
" ma jelasin sama papa apa yang sebenarnya terjadi pada Siera....
" oh... Yang tadi itu... Sebenarnya Siera itu bisa liat makhluk astral pa... Mama juga taunya kemarin pa... Dia punya teman ocong cakep lagi pa kayak artis...
" ih... Mama ada ada aja... Mana ada ocong cakep ma.. ma...
" ish papa ini dibilangin nggak percaya sih...
" kok mama tau sie punya temen ocong... Apa mama juga bisa liat...
" bisa... Malah bukan hanya mama aja nih yang bisa liat tapi dina juga...
" kok bisa... Tanya papa heran...
" bisa lah kan kemarin sie buka mata batin mama sama dina... Walaupun cuman bentar sih katanya sie takut bahaya buat mama sama dina...
" oooooh... gitu... Kamu sebenernya siapa sih sie kok kamu punya kemampuan yang sama seperti ibuk.... Ucap papa Ronal dalam hati...
" Ya udah pa mandi sono habis itu kita makan malem...
Setelah selesai melakukan ritual mandi, tak berselang lama pintu kamar papa Ronal di ketuk oleh bik sumi dan mengatakan kalo makan malam sudah siap, setelah itu bik sumi menuju kamar dina dan juga Siera...
Di meja makan sudah tersedia berbagai macam sayuran dan lauk yang sudah di masak oleh bik narti san mbok sumi yang tadi juga sempat dibantu sebentar oleh Siera... Tak lama papa Ronal dan mama yunita sampai di meja makan diikuti juga dina dan Siera yang baru berjalan dari lantai atas, mereka berdua saling bercanda dan tertawa...
" wah... Wah... Wah... Sudah lama ini g nggrasain masakan rumah... Jadinya lihat yang kayak gini jadi laper banget... Ucap mama yunita
" iya nih ma kelihatannya makanannya enak banget ya... Sambung siera
__ADS_1
" ini mah makanan kesukaan aku ma.... Ucap dina...
Mereka berempat makan malam dengan diselingi cerita dan sesekali dengan tawa... Baru tau Siera kalo keluarga itu boleh makan sambil bercerita karena biasanya menurut yang dia denger, orang kaya kalau makan harus menerapkan disiplin saat di meja makan yaitu tidak boleh bicara..
Acara makan malam pun usai... Dari luar halaman terdengar suara beberapa motor sport yang berhenti di depan rumah... Bik sima yang mendengar langsung menghampiri dan melihat siapa yang datang...
" permisi... Assalamualaikum... Bik, dina sama Siera ada... Ucap dafa...
" ada den, sebentar saya panggilkan... Silahkan masuk den...
Setelah menyuruh tamunya masuk... Bik sima memanggil dina dan Siera yang sedang makan malam...
" permisi non dina dan non Siera... Ada temennya di depan yang sedang mencari non...
Dina dan Siera berdiri dari duduk ya dan berjalan ke arah ruang tamu...
Sie senang karena ada sahabatnya yang datang begitupun juga Dina yang merasa amat sangat senang karena sedari awal Dina ada perasaan kepada dafa begitu juga dengan dafa...
" hai... Daf... Jadi lo kesini... Ucap dina..
" jadi dong dan gue bawa.... Ehm sini... Ayok masuk
Aldo, Dito dan Ria menampakkan diri di depan dina dan Siera... Dina sangat senang karena sahabatnya datang... Dina langsung memeluk tubuh ria dengan semangat berbeda dengan sie yang hanya diam dan jadi penonton...
" sayang ku ikut juga... Tanya dina pada ria...
" iya dong kan disini Dito ikut jadi gue juga ikut dong apalagi ke rumah sahabat gue yang cantik ini gue juga mesti ikut dong....
__ADS_1
" btw siapa nih, cewek cakep yang ada di sebelah lo... Sela Dito...
" ooooh.. Ini... Siera dan dia saudara gue...
" sumpah lo... Sejak kapan lo punya saudara perasaan lo anak tunggal deh din... Ucap Dito penasaran dan kaget
" sejak dia selamat dari koma dan dia yang udah nyelametin hidup gue... Jadi sejak saat kemarin dia jadi saudara gue...
" tapi beneran ada kemiripan deh lo din sama dia... Ucap Dito sambil menyelidik
" perasaan lo aja kali dit, Siera ini tetangga dan sahabat gue... Ucap dafa merangkul pundak Siera..
" eh.. Beneran dia sahabat lo... Sejak kapan tanya ria
" sejak kecil.... Balas dafa...
" eh... Aldo... Lo kok diem aja sih dari tadi... Ucap dina menatap aldo yang sedang melamun
" jangan jangan lo jatuh cinta lagi al pada Siera saat pandangan pertama... Pasalnya tu dari tadi gue merhatiin lo g berkedip ngeliatin Siera... Widih bentar lagi si es balok bakalan mencari nih... Ucap Dito meledek aldo
" eh iya sie kenalin ya ini ria sahabat gue, ini Dito sahabat dafa sekaligus pacar ria, ini aldo sahabat dafa juga...
Siera menyalami satu persatu teman dari dina dan dafa... Dan yang terakhir aldo... Agak lama tangan mereka saling bertautan hingga dafa membubarkan lamunan mereka...
" udah salamanmya jangan lama lama...
Aldo dan Siera melepas tautan tangannya dengan wajah yang sama sama malu...
__ADS_1