
Sie melangkahkan kaki memasuki ruangan yang ada di sebelah paling ujung diantara ruangan-ruangan yang lain. Keberuntungan sedang berpihak kepadanya dengan perlahan lahan dia membuka pintu yang tak dijaga oleh siapapun. Dan benar saja sie menemukan aldo yang sedang tertidur di kasur.
" al, kamu tidurnya nyenyak banget sih... Damai dan adem banget liat muka kamu kayak nggak ada beban.. Al, bangun dong kenapa tidur pakek lama sih apa kamu seneng tinggal disini... Apa kamu udah nggak cinta lagi sama aku al.. Ayo dong al bangun... Ucap sie dengan menggoyang-goyangkan tubuh aldo pelan.. Aldo tetap saja nyaman dalam tidurnya. Dia juga menepuk-nepuk pipi aldo tapi tetap saja aldo nggak juga bangun.
" al, bangun dong betah banget kamu tidurnya... Ya udah deh kalo kamu nggak mau bangun aku tinggalin nih nggak jadi kamu aku ajak pulang.
Sie sengaja hendak pergi untuk menggoda al agar segera bangun tapi tetap saja aldo nggak bangun.
" ck... Aldo bangun dong... Sie ingat bahwa aldo terkena sihir tidur
" Ya Allah al, makanya kamu nggak bangun-bangun, kamu kena sihir tidur al... Sie segera ingat kalo ingin aldo bangun harus memberikan sebuah kecupan oleh seseorang yang mencintai aldo tulus
__ADS_1
" tapi apa aku bisa ya... Aku memang mencintai aldo tapi apa sihir itu bisa aku patahkan... Ish... Ini sihir aneh-aneh aja sih masak iya dijaman udah modern masih ada kejadian kayak gini, tapi kalo nggak gini apa nanti aldo nggak bangun dan aldo nggak bisa pulang.. Ya Allah apa yang mesti hamba lakukan. Masak iya aku harus mencium al sih kan biasanya di dongeng itu perempuan yang dicium laki-laki tapi ini kenapa kebalik ya... Aaaah... Sie mendesah karena masih bingung antara percaya dan g percaya dan antara siapa nggak siap nyium aldo pasalnya selama ini sie belum pernah sekalipun mencium laki-laki... Aaah apa iya aku mencium aldo aku kan cewek... Trus kalo nggak dicium...
Sie dengan perasaan bimbang dan memberanikan diri mendekatkan wajahnya ke depan wajah aldo, dag..dig..dug bunyi jantung sie berdetak dan bergendang ria karena takut dan gerogi.
Sie menutup mata dan mulai menyentuh bibir aldo dengan bibirnya. Seketika itu aldo langsung membuka mata, aldo sempat terkejut melihat siapa yang menciumnya tetapi aldo ingat bau parfum itu... Iya itu bau parfum sie.. Aldo sengaja membiarkan sie berlama-lama mencium bibirnya. Hal yang sama juga aldo rasakan detakan jantung aldo berirama kala hembusan nafas sie terasa sangat hangat mengenai wajahnya. Dalam hati aldo berteriak kegirangan karena baru kali ini juga aldo merasakan dicium perempuan apalagi dia seseorang yang sangat aldo cintai.
Sie segera melepas ciumannya dan dia masih tetap memandang wajah aldo dari dekat hinga hanya berjarak beberapa centi.
" kok aldo nggak bangun sih... Al, kenapa kamu nggak bangun,, aku beneran cinta sama kamu al, aku tulus al tapi kenapa ucapan mereka tidak sesuai kenyataan. Mereka bilang kalau ada seseorang yang tulus mencintaimu dan dia menciummu maka kamu akan bangun. Tapi kenapa kamu nggak bangun al, ayo bangun kita pulang al,,, iya... Iya... Aku mau nikah sama kamu... Bahkan nanti setelah kita keluar dari sini dan kembali ke Jakarta aku akan minta sama mama sama papa untuk menikahkan kita... Ayo bangun al... Ucap sie mulai menangis, sie mengeluh-elus pipi aldo lembut.
" makasih ya sie... Kamu sudah menyadarkan aku... Dan ternyata kamu memang tulus mencintaiku sie...
__ADS_1
" I.. Iya al.. Sie masih nampak gugup
" dan nanti setelah kita keluar dari sini aku mau menagih janji kamu yaitu menikah denganku... Ok... Ucap aldo mengedipkan sebelah matanya. Sie hanya tersenyum mendengar ucapan aldo...
Saat mereka masih asyik mengobrol terdengar ada seseorang yang datang...
" L, kamu bisa berkelahi nggak... Ucap sie
" Kalo mukul aku bisa...
" Ya udah kamu sekarang sembunyi dibalik pintu itu dan aku disana nanti kalo dia masuk kamu pukul dia dan aku akan membuat dia melupakan semuanya.
__ADS_1
" ok sie...
Tak lama kemudian datang seorang penjaga yang akan melihat kondisi aldo, tetapi karena aldo tidak ada di kasur hingga dia berlari masuk ke kamar itu dan berusaha akan mencari keberadaan aldo. Akan tetapi dengan cepat aldo memukul tengkuk penjaga itu dan dia terjatuh, sie segera mengeluarkan sebuah cahaya dari tangannya dan meletakkan di kepala penjaga itu hingga penjaga itu pingsan. Mereka berdua segera mengangkat tubuh penjaga yang pingsan itu di atas kasur yang tadi aldo tempati