siera tinggal sama siapa nek... Ucap Siera sambil menangis...
" maafkan kami sie....
" iya tante, mungkin ini memang sudah takdir dari Allah untuk nenek... Allah lebih sayang sama nenek tante... Ucap Siera sambil menyeka sisa air mata yang masih mengalir di pipinya....
" sie...
" Ya dok...
" iya dok saya sedikit pusing...
" itu wajar sie karena kamu baru aja sadar dari koma... Dan kamu juga harus berlatih berjalan agar kondisi tubuh U lebih baik lagi...
" baik dok, saya akan mencoba untuk berjalan...
" Ya sudah kalau begitu saya permisi dulu... Sambil berjalan menuju pintu...
" astagfirullah hal'adzim....
" sie... Kamu kenapa sie... Tanya yunita panik saat melihat Siera mengucap istighfar....
" g papa tante sie cuma kaget saja...
" kaget... Kamu kaget kenapa.... ?
" g papa kok tan... Ucap Siera sambil sedikit menunduk...
Setelah dokter fandi pergi tanpa sengaja di sebelah pintu ada sosok pocong dengan muka yang gosong sedang menatap ke arah Siera....
__ADS_1
Sie yang tampak kaget hanya berucap istighfar, akan tetapi sie ingat akan ucapan uti nurmala yang mengatakan Siera harus menolong makhluk gaib jika meminta pertolongan...
Tak lama setelah itu Yunita pamit pergi ke kantin untuk membeli makanan... Dan dina pergi ke kamar mandi...
Tampak mr. P (pocong) itu mendekat ke arah Siera... Siera yang sedikit takut kemudian menutup matanya...
" jangan takut... Sie....
" aku... Aku g takut kok...
" g takut kok merem
" iya ini aku buka mata... Sambil pelan pelan membuka mata
" makanya kalo mau dateng tu jangan muka yang kayak gitu
Kamu bikin aku kaget saja...
" kaget... Bilang aja takut... Ya nggak ya nggak...
" ish dasar Mr p nyebelin... Ubah dong tu muka jangan kayak gitu...
" iya... Iya... Ini gue ubah muka gue...
" ish... Bahasa kamu sok gaul...
" emang sebenernya gue gaul tau...
" Ya terserah kamu deh...
Akhirnya Mr. P menampakkan wajah aslinya...
" widih... Ternyata kamu pocong yang paling tampan yang pernah aku temui ya...
" huh... Gue gitu loh....
" idih sombong...
Bersambung....
Novel receh author ya... Maaf kalo banyak typo... Jangan lupa Like dan komen agar author lebih semangat berkarya...
__ADS_1