
Berbeda dengan Meta yang tak dihiraukan oleh Aldo,dia yang yang sudah bertekad ingin menaklukkan hati Aldo mendatangi seorang dukun untuk membantu dia mendapatkan hati Aldo.
" bukan gue Al kalo nggak bisa dapetin cinta Lo... gue akan buat Lo mengemis cinta pada gue Al.... hahahahahahaha...
Tak berapa lama nampak Meta mendatangi sebuah rumah yang sederhana. Dia masuk ke rumah itu karena dia memang sering ke rumah itu.
" permisi... bik... bik Murti... lagi sibuk ya bik...?
" nggak Met, masuk aja... bibik lagi nggak ada pasien...
" ok bik...
Meta membuka salah satu kamar yang memang digunakan sebagai tempat ritual.
" tumben lama nggak kemari sekarang lagi butuh kamu kemari...
" hehehehe... bibik tau sendiri gimana Meta... sibuk lah bik...
" ada apa... minta tolong apa sama bibik...
" biasa ... cowok... tapi kali ini tajir dan tampan banget
" kok baru tahu sekarang... emang kemarin kemana aja...
" nggak tahu baru lihatnya juga baru-baru ini...
" emang si Maikel mau dikemanain...? dia kan cakep juga kaya...
" yang ini lebih segalanya dari Maikel bik... nih cobak bibik lihat fotonya...
" bushyeeet... ini kalo bibik masih muda sudah tak embat sendiri Meta...
" tuh kan emang ganteng banget... sayang dia sudah ada pacar cantik juga... cowok ini namanya Aldo, dia dingin banget sama kayak kulkas bukan cuma 2 pintu bik tapi 5 pintu malahan....
" ngawor... mana ada kulkas 5 pintu...
" udah ah... bik nggak usah bahas kulkas... gimana bibik bisa nggak nakhlukin hati dia buat aku...
" kamu tenang aja Met, kalo masalah kayak gini mah kecil kalo sama bibik...
" itu yang Meta senang... jadi kapan ini mau dikerjainnya...?
" nanti malem aja...
" wah Meta jadi nggak tahu dong...
" yah... kalo pengen tahu kamu nginep di sini saja...
" tapi... anak buah bibik g bakal gangguin Meta kan...
" kamu tenang aja...
" ok kalo gitu Meta telp mama dulu bilang nginep di sini...
__ADS_1
Waktu yang ditentukan tiba tepat sekitar pukul 12 malam ritual itu dilaksanakan dengan berbagai macam sesajen, bunga dan kemenyan untuk dikirim kepada Aldo agar Aldo jatuh cinta dengan Meta akan segera terkirim.
Bibik Murti, membuka air yang ada di sebuah cawan yang sudah berisi bunga agar bisa melihat posisi Aldo. Bik Murti terkejut karena Aldo tidak tidur sendirian melainkan dengan seorang gadis yang sedang dia peluk.
" gila... teriak bik Murti.
" kenapa bik...
" tu cowok sedang tidur bersama cewek
" mana bik, apa bisa Meta lihat...?
" bisa sebentar...
" itu kan... ehm... pacar Aldo... mereka tidur bersama... gimana ini...
" lah gimana... memang masih mau di lanjut...
" masih... aku nggak rela... Aldo harus jadi milik aku... bik...
" iya... iya... gampang bisa di atur Met... aku akan memisahkan mereka dan menjadikan Aldo satu-satunya milik kamu...
" harus itu bik...!!
Bik Murti bersila kembali dan membacakan mantra atas nama Aldo dan juga Siera.
Dari dalam air nampak Aldo dan juga Siera nampak gelisah dalam tidur mereka. Tak lama kemudian Siera membuka mata kemudian duduk.
" hamiiiil... teriak mereka berdua...
" jangan-jangan mereka suami istri...
" nggak mungkin bik... nggak ada yang tahu kalo mereka sudah menikah...
" tapi kamu lihat Meta perut garis itu sangat besar...
Dikamar Siera nampak Siera sudah tenang karena dia bisa menguasai keadaan. Berbeda dengan Aldo yang tiba-tiba bangun dan memanggil nama Meta.
Meta dan juga bik Murti yang melihat nampak tersenyum bahagia.
" kita berhasil Meta, dia sudah tidak ingat dengan gadis disampingnya...
Sementara itu..
" L... kamu kenapa sayang....?
" siapa kamu...?
Sie nampak kaget tapi Sie sudah mengerti tentang apa yang sedang Aldo alami.
Sie menutup mata dan mengusap kepala Aldo tiga kali kemudian Aldo tiba-tiba pingsan.
" Saya tahu siapa kalian... ucap Siera sambil tersenyum di depan Meta dan Bik Murti.
__ADS_1
" loh... ka...ka...kamu kok bisa kemari... ucap Meta kaget.
" kenapa kamu bingung kenapa saya bisa tahu...? ucap Sie melihat bik Murti dan Meta bergantian.
" ternyata kamu bukan gadis biasa... ucap buk Murti.
" memang saya bukan gadis lagi... saya istrinya Aldo...
" tuh kan Met... bener dia istrinya ...
" iiih... bibik bikin Meta jantungan aja sih... kaget tahu Meta...
" sorry Met...
" jadi apa kalian masih mau melanjutkan untuk merebut suami gue... apa Lo nggak ada hati buat misahin papa dari anaknya...?
" tapi... gue jatuh cinta sama suami Lo....
" trus kalo cinta apa mesti harus memiliki...
" nggak juga sih...
" gimana nasib Maikel kalo Lo tinggalin Met... dia udah cinta mati sama Lo Met...
" tapi...
" Lo mau gue buat Maikel ninggalin Lo...
" jangan... gue juga nggak mau pisah sama Maikel...
" ok... gue pegang kata-kata Lo... gue harap Lo nggak ganggu suami gue... tapi kalo gue masih lihat Lo gangguin suami gue... gue hancurin Lo sekalian mau...!!!
" nggak... nggak... jangan...
" ok...
Setelah itu mereka berdua terbangun dari tidurnya.
" bik... gila ternyata Siera hebat banget bik...
" iya... bibik nggak sanggup lawan dia... bibik nyerah Met...
" iya bik, Meta juga takut... dia sepertinya tahu segalanya tentang Meta... gimana kalo kita lihat lagi dia di air bik...
" boleh... ayo kita coba... mereka lagi apa...
Saat hendak melihat tiba-tiba air itu meledak dan mereka berdua berteriak.
" aaaaah....
" udah... udah... bik... kapok... bik...
Sejak kejadian itu Meta benar-benar menepati janjinya, dia tidak lagi mengganggu Aldo dan semakin dekat dengan Maikel.
__ADS_1