
Setelah mata batin bagas terbuka, benar saja bagas terkejut dengan apa yang ada di botol itu sesosok makhluk kecil meronta-ronta meminta dikeluarkan dari dalam botol. Bagas terkejut dan bergidik melihat penampakan tuyul yang ada di botol itu.
" astaughfirullahal'adzim... Ucap bagas mundur dari tempatnya karena kaget dengan apa yang dia lihat.
" kak, gimana aku nggak bohongkan. Ok... Karena kakak sudah liat aku tutup kembali ya... Bagas mengangguk setuju.
Sekarang giliran radit yang akan dibuka mata batinnya. Sebelum dibuka radit bicara dengan bagas
" gimana gas, penampakan tuyul itu...
" iiiih serem dit.. Ternyata beneran dia udah ketangkep
" gimana kak adit apa masih pengen lihat...
" ehm giman ya sie.. Sebenernya gue takut tapi jujur gue penasaran... Tapi ok lah sie.. Gue mau
Sie segera membuka mata batin radit. Benar saja belum apa-apa radit sudah berteriak dan langsung memeluk teguh yang ada di sebelahnya. Sie tertawa melihat tingkah radit karena melihat tuyul itu mengejek radit.
" kak, kenapa takut sih, orang muka tuyul lucu gitu...
" apa sie lo. Bilang lucu ngeri tau sie... Ucap radit menutup mukanya dengan kedua tangannya. Udah sie, lo tutup aja lagi gue gau lihat yang kayak gini-gini lagi.
" ehm boleh... Tapi apa kak radit nggak penasaran sama sosok yang ada di belakangku ini...
" apa masih ada lagi sie... Nggak ah.. Aku nggak mau lihat, aku takut sie..
" beneran kakak, nggak mau lihat ntar nyesel loh...
" Ya udah aku tutup lagi ya... Tapi kak radit buka mata dong...
Radit mulai membuka matanya perlahan karena dia masih %9' takut tapi karena sie yang meminta agar radit membuka matanya. Radit kaget melihat sosok. Makhluk yang ada di hadapannya, dia bukan merasa takut tapi malah tersenyum..
" Kalo yang begini sie biarpun tiap hari ketemu aku ok..ok aja sie...
" hu.. Katanya tadi nggak mau lihat katanya takut...
" Kalo sama yang dibotol emang iya tapi kalo sama cewek yang dibelakang kamu aku nggak takut kok apalagi ocong yang disebelahnya ganteng abis.
__ADS_1
" udah ya kak radit, sie tutup lagi ya tapi inget kata-kataku tadi jangan liat yang di pohon bambu yang disana itu.
Radit mengiyakan akan tetapi rasa penasaran dia begitu besar hingga radit menoleh melihat apa yang ada di pohon bambu.
" aaaaaah... Ucap radit kemudian menutup mukanya dengan kedua tangannya karena ketakutan dan langsung menunduk
" hahahaha... Kak,, kak,, udah sie bilangin jangan liat kok malah dilihat gimana rasanya... Cantik nggak yang dilihat... Hem...
" nggak sie ampun sie gue kapok sie... Tolong segera tutup sie aku nggak mau lihat yang kayak gitu lagi...
Sie masih saja tertawa dan segera menutup mata batin radit. Semua yang ada di sana penasaran dengan apa yang radit liat.
" kamu emangnya lihat apaan dit... Tanya santi
" gila... Kenapa tadi gue penasaran pengen liat... YA Allah lindungi hamba dari makhluk-makhluk seperti itu Ya Allah... Kalian tau nggak gue liat perempuan rambutnya panjang mukanya ancur banget dan dia bergelayutan di pohon bambu itu dan ada lagi sosok tinggi besar tubuhnya dipenuhi rambut, matanya besar merah menyala, ada juga pocong mukanya ancur dan gosong... Ucap radit berisik ngeri.
" gimana kak apa kakak masih berani jika harus datang ke sini sendirian.
" nggak sie aku nggak berani... Aku masih takut sie..
" sie bakal bantuin kakak ya.. Sie nggak mau setelah kak radit bisa lihat mereka, mereka jadi gangguan kakak.
" teteh lihat aja... Apa yang akan sie lakukan. Sie kemudian berdiri menuju ke tempat radit duduk, karena tempat duduk radit dekat santai dan reni maka mereka bergeser duduk agar sie bisa duduk dengan radit." kak radit sie akan menghilangkan ingatan kakak tentang makhluk yang kakak barusan lihat dan sie akan memberi pagar perlindungan buat kak radit agar mereka tidak mengganggu kalian berdua.
Sie berdo'a dan mengeluarkan tenaga dalamnya dan menempelkan telapak tangan kanannya di kening radit, saat sedang melakukan itu tanpa sengaja keluar sebuah cahaya putih dari telapak tangan sie. Semua yang ada di situ tercengang melihat apa yang sie lakukan.
" alhamdulillahirrobil'alamin... Udah kak... Ucap sie sambil tersenyum..." sekarang sie tanya sama kak radit apa tadi yang kakak lihat...
" aku tadi lihat tuyul yang ada di botol ini...
" terus kakak lihat apalagi...
" nggak ada cuma tuyul ini aja, ucap radit sambil menunjuk ke botol...
Sie kemudian berpindah lagi tempat duduk di samping ria dan dina
" sie kok lo bisa ngelakuin itu sedangkan selama ini kita berlima nggak ada yang tau lo kalo... Tangan lo sie..gila..tangan lo bisa ngeluarin cahaya sie... Amazing sie... Ucap ria bersemangat.
__ADS_1
" gue juga nggak tau ri, tiba-tiba aja keluar... Oia gue inget, dulu waktu gue koma uti juga mengeluarkan cahaya seperti itu dan dimasukkan ke dalam tangan gue...
" waaaah kakak hebat banget kak, dina makin sayang sama kakak... Ucap dina memeluk kakaknya
Semua yang ada di sana juga senang dan kagum pada sie
" eh, sie trus ni tuyul mau dikemanain.. Ucap bagas
" oiya ya... Kak tolong panggilan pak rt..kita harus kasih lihat ini ke pak rt agar pak rt memberitahukan warga yang lain.
" ok, sie aku panggil bapakku dulu ya. Setelah bagas memanggil bapaknya pak Wijaya, kemudian pak Wijaya keluar dan sie menceritakan semua kepada pak Wijaya dengan bagas dan radit sebagai saksinya.
Pak Wijaya merasa senang dan bangga karena tuyul yang selama ini Meresahkan warga akhirnya tertangkap. Akhirnya pak Wijaya selaku ketua rt memberitahukan warga agar berkumpul di rumah pak Wijaya dengan membunyikan kentongan karena desa itu memang masih terpelosok sehingga membunyikan kentongan menjadi salah satu penghubung mengumpulkan warga sekitar.
Setengah jam kemudian semua warga telah berkumpul. Mereka bingung dan bertanya-tanya kenapa disuruh kumpul di rumah pak Wijaya.
" maaf bapak-bapak, ibuk-ibuk saya sengaja mengumpulkan kalian disini. Barusan tanpa disengaja tamu pak hasan yaitu pokanan pak hasan berhasil menangkap tuyul yang selama ini meresahkan kita para warga kampung.
" wah benarkah itu pak rt,
" alhamdulillah kalau begitu biar kita warga nggak khawatir lagi. Masalah kehilangan uang. Ucap salah satu warga
" alah itu mah mana mungkin jangan-jangan mereka ini cuma mengada-ada saja. Ucap seorang ibuk...
" iya-iya mana mungkin itu... Ucap warga
" dan mana buktinya kalo tuyul itu memang tertangkap.. Ucap ibu itu tadi
" maaf bu mila, ini buktinya kalo tuyul itu sudah tertangkap... Ucap bagas dengan menunjukkan botol itu
" hahahahaha... Tuyul dalam botol... Hahahahaha... Mana itu tuyulnya, botolnya aja kosong begitu... Ngaco kamu gas...
" bener buk memang tuyulnya ada di dalam botol... Ucap radit menjelaskan kepada mila ibunya.
" kok kamu jadi ikut-ikutan ngaco kamu dit...
" radit nggak ngaco buk, radit ngomong jujur... Karena radit dan bagas saksinya. Sie, kamu ke sini... Sie maju mendekat ke radit.
__ADS_1
" ooooh... Jadi gadis ini yang sudah menangkap tuyul itu.. Gadis kota sok tau... Ucapnya mengejek sie.