
Berbeda dengan galih dan dina yang sudah mengetahui tentang Siera, mereka berdua bersikap biasa...
" kalian berdua kok g takut sih... Ucap dita sambil memperlihatkan kepalanya...
" dita, kenapa lo mesti takut sih... Mereka temen-temen gue dan coba lo liat lagi mereka tu g seremin kok...
" iya yang gue pernah liat nih si ocong romi cakep loh dit,,, sela dina
" lo din, kok lo bisa tau wajah si ocong sih... Kan lo g bisa liat mereka... Dan lo sie sejak kapan lo bisa liat mereka apalagi lo berteman sama mereka...
" sebenernya sejak kecil gue udah bisa liat mereka tapi mata batin gue ditutup sama ayah ke orang pinter karena gue sering ketakutan jika liat mereka, sejak gue bangun dari koma gue bisa liat mereka lagi dan makhluk astral yang pertama kali gue liat ya si romi
" eh iya sie muka si romi cakep bener sie kayak artis idola gue...
" ngarang lo dit... Mana ada ocong muka ganteng yang ada tu si ocong muka nya item, banyak belatungnya dan bau.. Ucap nino mencibir dita
Romi yang tak terima dengan ucapan romi langsung menoyor kepala nino
" eh... Gila siapa ni yang noyor kepala gue... Siera, dita lo ngomong siapa yang noyor kepala gue...
" tu si ocong... Ucap Siera santai
" kyaaaaaak.... Ampun... Ampun pak ocong gue g bermaksud ngejelekin kamu pak ocong... Kamu ocong ganteng,,, yang gue maksud bukan ocong kamu tapi yang di film-film itu... Ucap nino sambil menangkupkan kedua tangan di atas kepala tanda minta maaf
__ADS_1
Si ocong yang melihat tingkah nino tertawa terbahak bahak... Begitu juga dengan si bocil... Tetapi berbeda dengan naomi yang dari tadi hanya diam... Menunduk
" iiiih si ocong ketawanya ganteng banget... Ucap dita
" lebay li dit... Balas siera
" sie tu sikunti kenapa cemberut kagak ada senyum-senyumnya...
Sie pun melihat ke arah naomi
" na, lo kenapa... Sedih gitu mukanya.. Sie akhirnya teringat dengan janjinya yang akan membantu naomi... Iya... Iya na, gue bakal bantuin lo apalagi temen-temen gue juga bakal bantuin lo kok... Jadi udah ya jangan sedih lagi.
Dita yang penasaran akhirnya bertanya kepada Siera dan Siera menjelaskan apa yang sebenarnya sedang terjadi...
" sayang, gue mau ke kamar mandi dong... Ucap galih.
" iya bentar ya... Siepun mengajak galih ke kamar mandi yang ada di dekat dapur...
" eh.. Kalian mau kemana...? Tanya nino
" mau ke kamar mandi... Kenapa lo mau ikut... Jawab galih
" iya gue ikut... Ucap nino
__ADS_1
" gue juga,,,, ikut mereka kompak
" eh... Kenapa kalian pada ikut ikutan Siera sih... Sini aja sama gue sama dita juga... Ucap dina
" lo g takut din,,, ucap neni
" nggak kan ada dita... Ya nggak dit
" yo'i...
" ya udah gue disini aja sama kalian... Lo juga li g usah ikut Siera... Emang lo juga kebelet ke kamar mandi... Ucap neni
" nggak gue cuma mau ikut mereka... Ucap neni sambil menunjuk ke Siera, galih dan nino
Tak lama kemudian terdengar suara motor sport dari arah luar rumah, dina melihat siapa yang datang. Dina nampak senang karena yang datang dafa dan teman temannya, dina segera membukakan pintu dan menyuruh mereka masuk ke dalam rumah untuk bergabung dengan teman-teman Siera.
" hai dafa, aldo, dito, ria... Masuk yuk... Ajak dina
Mereka menanggapi ajakan dina dengan senyum. Dan mengikuti langkah dina untuk masuk ke dalam rumah. Keempat teman dina merasa sedikit kaget melihat teman dina karena mereka sama sekali tidak mengenal teman teman baru dina, dafa juga mencari keberadaan Siera.
" din, Siera mana... Ucap dafa pada dina
Nampak aldo juga mencari Siera yang tak berada di antara mereka...
__ADS_1
" tuh... Ucap dina sambil menunjuk ke arah Siera, galih dan nino yang baru keluar dari arah dapur